UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 15 Maret 2020 11:30
Jalan Tumbang Titi – Manismata Diperjuangkan Jadi Jalan Nasional
TINJAU: Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Syarief Abdullah Alkadrie saat meninjau kondisi ruas jalan Tumbang Titi – Manismata di Kabupaten Ketapang, (14/3) bersama sejumlah legislator Partai Nasdem. ISTIMEWA

PROKAL.CO, KETAPANG – Ruas jalan Tumbang Titi – Manismata di Kabupaten Ketapang akan diperjuangkan menjadi jalan strategis nasional. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Syarief Abdullah Alkadrie, saat mengunjungi kondisi ruas jalan tersebut, Sabtu (14/3).

“Kebetulan tahun 2020 ini ada pembahasan perubahan status jalan di Pemerintah Pusat dan saya akan berkoordinasi dengan Pak Gubernur mengenai hal ini. Kita akan usahakan agar ruas jalan ini bisa berubah status jalan strategis nasional, sehingga pembangunannya bisa dibiayai dari APBN,” ujar Abdullah dalam kunjungannya bersama Ketua, Sekretaris, dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang dari Fraksi Partai Nasdem seperti Sufanda, Syadianur, dan Jhony, serta calon Bupati-Wakil Bupati yang diusung Partai Nasdem pada Pilkada Ketapang 2020, Junaidi-Sahrani.

Dalam keterangannya di Pontianakpost.co.id, tak dipungkiri dia jika ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Tumbang Titi dan Kecamatan Manismata tersebut sangat memprihatinkan. Dari laporan yang didapatnya, ruas jalan ini memiliki panjang 33 kilometer (km), namun hanya 7 km dalam kondisi baik. Selain sebagian besar masih tanah kuning, diakui dia juga, banyak jembatan sepanjang ruas jalan tersebut dalam kondisi rusak dan dipenuhi lubang yang dalam serta lebar. Padahal, menurut dia, ruas jalan dimaksud juga menghubungkan enam kecamatan di perhuluan Ketapang seperti Tumbang Titi, Marau, Jelai Hulu, Air Upas, Manismata, dan Kendawangan, bahkan dengan Kabupaten Sukamara di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Sahrani, calon Wakil Bupati yang mereka usung, meminta agar Abdullah bisa memperjuangkan ruas jalan ini menjadi jalan strategis nasional. Harapan dia agar pembiayaannya dapat diintervensi oleh dana APBN.

“Kami meminta Pak Syarief Abdullah sebagai wakil rakyat di DPR, untuk mendorong agar ruas jalan ini bisa berubah status menjadi jalan strategis nasional. Jalan ini penting artinya mengingatkan menghubungkan lima kecamatan dan Kalimantan Tengah,” harap Sahrani.

Dengan diintervensi APBN, diharapkan dia proses pembangunannya menjadi lebih cepat. “Kita menyadari kemampuan anggaran di (Pemerintah) Provinsi (Kalbar) sangat terbatas dan diharapkan ini bisa dibantu pemerintah pusat,” harapnya.

Menanggapi usul tersebut, Abdullah merespons baik. Dia berjanji akan berkoordinasi bersama Gubernur Kalbar Sutarmidji.

“Ruas jalan ini sangat penting karena menghubungkan lima (hingga) enam kecamatan serta Kalimantan Tengah. Ini jalan status Provinsi dan tentu kita menyadari anggaran di APBD Provinsi sangat terbatas, sementara beban jalan  hendak dibangun dan diperbaiki sangat panjang, yang konsekuensinya membutuhkan anggaran besar, belum lagi kebutuhan sektor lainnya,” aku dia. (ote)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 12:49

Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat.…

Jumat, 03 April 2020 12:47
Kompol Fahrul Sudiana, Kapolsek Nekat Langgar Maklumat Kapolri

Langsung Kena Mutasi setelah Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan selebgram Rica Andriani dan Kompol Fahrul Sudiana menjadi…

Jumat, 03 April 2020 12:45

Presiden Larang Penutupan Jalan

JAKARTA– Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri)…

Jumat, 03 April 2020 12:42

Negaranya Lockdown, Mahasiswa Malaysia Tetap Pilih Pulang

PONTIANAK – Nurhaziqah Ain bt Mohd Ismail dan Nur Ainna Arisyah…

Rabu, 01 April 2020 14:10

Jalan Gajah Mada Pontianak Mulai Besok Ditutup, Ini Alasannya

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara akses Jalan Gajah Mada…

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers