UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 20 Januari 2020 12:52
Ratusan Kayu Belian Tanpa Dokumen Resmi Diamankan
Kayu yang berhasil diamankan.

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Polda Kalbar berhasil mengamankan kayu jenis belian tanpa dokumen resmi, di perairan Sungai Kapuas Kecamatan Terentang, Kubu Raya, pada Kamis (16/01) malam. Kayu belian dengan total 150 batang dan ratusan kayu olahan lainnya itu diamankan dari sebuah kapal. Direktur Polairud Polda Kalbar, Kombes Pol Benyamin Sapta menyatakan, pihaknya mengungkap kasus ini berkat penyelidikan yang dilakukan Tim Gakkum Polairud Polda Kalbar, berdasarkan informasi dari masyarakat.

“Untuk kronologis, anggota Polairud mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya kayu ilegal. Kemudian dilakukan penyelidikan dan pada Kamis 16 Januari 2020 sekitar pukul 23.00 tim mendapatkan KM Layar Nusantara yang dinakhodai tersangka A sedang memuat kayu tanpa dokumen resmi,” ungkap dia.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, didapati 150 batang kayu balok belian, dengan panjang 4 meter dan diameter 8x8cm. Selain itu, pihaknya juga mengamankan 100 batang kayu olahan dengan panjang 4 meter dan diameter 5×7. Saat diperiksa, kata dia, nakhoda kapal tidak dapat menunjukkan dokumen resmi.  “Saat diperiksa pelaku A tidak dapat menunjukan dokumen kayu yangg dibawa dan tidak memiliki Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH),” tutur dia. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini pelaku beserta barang bukti, antara lain kapal dan kayu ilegal tersebut sudah berada di Mako Ditpolairud Polda Kalbar guna dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. “Yang pasti kami menindaklanjuti perintah bapak Kapolda Kalbar yang selalu menekankan zero ilegal di Kalimantan Barat” tutur dia.

Polairud Polda Kalbar juga berhasil mengungkap kasus ilegal logging di Sungai Landak, Desa Korek, Kubu Raya. Sebanyak 800 batang dan 50 kayu olahan jenis rimba berhasil disita Dit Polairud Polda Kalbar Kamis (16/1) siang.  “Pada kamis 16 Januari 2020, sekitar pukul 13.00 Wib, Tim Patroli Ditpolairud melaksanakan patroli di Sungai Landak. Tepatnya di Desa Korek. Disana tim mendapati kayu bulat dan olahannya yang jumlahnya cukup banyak,” beber dia.

Lanjut dia, setelah dilakukan pemeriksaan di sekitar, ditemukan pelaku berinisial A. Kemudian, pihaknya melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen dan kayu rakit yang ada, tetapi pelaku mengaku tidak memiliki dokumen SKSHH. “Pelaku dan barang bukti saat ini berada di Dermaga Dit Polairud Polda Kalimantan Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata dia. Pelaku, tambah dia, terancam dengan TP Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan UU No. 18 tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan pasal 83 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf e dan/atau pasal 87 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf l. (sti)

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers