UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 07 Juli 2020 13:36
Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf
Infrastruktur jalan di Kalbar masih banyak kekurangan.

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya Ria Norsan (Midji-Norsan), beberapa janji politik saat Pilkada 2018 telah berhasil direalisasikan. Namun yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) salah satunya adalah mengenai infrastruktur jalan.

Diberitakan Pontianakpost.co.id, soal infrastruktur jalan, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengakui memang sebagian masih dalam kondisi rusak. Meski sudah mulai diperbaiki, namun Pemprov Kalbar lebih mengutamakan pembangunan jembatan-jembatan lebih dulu. Ketika jembatan sudah dalam kondisi baik, ke depan akan lebih mudah dalam perbaikan jalan yang ada. “Jadi setelah jembatannya bagus baru itu, baru perbaiki jalan-jalannya,” ungkapnya belum lama ini.

Orang nomor satu di Kalbar itu meminta maaf kepada masyarakat, karena secara umum mengenai infrastruktur kondisinya belum cukup baik. Namun ia memastikan akan berupaya semaksimal mungkin. Perbaikan akan terus berjalan dengan melihat skala prioritas.

Karena memang dari sisi keuangan daerah, dengan adanya pandemi Covid-19 membuat sebagian anggaran harus dipotong. Anggaran banyak dialihkan untuk penanganan Covid-19 di daerah ini. “Banyak anggaran diarahkan ke Covid-19 dan lain sebagainya. Masyarakat harus bersabar, tapi komitmen saya tetap akan menyelesaikan infrastruktur jalan yang tidak layak,” katanya.

Di lain sisi, selama hampir dua tahun ini sudah cukup banyak pula janji-janji politik yang sudah terlaksana. Seperti di antaranya, menggratiskan biaya pendidikan sekolah negeri untuk SMA/SMK. Untuk bidang pendidikan lainnya, Pemprov juga berupaya terus membangun gedung-gedung sekolah baru.

Midji, sapaan akrabnya, mengatakan, dengan adanya sistem zonasi sekolah, membuat pemerintah harus kembali memikirkan bagaimana membangun gedung sekolah baru di wilayah-wilayah yang memang membutuhkan. “Salah satunya adalah bagaimana membangun SMA-SMA kecil di suatu kecamatan, bisa cuma enam rombel, artinya masing-masing angkatan dua rombel saja, sehingga bisa menampung anak-anak di sekitar itu,” terangnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers