UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 12 Februari 2020 12:51
Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk
PELAJAR: Gubernur Kalbar Sutarmidji foto bersama dua pelajar SD yang besekolah di Kecamatan Sajingan Besar dekat PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Senin (10/2).

PROKAL.CO, GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas mulai Sabtu (8/2) hingga Senin (10/2). Dari laman Pontianakpost.co.id, agenda bermula dari puncak perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2020 di Kota Singkawang, Sabtu (8/2). Orang nomor satu di Kalbar itu turut melepas parade tatung mendampingi Menteri Agama RI Fachrul Razi di Panggung Kehormatan, Jalan P Diponegoro. 

Sesuai tema festival Cap Go Meh tahun ini yakni ‘Budaya Pemersatu Bangsa’, ia mengajak semua pihak bersatu bersama membangun Kalbar. Perbedaan latar belakang etnis budaya, adat istiadat serta keberagaman menurutnya merupakan potensi besar, sebagai modal daerah untuk semakin maju.

Usai Cap Go Meh dan menginap semalam di Kota Singkawang, agenda gubernur dilanjutkan ke Kabupaten Sambas, Minggu (9/2). Sutarmidji hadir di Masjid Besar At-Taqwa Pemangkat untuk meresmikan rumah ibadah kebanggaan masyarakat Kecamatan Pemangkat itu.

Ia berpesan kepada umat muslim di sana agar selalu memakmurkan masjid. Ia juga meminta warga terus meningkatkan kualitas kehidupan beragama  dan bermasyarakat. Umat islam menurutnya harus bisa menjaga harmonisasi dengan umat beragama yang lain. 

Setelah agenda peresmian masjid dari pagi hingga siang, gubernur langsung melanjutkan perjalanan ke PLBN Aruk di Kecamatan Sajingan Besar. Midji sapaan akrabnya menginap di Wisma Indonesia, kawasan PLBN Aruk.

Hampir tengah malam usai berbincang dengan Wakil Bupati Sambas Hairiah, Kepala Kantor Wilayah DJKN Kalbar Edward UP Nainggolan, Kepala Bidang Pengelolaan PLBN Aruk BNPP Purwoto dan Kadishub Kalbar Manto, orang nomor satu di Kalbar itu langsung mengajak meninjau kawasan PLBN Aruk.

Sekitar pukul 22.30 WIB, Midji dan rombongan menyambangi satu per satu lokasi bangunan seluas tujuh ribuan meter persegi itu. Mulai dari Pasar Wisata Aruk, lalu tenda-tenda tempat pedagang berjualan, sampai ke area pemeriksaan imigrasi dan sebagainya. 

Kemudian keesokan harinya Ia memimpin raker dalam rangka percepatan pembangunan wilayah perbatasan Aruk sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, Senin (10/2). Raker bersama pihak kementerian dan lembaga terkait itu berlangsung mulai pagi hingga siang hari. Berbagai hal berhasil dirumuskan bersama, untuk memajukan kawasan perbatasan paling barat provinsi ini.

Dalam kesempatan tersebut gubernur juga sekaligus meninjau dan melihat pemanfaatan PLBN Aruk sebagai pintu ekspor. Sebelum kembali ke Pontianak, ia juga sempat melepas ekspor berupa produk pertanian dan perikanan. Untuk produk pertanian yang diekspor berupa buah naga, jeruk, petai, ubi jalar, kelapa, pisang dan bawang merah. Lalu untuk produk perikanan ada ubur-ubur. (pro)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers