UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 04 Juli 2020 12:43
Banjir Meluas, Sembilan Desa Terendam
Banjir di daerah Tumbang Titi.

PROKAL.CO,

TUMBANG TITI – Setelah Kecamatan Jelai Hulu dan Manis Mata, kini giliran Kecamatan Tumbang Titi yang terendam banjir. Hujan deras yang terjadi pada Rabu (1/7) malam hingga Kamis (2/7) pagi membuat air Sungai Pesaguan meluap. Alhasil, sembilan desa di Kecamatan Tumbang Titi terendam banjir.

Kapolsek Tumbang Titi, Iptu M.A Sembiring, mengatakan banjir mulai merendam sejumlah daerah di bantaran Sungai Pesaguan terjadi pada Kamis (2/7). Sekitar pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB, digambarkan dia jika sebanyak sembilan desa di kecamatan tersebut terdampak banjir cukup parah. “Hasil patroli yang dilakukan didapat jembatan Desa Tanjung Maloi air setinggi 50 centimeter, namun permukiman warga tidak berdampak banjir, karena dataran tinggi,” kata Sembiring, seperti diberitakan Pontianakpost.co.id.

Dia menjelaskan, Desa Batu Beransah yang terkena banjir sebanyak dua dusun, dengan tinggi muka air antara 40 – 80 sentimeter. “Untuk saat ini sebanyak 87 KK telah dievakuasi dan diungsikan di rumah adat Desa Batu Beransah dikarenakan seluruh permukiman warga di dua dusun tersebut tergenang air setinggi 30 centimeter,” jelasnya.

Dia melanjutkan, untuk Desa Beringin Rayo, luapan air Sungai Pesaguan secara berangsur-angsur telah memasuki permukiman warga, kantor desa, dan gereja sekitar halaman, hingga akses jalan mencapai antara 40 sentimeter hingga 1 meter. Di Desa Serengkah Kiri, digambarkan dia bagaimana banjir menggenangi jalan raya desa, rumah singgah Bupati Ketapang, dan kompleks halaman Gereja Katolik Serengkah digenangin air mulai 40 sentimeter hingga 2 meter, serta jembatan gantung yang memghubungkan ke desa Serengkah Kanan ikut terendam banjir.

Sementara di Desa Serengkah Kanan, banjir, menurut dia, merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Di sini, dipastikan dia, sekitar 80 KK telah diungsikan ke tempat yang lebih tinggi dan Gereja GPIB Serengkah Kanan. Di Desa Natai Panjang yang merupakan dataran rendah, diakui dia, terdampak banjir cukup parah. Sementara di dua desa lain, yakni Desa Suka Damai, dijelaskan dia, terendam banjir hingga 50 sentimeter; dan Desa Titi Baru, 50 sentimeter.

Dia menambahkan, di Desa Tumbang Titi yang terkena banjir di antaranya Dusun Sukabangun, dengan ketinggian air mencapai 1,2 meter. Sebanyak 54 KK warga di sana dipastikan dia telah diungsikan. “Jika hujan masih terjadi di daerah hulu Sungai Pesaguan, maka dimungkinkan genangan banjir bisa lebih tinggi lagi di daerah hilir Sungai Pesaguan,” ungkapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Agustus 2020 12:38

INGAT..!! Kalau Lagi Ngumpul Jangan Lupa Pakai Masker

SAMBAS – Jajaran Polres Sambas bersama dengan Tim Gugus Tugas terus…

Selasa, 11 Agustus 2020 13:28

Satu Anggota DPRD Ketapang Positif Covid-19

PONTIANAK-Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan tambahan empat…

Selasa, 11 Agustus 2020 13:03

Waspada..!! Kayong Utara Terpantau Sembilan Titik Panas

SUKADANA – Berdasarkan data sebaran hotspot di Kalimanatan Barat sejak tanggal…

Senin, 10 Agustus 2020 12:02

Tuh Malu Kan..? Dua Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Satpol PP

SANGGAU – Dua pasangan bukan suami istri diciduk Satuan Polisi…

Senin, 10 Agustus 2020 11:59

Telanjang Kaki, Bupati Karolin Tinjau Jalan

NGABANG – Bupati Landak Karolin Margret Natasa memantau jalan penghubung…

Minggu, 09 Agustus 2020 11:59

Kasus Covid-19 Naik, Pemprov Sentil Pemkab Kubu Raya

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson berharap Pemerintah…

Minggu, 09 Agustus 2020 11:56

Setelah Bertahun-tahun, Pemilik Tersus Mulai Bongkar Dermaga

KETAPANG – Bertahun-tahun berdiri tanpa izin, bahkan sempat beroperasi, terminal khusus…

Minggu, 09 Agustus 2020 11:51

Plissss..!! Hentikan..!! Jangan Buang Hajat Sembarangan

SEKADAU – Pemerintah Kabupaten Sekadau mendeklarasikan ODF (Open Defecation Free) /…

Minggu, 09 Agustus 2020 11:48

87 Pekerja dari Malaysia Dipulangkan, Ada yang Tersangkut Kasus Judi Online

SANGGAU – Sebanyak 87 Pekerja Migran Indonesia atau PMI kembali dipulangkan…

Minggu, 09 Agustus 2020 11:46

Boleh Bakar Lahan untuk Tanam Padi dan Sayur, Perusahaan Bakar Lahan Dicabut Izinnya

INTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno menyampaikan bahwa setelah membatasi dan mengendalikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers