UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 30 Januari 2020 13:38
Tak Terima Ditegur, Kakak Beradik Ditikam

PROKAL.CO, PONTIANAK – Dua pengunjung Kafe Mama di Jalan 28 Oktober, Kecamatan Pontianak Utara jadi korban penusukan. Korban, Arsyad mengalami luka sayat di siku kiri, sementara korban, Asri meninggal dunia akibat luka tusuk di dada kanan, luka sabetan di perut kanan, serta luka sabetan di siku kiri.

Dilaporkan Pontianakpost.co.id, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 11.40 pada Rabu, 29 Januari 2020. Kedua korban saat itu sedang mengunjungi kafe Mama. Di tempat yang sama, pelaku, RW mengamuk sambil menendang-nendang meja. Oleh korban, Arsyad tindakan pelaku tersebut dilerai.

Namun nahas, tindakan korban untuk menenangkan pelaku dibalas dengan tindakan penyerangan. Pelaku menyerang korban dengan sebilah pisau, hingga menyebabkan korban, Arsyad alami luka sayatan di siku kiri.

Melihat kejadian itu, adik korban, Asri tergerak hendak membantu abangnya. Namun, tindakan pelaku semakin membabi buta. Pelaku menyerang Asri, hingga sebabkan korban mengalami luka tusuk di bawah dada sebelah kanan. Luka sabetan di perut kiri dan luka sayatan di siku kiri.

Akibat penusukan itu, Asri langsung terkapar di tempat kejadian dengan darah yang terus mengalir. Oleh warga, pelaku langsung diamankan. Sementara dua korban, langsung dilarikan ke rumah sakit Yarsi di Jalan Tanjung Raya 2, Kecamatan Pontianak Timur.

Kapolresta Pontianak, Kombes Komarudin dan Dandim 1207/BS, Letkol Arm Stefie Jantje Nuhujanan langsung menjenguk korban, Arsyad di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RS Yarsi. Setelah memastikan korban selamat mendapat perawatan, Kapolresta Pontianak dan Dandim 1207/BS bergerak menuju ruang jenazah. Di ruang jenazah, Asri menjalani visum. Sementara di luar ruangan, tampak ramai keluarga korban yang menunggu.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin mengatakan, penyerangan tersebut dilakukan pelaku RW terhadap kedua korban, karena tidak terima ditegur. “Kedua korban ini ada di Kafe Mama termasuk pelaku. Tiba-tiba pelaku buat keributan, menendang meja,” kata Komarudin. Komarudin menjelaskan, korban menegur pelaku agar tidak melakukan keributan. Teguran itu membuat pelaku tersinggung. Pelaku menyerang korban dengan sebilah pisau yang sudah disiapkan. 

“Tangan kanan pisau, tangan kiri sarung. Korban diserang dengan pisau hingga luka di siku. Melihat kejadian itu, adik korban berusaha membantu abangnya,” tuturnya.

Saat Asri membantu abangnya, lanjut Komarudin, pelaku kembali menyerang hingga menyebabkan korban kedua tertusuk di bawah dada kanan, mengalami luka sabetan di perut kanan dan luka sayatan di siku kiri.

Komarudin menerangkan, akibat penyerangan itu, Asri dinyatakan meninggal. Sementara Rw, telah diamankan dan dibawa ke rumah sakit Anton Soedjarwo untuk dirawat karena mengalami luka-luka. “Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun,” tegasnya.

Komarudin mengimbau, kepada masing-masing pihak untuk menahan diri. Percayakan kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus tersebut. (adg)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers