UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 27 Februari 2020 00:24
Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

Medsos Paling Jadi Perhatian Kapolda

KUNJUNGAN : Kapolda Kalbar Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto berkunjung ke Gedung Graha Pena Pontianak Post, Selasa (25/2). MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

PROKAL.CO, PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten di Kalimantan Barat pada bulan September mendatang, akan dibanjiri banyak pemilih di TPS (Tempat Pemungutan Suara) tersebar. Faktor keamanan akan menjadi kunci suksesnya Pesta Demokrasi di Kalimantan Barat ini.

Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto menyebutkan, bahwa jajarannya masih dan terus melakukan maping (pempilketaan) terkait Pilkada serentak tahun 2020.

”Kabupaten Sambas dan Kabupaten Kapuas Hulu sudah kita maping, menyusul lima kabupaten lainnya. Nah, setiap kunjungan ke daerah dan ada gawean Pilkada 2020, pasti bertemu selalu dengan KPU dan Bawaslu setempat,” katanya seusai acara silaturahmi Jajaran Polda Kalbar bersama sejumlah Awak Redaksi Pontianak Post, Selasa(25/2) di Gedung Graha Pena Pontianak Post, Lantai 5. 

Menurutnya, Mabes Polri memang sudah merelease indeks kerawanan termasuk dari Bawaslu sendiri. Jelas untuk Polda Kalbar menjadi semacam informasi atau referensi awal.

“Kalau misalnya, ada dua daerah dinilai rawan atau warna kuning. Jangan sampai menjadikan  daerah tersebut cemas atau takut. Demikian juga ada wilayah hijau atau aman. Jangan membuat declare atau under estimate berlebihan. Justru jadikan motivasi bahwa semua daerah dianggap rawan. Sehingga ketika bertugas selalu dilakukan dengan penuh tanggungjawab,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, seluruh komponen yang ikut serta dalam Pilkada tahun 2020, bakalan mempersiapkan tahapan-tahapan pilkada secara menyeluruh. “Nah, bagi Polda Kalbar sendiri, setiap tahapan pasti mengandung kerawanan yang harus diawasi, diantisipasi, dikawal dan diselesaikan secara tepat dan cepat,” ujarnya. 

Irjen Pol R. Sigid sendiri bersama jajaran juga sudah melakukan komunikasi kepada Penyelenggara Pilkada di Kalbar, yakni KPU dan Bawaslu Kalbar. Di sisi lain penyelenggara pilkada daerah juga sudah ditemui. Di daerah juga dilakukan inventaris atau maping bersama terkait riwayat pesta demorasi sebelumnya.

”Artinya kita mau antisipasi awal, ketika muncul hal-hal tidak diinginkan pada Pilkada 2020 bisa diatasi cepat. Kami (Polda Kalbar) akan terus dorong pesta demokrasi tahun 2020 berlangsung sukses dan aman,” katanya.

Kapolda sendiri mengakui juga belajar dari pengalaman penyelengara pesta demokrasi di Pileg, Pilpres dan Pilgub sebelumnya. Mereka tentu sudah lebih berpengalaman bagaimana urusan terkecil sekalipun termasuk distribusi logistik di pilkada dan hal lain diatasi. 

Bagaimana terhadap medsos untuk Pilkada 2020 ? Kapolda Kalbar, Irjen Pol R Sigid meminta jajarannya pertama tidak boleh under estimate  beranggapan bahwa medsos berakhir begitu saja. Patroli cyber diminta jalan terus. “Saya selalu mempertanyakan masalah di medsos kepada jajaran. Sebab sebaran medsos menyangkut hal positif atau bisa saja menjadi trigle hoax. Penyelesaiannya harus dengan jelas dan seperti apa,” ucapnya.

Irjen Pol R Sigid sudah melihat kejadiannya pada salah satu daerah di Kalimantan Barat. Jangan hanya penyelesaian dilakukan bersifat normatif saja. Misalnya sudah diselesaikan secara denda adat. “Normatif memang sudah selesai, tapi ternyata ada rasa kurang puas. Ternyata dilihat keluar dan berkoar terus di medsos. Ini artinya masalah cenderung masih ada jika tak disikapi. Harusnya masalah bisa diselesaikan dengan tuntas,” tukasnya.(den)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 12:49

Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat.…

Jumat, 03 April 2020 12:47
Kompol Fahrul Sudiana, Kapolsek Nekat Langgar Maklumat Kapolri

Langsung Kena Mutasi setelah Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan selebgram Rica Andriani dan Kompol Fahrul Sudiana menjadi…

Jumat, 03 April 2020 12:45

Presiden Larang Penutupan Jalan

JAKARTA– Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri)…

Jumat, 03 April 2020 12:42

Negaranya Lockdown, Mahasiswa Malaysia Tetap Pilih Pulang

PONTIANAK – Nurhaziqah Ain bt Mohd Ismail dan Nur Ainna Arisyah…

Rabu, 01 April 2020 14:10

Jalan Gajah Mada Pontianak Mulai Besok Ditutup, Ini Alasannya

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara akses Jalan Gajah Mada…

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers