UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 04 April 2020 12:49
Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PROKAL.CO, PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat. Sektor yang paling awal terpukul telak adalah pariwisata, termasuk perhotelan. Beberapa hotel bahkan sudah merumahkan para karyawannya. Lantaran tidak adanya pemasukan untuk menggaji para karyawannya.

“Sudah banyak karyawan dirumahkan untuk sementara waktu karena dampak Covid-19 yang semakin luas terhadap industri perhotelan. Ini mau tidak mau dan tak bisa dielakkan. Tidak bisa dihindari oleh hotel atau restoran karyawannya harus dirumahkan. Bahkan sudah ada hotel dan restoran menghentikan operasionalnya di Pontianak sejak 1 April 2020,” kata Ketua PHRI Kalbar Yuliardi Qamal, seperti diberitakan Pontianakpost.co.id..

Dia berharap kondisi wabah Covid-19 segera berlalu karena melumpuhkan segala aktivitas. Tingkat hunian hotel anjlok dan pemasukan hotel terus menurun. “Dari sisi bisnis tentu kita rugi. Apalagi ada penutupan jalan di kawasan Gajah Mada. Namun dari sisi kemanusiaan dan kesehatan, upaya pemerintah untuk mendorong masyarakat lebih baik di rumah itu sangat kita dukung. Termasuk kami merumahkan karyawan untuk mencegah penularan virus berbahaya tersebut,” jelas dia

Terkait ada wacana insentif pajak untuk perhotelan, kata dia, hingga saat ini belum terealisasi. Berdasarkan informasi dari anggotanya, pajak restoran dan hotel masih normal seperti biasa. “Seperti hal ini lah yang juga harus pemerintah perhatikan. Bagaimana memberikan keringanan atau peniadaan pajak. Apalagi kita tidak ada pemasukan namun tetap bayar pajak,” kata dia.

Sementara itu berdasarkan data PHRI Pusat hotel yang tersebar di seluruh Indonesia terpaksa menutup sementara operasionalnya karena dampak penyebaran virus corona. Kebanyakan perusahaan menerapkan cuti di luar tanggungan perusahaan, unpaid leave, cuti yang tidak dibayarkan. 

Itu yang terjadi seperti itu karena perusahaan tidak punya dana cash yang cukup. Penutupanhotel yang berdampak pada gaji karyawan itu sebagian besar terjadi di kota yang mengandalkan pariwisata serta kota yang menjadi zona merah Covid-19.

PHRI meminta pemerintah terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperhatikan betul fenomena ini. Sehingga, dapat mengetahui kebijakan apa yang diperlukan. (ars)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers