UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 28 Februari 2020 14:59
Kisah Yoga dan Kuas Lukisnya, Keliling Indonesia untuk Mengajar di Pedalaman
MENGAJAR: Yoga Ilhamsyah (24) saat mengajar di salah satu sekolah di pedalaman Sumatera, beberapa waktu lalu. ISTIMEWA

PROKAL.CO, Petualangan itu dimulai dari sebuah ide kecilnya: berbagi. Yoga Ilhamsyah, Pemuda 24 tahun asal Pontianak ini bermimpi keliling Indonesia. “Bukan sekadar jalan-jalan,” katanya. Tapi ia ingin berbagi dengan masyarakat pedalaman.

MIFTAHUL KHAIR, Pontianak

“MENGAPA aku melakukan perjalanan ini? Karena aku merasa kurang dalam hal berbagi. Nah, tapi aku tidak cukup punya banyak materi. Sedangkan aku punya kemampuan melukis, aku gunakan kemampuan aku untuk berbagi,” katanya dengan semangat saat dihubungi Pontianak Post, Senin (24/2).

Belasan daerah di Pulau Sumatera telah ia jejaki. Berbekal kuas lukis dan cat yang dibawanya dari Pontianak, Yoga bertekad keliling Indonesia untuk mengajar di sekolah-sekolah pedalaman. Gayung bersambut, perjalanannya berjalan mulus dengan bantuan komunitas kerelawanan di tiap daerah yang ia kunjungi.

10 Januari 2020, perjalanan dimulai dari Pontianak. Hari itu ia menuju Pelabuhan Sintete, Sambas. Dari sana perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal ke Kepulauan Tambelan, provinsi Kepulauan Riau di lepas pantai Kalbar. Perjalanan menempuh waktu selama satu hari satu malam. Setelah itu, perjalanan kemballi dilanjutkan ke Tanjung Pinang, perjalanan satu hari satu malam.

“Di Tanjung Pinang saya menambah satu hari untuk mencari tambahan ongkos. Jadi aku bawa kaus polos, nanti aku lukis, ada beberapa hari di Tanjung Pinang. Setelah itu dari Pelabuhan Belawan, perjalanan dilanjutkan ke Medan. Sekitar dua hari dua malam,” katanya.

Perjalanan kembali dilanjutkan menuju Aceh. Di sana, kegiatan Aceh Mengajar menanti. Tepatnya di Desa Sulum, di sana ia menghabiskan sepuluh hari untuk mengajar. Dari Aceh, petualangannya kembali berlanjut ke Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Selesai mengajar di sana, Yoga bertolak ke Sumatera Selatan. Selama beberapa hari ia menghabiskan waktu di SD Negeri 05 Pemulutan Selatan, Ulak Aurstanding.

Misi selanjutnya, ia menuju Sumatera Barat. Tujuannya adalah Bukittinggi, yakni SDN 11 Sipinang Kampung Tabu. “Dan sekarang saya sedang di Pekanbaru lagi menunggu jadwal ke ibu kota,” katanya.
Tak hanya mengajar, Hampir di tiap sekolah, ia selalu meninggalkan jejak. Sebuah lukisan di tembok sekolah. Di mana di setiap kegiatan nantinya ia akan melukis sekolah-sekolah yang bertema edukasi yang relevan dengan anak-anak.

Perjalanan ini menurut Yoga sebetulnya tidak membawa misi apapun, ia hanya ingin peduli dengan pendidikan di Indonesia khususnya di pedalaman.

“Sebenarnya di perjalanan ini aku ikut kerelawanan, khususnya untuk dunia kerelawanan pendidikan. Karena aku merasa jadi orang yang tidak berpendidikan, yang susah mencari kerja. Aku ingin menyampaikan ke anak-anak pedalaman bahwa sejatinya pendidikan itu penting,” ucap Yoga.
Di tiap sekolah, ia selalu menanamkan sebuah ide. Apapun cita-citamu, bermimpilah. Untuk sekarang, yang penting sekolah dulu.

“Jadi, selain memang berdasarkan apa yang aku alami, juga memang aku ingin berbagilah bang intinya dengan apa yang aku bisa, dengan apa yang aku punya, dengan apa yang aku lihat,” katanya.
Ia mengaku ingin melihat segala hal yang berbeda dengan Kota Pontianak. Sekaligus ingin berbagi dengan hal sederhana, seperti menghibur anak-anak, atau belajar tentang hal-hal yang tidak diketahui oleh anak-anak di pedalaman.

“Pada akhirnya ya memang bukan untuk membandingkan. Mungkin ada satu permasalahan yang tidak terlihat. Entah itu dari birokrasi sekolahnya atau keadaannya atau apa. Cuma ingin mengetahui itu lebih jauh sih,” katanya.

Karena menurut apa yang dilihatnya dalam perjalan ini, bangunan sekolah di Sumatera jauh lebih bagus dibandingkan dengan Kalbar. “Kita lebih parah dari pada di sini (Sumatera),” katanya.

Setelah menghabiskan waktu beberapa hari, ternyata bukan keadaan yang membuat itu tidak adil. Tapi memang kondisi bangunan sekolah saja yang bagus. Tapi kualitas belajar mengajarnya tetap sama.
“Kualitasnya yang perlu kita lihat, walaupun sekolahnya bagus, tapi sistem belajarnya bagaimana.

Pengen mengetahui itu sih sebenarnya, intinya ingin berbagi. Apapun cita-cita kita, yang penting sekolah dulu. Jadi, selain memang berdasarkan apa yang aku alami, juga memang aku ingin berbagilah bang intinya dengan apa yang aku bisa, dengan apa yang aku punya, dengan apa yang aku lihat,” pungkas Yoga. (*)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 12:49

Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat.…

Jumat, 03 April 2020 12:47
Kompol Fahrul Sudiana, Kapolsek Nekat Langgar Maklumat Kapolri

Langsung Kena Mutasi setelah Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan selebgram Rica Andriani dan Kompol Fahrul Sudiana menjadi…

Jumat, 03 April 2020 12:45

Presiden Larang Penutupan Jalan

JAKARTA– Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri)…

Jumat, 03 April 2020 12:42

Negaranya Lockdown, Mahasiswa Malaysia Tetap Pilih Pulang

PONTIANAK – Nurhaziqah Ain bt Mohd Ismail dan Nur Ainna Arisyah…

Rabu, 01 April 2020 14:10

Jalan Gajah Mada Pontianak Mulai Besok Ditutup, Ini Alasannya

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara akses Jalan Gajah Mada…

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers