UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 28 Juli 2020 10:09
Lihat Nih, Cara Warga Sintang Mencari Nafkah di Waktu Banjir
Karena banjir, warga banyak beralih menjadi penambang perahu.

“Ada sekitar belasan orang yang seperti saya ini, penambang baru. Kami mulai menambang sejak banjir. Kalau penambang tetap yang dari dulu sudah ada, banyak,” imbuhnya.

Sebelum banjir, Maliki adalah pemilik toko di Kelurahan Kapuas Kiri Hilir. Sejak banjir menerjang. Warung sembako miliknya tak bisa operasional. Untuk tetap mendapat nafkah, dirinya memilih bekerja sebagai penambang sampan. “Lumayanlah satu hari dapat Rp100 ribu – Rp200 ribu, sudah dipotong sama bensin untuk mesin,” katanya lagi.

Jika nanti tak lagi banjir. Maliki pun tak melanjutkan menjadi penambang. Dirinya mulai membuka usaha sembakonya sembari mengantar minyak dari kios satu ke kios lainnya. Seperti pekerjaan sebelum banjir yang ia kerap lakoni.

“Kalau sudah tidak banjir saya kerja seperti sebelumnya lagi. Buka warung dan antar minyak ke kios-kios,” ucapnya sambil mengikat tali penambang perahu ke tiang. Ia pun kembali beristirahat sembari menunggu penumpang lagi. (*)

 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers