UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 23 Juni 2020 13:37
Sultan Hamid II Orang Baik, Bukan Penjahat Negara
SAKSI SEJARAH: Bangunan Keraton Kadriah Pontianak yang menyimpan sejumlah peninggalan Sultan Hamid II. Foto Insert, dokumentasi hasil karya Sultan Hamid II yang dipajang di Keraton Kadriah. HARYADI/PONTIANAKPOST

PROKAL.CO,

Oleh: Anshari Dimyati
Ketua Yayasan Sultan Hamid II_

Banyak yang mempertanyakan bagaimana karakter seorang Sultan Hamid II, Sang Perancang Lambang Negara Garuda Pancasila. Apakah memang seorang yang jahat wataknya? buruk perangainya? atau buruk tindak tanduknya?.

Saya memang tak begitu berminat merespon soal perseteruan antara Sultan Hamid II dan Sultan Hamengkubuwono IX, karena sudah seringkali saya jelaskan dalam tulisan saya. Itu soal politik, atau sentimen politik. Dulu dia berkawan lama, sejak sekolah dasar, lalu, siapa yang mengkhianati siapa?

Lawan politik, bukan musuh politik. Toh, tak ada dendam lama antara mereka. Yang memelihara dendam, saya kira, adalah manusia-manusia hari ini yang mempunyai tendensi terhadap sejarah bangsa kita. Kalaupun ada yang bersedia secara live untuk memperdebatkan hal tersebut. Saya selalu terbuka untuk melayani perdebatan itu. Kami menunggu itu sejak lama!

Sultan Hamid II bukan penjahat, dia orang baik. Dia seorang yang berpendidikan, bertutur santun, formal, dan tak menghiraukan cemoohan orang disekitarnya. Barangkali, diasuh oleh orang berkebangsaan asing itu memang benar. Karena hal itulah, dia menguasai banyak bahasa asing di dunia. Sultan Hamid II dikenal dekat dengan barat (Belanda), tak dapat dinafikan bahwa dulu, raja-raja di Kepulauan Melayu (The Malay Archipelago) ini juga dekat dengan barat. Menggunakan baju aLa barat, seringkali menggunakan bahasanya, bahkan perangkat-perangkat hidup sehari-hari difasilitasi oleh barat.

Hal itu, bukankah kita alami hari ini? Bahkan, anak-anak muda kita, sudah kebarat-baratan. Baik pola pikirnya, maupun gaya hidupnya. Sultan Hamid II tidak, dia memang bolak balik hindia-belanda – Eropa. Sekolah di sana, hingga pulang kampung, memodernisasi kehidupan, dan kemudian ikut pula memikirkan kemerdekaan bangsa, dalam perspektif dia. Banyak tokoh memandang miring soal peran Sultan Hamid II yang terjun berbalik arah menentang belanda, untuk ikut merebut kedaulatan tersebut secara bersama.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers