UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 18 Mei 2020 12:05
Penderita dan Tingkat Kematian Covid-19 di Kalbar Cenderung Rendah, Ini Analisa Pakar...

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Muhammad Asroruddin menilai laju penyebaran Covid-19 di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat cenderung lambat.

Kesimpulan ini diambil bila membandingkan data orang positif dan tingkat kematian pada wabah serupa di negara-negara lain. Terlebih bila melihat total populasi masyarakat Indonesia yang sangat besar jumlahnya. Hal ini diungkapkannya dalam seminar online tentang Covid-19, kemarin. Turut sebagai narasumber Wali Kota Pontianak Edi Kamtono, Guru Besar Kimia Untan Thamrin Usman dan Dosen Biokimia Untan Risa Noviani.

“Secara gambaran kasar, perkembangan kasus Covid-19 di Kalbar cenderung lambat, dan sebagian besar adalah OTG, sehingga kurva tampak landai. Tetapi, perlu evaluasi lebih Ianjut karena masa pandemi diperkiraan masih berlangsung lama.Selain itu, pertambahan pasien di rumah sakit juga relatif lambat. Diperkirakan karena rilis hasil terkonfirmasi dan sembuh juga lama,” ujar orang yang juga mantan pasien Covid-19.

Berdasarkan data per Sabtu (16/5), ada 4,6 juta penderita Covid-19 diseluruh dunia dengan angka kematian 300an ribu jiwa. Sedangkan di Indonesia ada 17.025 kasus dengan kematian 1.089 jiwa. Adapun di Kalimantan Barat, selama dua bulan ini temuan kasus mencapai 131 orang. Tiga diantaranya meninggal. Bila melihat tingkat kekritisan dan kematian penderita Covid-19 di dunia, maka angka di Kalbar jauh di bawah rata-rata.

Tingkat fatalitas Covid-19 di berbagai wilayah dunia ini kerap membingungkan para ahli. Lantas apa penyebab tingkat perbedaan tingkat kematian akibat virus ini? Dosen FMIPA Untan Risa Noviani menyebut jenis dan tipe virus memainkan peranan penting. Selain itu pendekatan kebijakan negara, iklim, kualitas dan kuantitas rumah sakit dan kepatuhan masyarakat memainkan peranan penting.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 12 Juli 2020 11:59

Tahun Ini Kemarau Tapi Ada Hujan, Semoga Karhutla Berkurang

PONTIANAK – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Saptiko…

Minggu, 12 Juli 2020 11:03

Alhamdulillah, Angka Kesembuhan Kalbar di Atas 90 Persen, Tujuh Daerah Bebas Covid-19

PONTIANAK – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan perkembangan…

Minggu, 12 Juli 2020 10:59

Hujan Terus Turun, Banjir Rendam Ribuan Rumah di Kalbar

SINTANG – Banjir akibat meluapnya Sungai Melawi melanda beberapa kecamatan di…

Minggu, 12 Juli 2020 10:54

Gara-Gara Ini, Perusahaan Ini Didenda Rp 1 Miliar

PONTIANAK – PT. Putra Sari Lestari (PSL) di Kabupaten Ketapang didenda…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:14

BANJIR DI KALBAR..!! Paling Parah di Ketapang, Air Capai 3 Meter, Rumah Tersisa Atap

KETAPANG – Banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Barat. Kondisi…

Sabtu, 11 Juli 2020 11:06

Kalbar Minta Diberi Kebebasan Kelola Perbatasan

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meminta Badan Nasional Pengelola Perbatasan…

Selasa, 07 Juli 2020 13:38

Punya Pantai yang Indah-Indah, Temajuk Harus Jadi Destinasi Wisata Andalan Kalbar

SAMBAS – Daerah di ujung negeri yakni Temajuk Kecamatan Paloh, memiliki…

Selasa, 07 Juli 2020 13:36

Infrastruktur Belum Cukup Baik, Gubernur Kalbar Minta Maaf

PONTIANAK – Hampir dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Sutarmidji dan Wakilnya…

Selasa, 07 Juli 2020 13:33

ALAMAKKK...!! Nenek-Nenek Sedang Mandi Mau Diperkosa, Pelaku Lari Telanjang Bulat

MEMPAWAH – Warga Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir dihebohkan dengan…

Minggu, 05 Juli 2020 11:28

Bukan Hanya di Kalbar, Katanya Seluruh Kalimantan Krisis Ayam Potong

PONTIANAK – Krisis pasokan daging ayam segar ternyata bukan hanya terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers