UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 16 Maret 2020 13:48
Masyarakat Diminta Tidak Kalap Belanja
BELANJA: Suasana warga yang memadati salah satu swalayan di Kota Pontianak. ANVAR/PONTIANAK POST

PROKAL.CO, KETUA DPRD Kota Pontianak Satarudin akan meminta Dinas Perdagangan untuk mengeluarkan aturan pembatasan pembelian bahan pokok baik di pasar modern dan tradisional. Dikeluarkannya aturan tersebut dalam rangka upaya penekanan pembelian bahan kebutuhan pokok berlebihan oleh masyarakat.

“Saya besok (hari ini) mau panggiL Kepala Dinas Perdagangan Pontianak. Saya mau mendorong agar aturan pembatasan pembelian kebutuhan pokok di pasar tradisional dan modern dikeluarkan. Tindakan tersebut sebagai antisipasi kejadian penimbunan sembako oleh masyarakat yang panik dan khawatir adanya Corona,” tegas Satarudin kepada Pontianak Post, Minggu malam.

Dia menjelaskan situasi saat ini tentu mendapat beragam tanggapan masyarakat. Di satu sisi masyarakat tetap tenang. Namun di satu sisi, masyarakat justru panik.

Karena timbul kepanikan, kejadian-kejadian yang tidak diinginkan bisa saja terjadi. Salah satunya, pembelian bahan pokok sebanyak-banyaknya. Alasan mereka sebagai persediaaan takut bila situasi wabah Corona makin meluas. Jika kondisi di Kota Pontianak terjadi seperti ini, jelas akan membuat stabilitas stok pangan goyang.

Dengan pembelian sembako yang tidak merata dapat menyebabkan kelangkaan barang. Akibatnya harga sembako melangit. “Ini yak harus diantisipasi,” ungkapnya.

Maka dari itu, aturan pembatasan pembelian sembako harus dilakukan dan dijalankan oleh pedagang. Ia tak mau situasi seperti ini dimanfaatkan oknum buat mencari keuntungan. “Jangan nak macam-macam. Kalau ditemukan saya mau ditindak. Buat warga saya minta tetap tenang dan jangan panik. Penanganan sedang dilakukan oleh Pemerintah,” tandasnya.

Ramai Serbu Swalayan

Ditemukannya kasus Covid-19 di Pontianak membuat sebagian masyarakat berbondong-bondong membeli keperluan rumah tangga di swalayan. Pantauan Pontianak Post pada Minggu (15/3) malam, Beberapa swalayan di Pontianak terpantau ramai dipadatai masyarakat yang hendak membeli kebutuhan sehari-hari. Satu di antaranya di Hypermart Ayani Megamal. Di swalayan ini, pembelian kebutuhan pokok seperti beras, gula, mi instan, dan minyak goreng dibatasi. Selain keempat barang tersebut, pembelian normal.

“Pembelian dibatasi, setiap orang hanya boleh membeli 2 pcs, untuk gula hanya boleh membeli 1 pcs per orang. Namun saat ini sudah habis persediannya saat saya ingin membeli,”ucap Cory, salah satu pembeli.

Ia mengatakan kondisi ini sudah ia rasakan sejak satu Minggu terakhir. “Kemaren saya juga belanja di sini, beberapa barang tadi juga dibatasi pembeliannya,”ungkapnya.

Sementara itu di Swayalan Mitra Anda yang terletak di Sui Jawi, terlihat ramai masyarakat membeli kebutuhan pokok. Kebutuhan pokok seperti beras banyak di borong oleh konsumen. Akan tetapi di Swalayan ini tidak dibatasi pembeliannya. 

“Tidak ada pembatasan disini. Cuman memang agak ramai. Gak tau karena ada virus Corona atau bukan. Mungkin juga ini pas weekend jadi ramai yang belanja,”ungkap Tika salah satu pembeli. (var/iza)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 12:49

Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat.…

Jumat, 03 April 2020 12:47
Kompol Fahrul Sudiana, Kapolsek Nekat Langgar Maklumat Kapolri

Langsung Kena Mutasi setelah Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan selebgram Rica Andriani dan Kompol Fahrul Sudiana menjadi…

Jumat, 03 April 2020 12:45

Presiden Larang Penutupan Jalan

JAKARTA– Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri)…

Jumat, 03 April 2020 12:42

Negaranya Lockdown, Mahasiswa Malaysia Tetap Pilih Pulang

PONTIANAK – Nurhaziqah Ain bt Mohd Ismail dan Nur Ainna Arisyah…

Rabu, 01 April 2020 14:10

Jalan Gajah Mada Pontianak Mulai Besok Ditutup, Ini Alasannya

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara akses Jalan Gajah Mada…

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers