UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 15 Maret 2020 11:17
Warga Pontianak Positif Corona, Diduga Tertular dari Luar Negeri
Petugas gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI), Kesdam Jaya, Gegana Polri, Kodim Jakarta Pusat, KAI Daops-I melakukan sterilisasi Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (13/3/2020). Penyemprotan yang dilakukan jelang sholat Jumat dengan cairan disinfektan ini guna mencegah penyebaran virus Corona baru (Covid-19).–FOTO : MUHAMAD ALI/JAWAPOS

PROKAL.CO, JAKARTA – Pemerintah kembali mengumumkan kenaikan drastis dari jumlah pengidap virus corona (Covid-19) di Indonesia. Dari puluhan pasien yang dinyatakan positif, satu di antaranya ada di Kota Pontianak.

Juru Bicara Pemerintah untuk Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, sudah ada 96 orang di Indonesia yang positif Covid-19. “Dari terakhir kemarin 69 sekarang jadi 96. Ada penambahan 27 orang,” ujar pria yang akrab disapa Yuri ini di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3). 

Yuri menambahkan, peta penyebaran Covid-19 sudah melebar. Tidak hanya DKI Jakarta, tapi juga Jawa Barat, Bandung dan Tanggerang, lalu Jawa Tengah di Solo dan Yogyakarta serta Bali, Manado dan Pontianak. “Lalu di beberapa tempat lain yang sedang kami tracking, karena kami belum menemukan posisi yang sebenarnya di mana,” ujarnya.

Sampai saat ini, ia mengatakan sudah ada lima orang yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19. Sementara, sudah ada delapan orang yang dinyatakan sembuh. Menurut Yuri, delapan orang dinyatakan sembuh setelah menjalani serangkaian pemeriksaan. Hasilnya, Covid-19 dari tubuh mereka sudah tidak ada.

“Tidak ada lagi keluhan fisik dan tidak lagi dua kali ditemukan negatif,” pungkasnya.  Menanggapi adanya kasus positif Covid-19 di Pontianak, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan yang berhak memberi keterangan adalah Kemenkes RI. Namun ia membenarkan informasi tersebut. “Iya, satu orang (positif Covid-19) tapi kondisinya semakin baik,” katanya kepada Pontianak Post, Sabtu (14/3).

Meski demikian, orang nomor satu di Kalbar itu tak menjelaskan lebih lanjut di RS mana pasien diisolasi. Midji sapaan akrabnya hanya memastikan yang bersangkutan sudah di-tracking dan diperkirakan terpapar Covid-19 dari luar negeri.

Ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak ke daerah atau negara yang ada kasus positif corona. “Tetap waspada, Pemda terus berupaya mengisolir guna mengurangi dampaknya,” tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kalbar mengumumkan RSUD rujukan di Kalbar kembali merawat tiga orang warga di ruang isolasi pada, Rabu (11/3). Ketiganya masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan Covid-19.

Harisson menjelaskan dua dari tiga orang pasien tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD Sudarso Pontianak. Sementara satu orang pasien dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Azis Singkawang.

Dua pasien yang dirawat di RSUD Sudarso terdiri dari satu pasien berumur 34 tahun, yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur, Malaysia. Sedangkan satu pasien lagi berumur 55 tahun yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Kuching Sarawak, Malaysia.

Kedua pasien tersebut menderita batuk, demam dan sesak napas. Dari gambaran pemeriksaan rontgen didapatkan gambaran pneumonia. “Jadi kedua pasien ini memenuhi kriteria Pasien Dalam Pengawasan Covid-19,” katanya.

Sedangkan satu orang pasien lagi di rawat di ruang isolasi RSUD Abdul Azis di Singkawang. Pasien ini berumur 19 tahun dan merupakan warga Kota Singkawang yang bekerja Sarawak, Malaysia. Pasien pulang ke Singkawang melalui PLBN Aruk. Pasien ini juga menderita batuk dan demam pada saat melewati pemeriksaan di PLBN Aruk. Sempat berobat ke puskesmas di Singkawang dan kemudian di rujuk ke RSUD Abdul Azis.

“Terhadap tiga pasien tersebut telah dilakukan pemeriksaan swap nasofaring untuk pengambilan spesimen lendir di tenggorokan. Selanjutnya spesimen akan dikirim ke Balitbangkes di Jakarta,” terangnya.

Baik Sutarmidji maupun Harisson tidak menjawab ketika ditanya soal satu orang yang positif tersebut, apakah satu di antara tiga pasien yang sebelumnya dalam pengawasan atau pasien baru.

 

Pasien Suspek Baru

 

Sementara itu, Rumah Sakit Abdul Aziz kembali merawat satu pasien dalam pengawasan karena diduga menunjukkan gejala Covid-19.”Ya benar, ada orang dari Sambas, saat ini sedang dirawat di ruang isolasi,” ungkap Direktur RS Abdul Aziz, dr Ruchanihadi Sp. PD kepada media ini.

Ia mengatakan pasien dalam pengawasan tersebut adalah laki laki berusia 46 tahun. Laki laki tersebut baru pulang dari Malaysia usai menghadiri sebuah tabligh akbar. “Datang pukul 21.00 wib malam, Jumat (14/3). Pasien datang sendiri, setelah diperiksa di UGD langsung kita karantina di ruang isolasi,” ungkapnya, Sabtu (14/3).

Saat tiba di RS Abdul Aziz, pasien tersebut mengalami demam dan batuk, di mana demamnya saat diperiksa 37,2 derajat celcius. Kemudian pada Sabtu (14/3) kondisi demamnya 36,2 derajat celcius. “Saat ini kondisinya semakin membaik, demamnya sudah turun, batuknya sudah reda,” katanya.

Dengan masuknya pasien asal Kabupaten Sambas ini maka saat ini RS Abdul Aziz Singkawang mengawasi dua pasien dalam pengawasan di ruang isolasi RS Abdul Aziz.
Untuk kepastian medisnya, pihaknya masih menunggu hasil sampel dari Banlitbangkes Kemenkes di Jakarata. “Selama belum keluar hasilnya maka pasien tetap berada di ruang Isolasi,” ungkapnyan. (bar/har)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 12:49

Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat.…

Jumat, 03 April 2020 12:47
Kompol Fahrul Sudiana, Kapolsek Nekat Langgar Maklumat Kapolri

Langsung Kena Mutasi setelah Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan selebgram Rica Andriani dan Kompol Fahrul Sudiana menjadi…

Jumat, 03 April 2020 12:45

Presiden Larang Penutupan Jalan

JAKARTA– Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri)…

Jumat, 03 April 2020 12:42

Negaranya Lockdown, Mahasiswa Malaysia Tetap Pilih Pulang

PONTIANAK – Nurhaziqah Ain bt Mohd Ismail dan Nur Ainna Arisyah…

Rabu, 01 April 2020 14:10

Jalan Gajah Mada Pontianak Mulai Besok Ditutup, Ini Alasannya

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara akses Jalan Gajah Mada…

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers