UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 22 Mei 2020 17:52
Soal Salat Id di Masjid, Sultan Pontianak Dukung Pemkot Pontianak
Pelaksanaan salat Idul Fitri tahun 2019 di Taman Alun Kapuas. foto dokumentasi/Shando Safela

PROKAL.CO, PONTIANAK– Sultan Pontianak IX Syarif Machmud Melvin Alqadrie mendukung keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang memperbolehkan pelaksanaan salat Idulfitri berjemaah di masjid, asal tetap memperhatikan protokal kesehatan terkait Covid-19. Ia menegaskan apapun yang menjadi keputusan Pemkot harus dihormati dan wajib didukung, terkhusus soal penyelenggaraan salat Idulfitri 1441 Hijriah tahun ini.

“Kami sangat mendukung dan menyambut baik keputusan Pemkot Pontianak ini,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (21/5).

Menurutnya Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono telah mengeluarkan keputusan melalui hasil rapat kordinasi yang dihadiri Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perwakilan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan pihak lainnya dalam rangka menyikapi situasi di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan hasil rapat tersebut lanjut dia, untuk kegiatan pada malam takbiran diimbau untuk tidak melaksanakan konvoi. Sementara takbiran tetap diperbolehkan dilaksanakan di masing-masing masjid. Selain itu Wali Kota mengimbau agar masyarakat yang ingin melaksanakan salat Idulfitri di masjid agar menaati semua protokol kesehatan mengenai Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama Pangeran Srinegara Syarif Machmud Alqadrie juga menyatakan menyambut baik keputusan Pemkot tersebut. Keputusan itu menurutnya sudah sangat bijak untuk masyarakat Kota Pontianak.

“Kami dukung Pemkot, karena ini hari raya umat muslim dan Insyallah saya yakin masyarakat dengan senang hati mengikuti protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah,” ujarnya. 

Sebelumnya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Pandemi Covid-19 Kota Pontianak telah menggelar rapat koordinasi membahas berbagai persoalan menjelang perayaan Idulfitri, diantaranya mengenai malam takbiran serta pelaksanaan salat Idulfitri. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, rakor yang dihadiri Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perwakilan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan lainnya, menyikapi situasi yang terjadi saat ini di tengah pandemi Covid-19.

“Berdasarkan hasil rapat, untuk kegiatan pada malam takbiran dihimbau untuk tidak melaksanakan konvoi. Takbiran diperbolehkan di masing-masing masjid,” ujarnya di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Selasa (19/5).

Dikatakannya, Idulfitri tahun ini memang Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Pontianak tidak menggelar salat seperti tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19. Namun untuk pelaksanaan salat Idulfitri di sejumlah masjid tergantung kepada pengurus masjid masing-masing. 

Bagi masjid-masjid yang ingin menggelar secara berjamaah dipersilakan. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan, mengenakan masker serta tidak berdesak-desakan.

“Usahakan pelaksanaan Salat Ied dilakukan secara singkat sebab kita juga tetap harus memperhatikan kewaspadaan terhadap penularan virus corona,” ungkap Edi. (bar/iza)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers