UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 20 Mei 2020 12:59
Dibilang Tak Serius oleh Anggota DPR RI Tangani Covid-19, Ini Jawaban Bupati Sintang
DIALOG: Bupati Sintang Jarot Winarno memaparkan perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sintang saat berdialog bersama para pemuka agama di Pendopo Bupati Sintang, Senin (18/5) malam. ISTIMEWA

PROKAL.CO, SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno sama sekali tidak tak mempermasalahkan pernyataan anggota Komisi II DPR-RI, Cornelis, yang menyebut Sintang tak serius menangani Covid-19. Sebelumnya, mantan Gubernur Kalbar tersebut menyebut Sintang tak serius bersama Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Melawi.

“Conelis guru saya. (Pernyataan) benar guru saya yang bilang, kok empat daerah anggaran belum disetujui, itu menunjukkan daerah tidak serius, itu pernyataannya. Itu secara umum. Maksud Beliau, kalau mau serius (menangani Covid) anggarannya cepat beres dong,” ucap Jarot seperti diberitakan Pontianakpost.co.id.

Ihwal ini berangkat dari pernyataan Cornelis menanggapi pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang membeberkan 65 daerah yang belum melaporkan penyesuaian APBD 2020. Merujuk pada kebijakan relokasi anggaran untuk penanganan dampak pandemi virus korona, termasuk Kabupaten Sintang. Pemerintah Pusat membutuhkan laporan penyesuaian anggaran daerah untuk menghitung keseluruhan kemampuan pemerintah pusat dan daerah untuk menangani dampak pandemi corona. Akibat belum melaporkan penyesuaian APBD, Pemkab Sintang termasuk yang disebut Menteri Keuangan, Sri Mulyani terancam mendapatkan sanksi berupa penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU).

Mantan dokter di RSUD dr. Soedarso Pontianak ini berujar, Pemkab bukan tidak serius, hanya saja terlambat menyampaikan laporan ke Pemerintah Pusat. “Soal anggaran bukan tidak serius. Kurang serius apalagi kita nih, pasien dari luar pun kita sembuhkan. Kurang apa saya ini, hampir tiap hari ketemu dengan pasien isolasi. Kita ini serius, dana pun tersedia cukup, Pemda ini sudah mengalokasikan Rp42 miliar untuk penanggulangan Covid-19. Cuman kita terlambat menyampaikannya ke Kementrian Keuangan,” jelas Jarot.

Jarot menambahkan, tepatnya pekan lalu, pihaknya sudah mengirim laporan penyesuaian APBD 2020 ke Kementerian keuangan. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu hasil evaluasi. “Kalau sudah disetujui tinggal jalan, kalau belum ya kita evaluasi dan perbaiki kita kirim lagi,” katanya.

Jarot memastikan, pendanaan sementara untuk penanganan Covid-19 tersedia dan aman. Bahkan, dia menambahkan, sudah dicairkan agar bisa digunakan untuk pencegahan dan penanggulangan dampak korona. 

“Apa yang disampaikan Pak Cornelis benar lah karena Beliau bicara soal umum, kalau serius itu anggarannya mesti beres dulu dong begitu kira-kira. Sintang sih seriuslah, pembandingnya pernyataan Gubernur, Sintang salah satu kabupaten yang akan cepat menurunkan kasus Covid-19, dibandingkan dengan kabupaten kota lainnya,” tandasnya. (fds)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers