UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 20 September 2020 11:20
Kasus Oknum Satlantas Setubuhi Remaja Pelanggar Lalin, Pelaku Ajak Damai

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Kasus persetubuhan terhadap remaja berusia 15 tahun, yang diduga dilakukan oknum Satuan Lalu Lintas Polresta Pontianak, bernisial DY mengundang sorotan publik. Komisi Perlindugan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat, memastikan telah memberikan perlindungan khusus kepada korban dan keluarganya.

Perlindungan khusus itu dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. “Menanggapi masalah ini, kami melakukan beberapa langkah. Pertama memberikan perlindungan khusus kepada korban, keluarga dan saksi,” kata anggota KPPAD Kalbar, Nani Wirdayani, Sabtu (19/9).

Nani mengatakan, untuk proses hukum, korban sudah didampingi tim pengacara. Terhadap korban juga dilakukan pendampingan. Pasalnya, pada Sabtu (19/9), orangtua korban menerima telepon dari orang yang mengaku ibu pelaku dan dari seseorang yang mengaku sebagai polisi. Keduanya mengajak keluarga korban untuk bertemu guna menyelesaikan masalah persetubuhan tersebut secara kekeluargaan.

Dari rekaman yang diterima Pontianak Post, wanita yang mengaku ibu pelaku itu menghubungi ayah korban mengajak berdamai. “Biar kami yang pergi ke rumah bapak, ngobrol-ngobrol saja. Ambil enaknya,” kata wanita itu berbicara di dalam telepon.

Setelah itu, telepon kembali datang dari seseorang yang mengaku polisi. Dari rekaman telepon yang diterima Pontianak Post, orang yang mengaku polisi itu menyatakan prihatin atas peristiwa yang terjadi. 

Polisi itu mengatakan bahwa memang ada kesalahan yang dilakukan oleh pelaku pada kejadian tersebut. Tetapi pihak keluarga ingin bertemu karena ada yang ingin disampaikan. Menurutnya, pelaku pasti akan dikenai sanksi. Hanya saja, diharapkan masalah itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan pihak keluarga korban bisa mempertimbangkan soal pencabutan laporan pidana umum. Intinya polisi tersebut meminta ada jalan tengah penyelesaian. Menanggapi permintaan tersebut, orang tua korban menolak kasus ini diselesaikan secara damai.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 07 Oktober 2020 11:06

Kasus Anak Aniaya Orang Tua Berujung Damai

SANGGAU – Kasus penganiayaan anak kepada orangtua di Kecamatan Bonti…

Rabu, 07 Oktober 2020 11:04

Terobos Razia Masker, Pria Ini Disanksi Menyapu Halaman Polsek

NGABANG – Sejumlah warga terjaring operasi Yustisi di depan Mapolsek Menjalin,…

Rabu, 07 Oktober 2020 11:00

Setelah Kesasar Masuk Pemukiman Warga, Jhon Kembali Masuk Hutan

SUNGAI AWAN – Tim gabungan kembali melakukan translokasi satu orangutan jantan…

Rabu, 07 Oktober 2020 10:57

Geger..!! Remaja Perempuan Gantung Diri

SUI PINYUH- Warga Jalan bakti, RT 12 RW 02, Desa…

Rabu, 07 Oktober 2020 10:49

Sampah Plastik Merek Luar Negeri Penuhi Pantai

PALOH – Beraneka ragam jenis sampah bermerek dagang luar negeri berserakan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:30

Diberi Telur Penyu, Disimpan di Kotak, Pas Dibuka Bikin Kaget...!!!

PONTIANAK – Idealnya telur-telur penyu menetas disarang alaminya. Namun, tidak dengan…

Senin, 05 Oktober 2020 13:23

Disnakertrans Surati Perusahaan di Sanggau, Memangnya Ada Apa?

SANGGAU-Kepala Bidang Hubungan Industrial pada Dinas Nakertrans Kabupaten Sanggau, Bambang…

Senin, 05 Oktober 2020 13:21
Kisah Hudori Beternak Ikan di Kaki Bukit Kelam

Gagal di Program Transmigrasi, Sukses Setelah Pindah Lokasi

Niat Pontianak Post untuk mengunjungi Bukit Kelam berakhir pada obrolan…

Sabtu, 03 Oktober 2020 11:04

Kantor Bupati jadi Tempat Evakuasi Pasien RSUD

SINTANG-Kebakaran di Pasar Inpres yang lokasinya berdekatan membuat khawatir pihak…

Sabtu, 03 Oktober 2020 10:51

Jahe Terbaik dari Kalbar Dikirim ke Luar Daerah

MEMPAWAH– Kabupaten Mempawah merupakan satu dari tiga daerah sentra penghasil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers