UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 02 Desember 2019 13:40
Selamatkan Sungai Singkawang, Ini yang Dilakukan Aktivis Pro Lingkungan
PROTES : Aktivis pecinta lingkungan hidup yang tergabung dalam Forum Sungai Kota Singkawang melakukan aksi pasang spanduk dan baliho di bangunan tiang gerbang Kota Pusaka, Sabtu (30/11) kemarin. HARI K/PONTIANAK POST

PROKAL.CO, SINGKAWANG — Aktivis pecinta lingkungan hidup yang tergabung dalam Forum Sungai kota Singkawang melakukan aksi pasang spanduk dan baliho di bangunan tiang gerbang Kota Pusaka, akhir pekan lalu, seperti dilansir Pontianakpost.co.id.

Mereka melakukan aksi ini sebagai tindak lanjut sikap atas pembangunan pondasi bangunan gerbang kota Pusaka di badan sungai. “Ini aksi lanjutan seperti yang sudah kita ungkapkan di media sosial di laman Humpro Singkawang, kita selalu mempertanyakan pemasangan gapura di badan sungai Singkawang,” ungkap Dekhi Armadhani S kepada koran ini.

Dalam aksinya, mereka juga dibantu oleh sejumlah anak anak punk yang acap kali terlibat dalam pembersihan sungai kota Singkawang. Ada dua media sebagai sarana menunjukkan sikap mereka yang dipasang di jembatan dan bangunan tiang gerbang kota pusaka.

Satu spanduk  yang bertuliskan “Pernyaataan dukungan#selamatkansungai Singkawang”, dimana ada sejumlah nama dan tanda tangan warga mendukung surat pernyataan tersebut. Kedua, adalah ukuran baliho kecil  bertuliskan “Hentikan Pekerjaan ini!!, atau perlihatkan Amdalnya (Pasal 22 UU No.32 PPLH tahun 2009. Tindak pidana dalam undang undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan adalah kejahatan. Forum Sungai Kota Singkawang”. Baliho ukuran sedang bertuliskan tinta merah diatas dasar putih itu langsung diikatkan pada bangunan tiang gerbang kota Pusaka yang belum jadi.

“Menurut kami, kami memiliki keyakinan ini melanggar UU lingkungan. Kami dari forum sungai Kota Singkawang melakukan tindakan ini,” tegasnya.

Pihaknya meminta dinas terkait atau pelaksana kegiatan dapat memperlihatkan kepada pihaknya apalah ada dokumen Analisis Dampak Lingkugan (Amdal), karena tentu dalam pembangunan seperi ini ada kajian strategis dalam pengelolaan sungai.

Tak sampai itu, Dekhi pun mengatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dan berkirim berkas ke Wiratno, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup. “Sudah kita kirimi berkasnya dan informasi masalah ini,” jelasnya.

Ketika ditanya jika tidak direspon terkait aksi dan aspirasi mereka, Dekhi mengatakan akan tetap terus melakukan aksi dan mempertanyakan masalah ini. “Kalau tidak ada respon maka akan terus kita pertanyakan,” ungkapnya.

Selain Dekhi dan kawan kawan, aspirasi keprihatinan tentang keberadaan bangunan gerbang Kota Pusaka di badan Sungai Singkawang juga disuarakan anak anak punk. Dalam pernyataan tertulis berjudul “Anak Punk Singkawang “Mengamuk” sungai di rusak program kota pusaka Singkawang”. Mereka Holis, Riski, Yusuf, Wilson, Riko menyampaikan aspirasinya.

Dalam pernyataan sikap mereka, mereka (anak anak punk) yang selama ini dianggap sampah oleh kalangan tertentu, sangat tidak terima sungai Singkawang dirusak. Pembangunan gapura di Sungai Singkawang sangat berpengaruh terhadap lingkungan hidup di sungai.

“Selama ini kami ikut membersihkan sungai. Kami bisa buktikan bukan sekedar omong kosong orang orang di kota Singkawang ini yang ngakunya peduli tentang sungai,” bunyi pernyataan tersebut.

Mereka juga menambahkan, mereka selama ini selalu diawasi dan ditangkap apabila sedikit saja berbuat salah. Tidak boleh berbuat yang aneh sedikit pasti ditangkap.

“Sekarang, mana yang selalu mengawasi kami, yang menangkap kami. Sungai Singkawang ini jelas jelas sudah dirusak oleh proyek yang sekarang sedang berjalan. Mana kepedulian warga Singkawang untuk Sungai!” Jangan hanya teriak teriak di Medsos akan hal yang tak berguna.” (har)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 03 April 2020 12:49

Diserbu Pendatang, ODP Kabupaten Ini Langsung Melonjak

NGABANG – Kabupaten Landak menjadi penyumbang tertingi angka Orang Dalam Pemantauan…

Rabu, 01 April 2020 14:12

Polres Sambangi Resepsi Pernikahan, Imbau Bubarkan Diri

SINTANG –Berangkat dari Maklumat Kapolri terkait dengan pencegahan dan penyebaran wabah…

Senin, 30 Maret 2020 10:02

Warga Dihebohkan dengan Buaya Betina 2 Meter

MEMPAWAH-Warga Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, dihebohkan dengan…

Minggu, 29 Maret 2020 13:54

Asyik Kayuh Sepeda, Romlah Dihantam Motor

MEMPAWAH-Laka Lantas yang menyebabkan kehilangan nyawa terjadi di wilayah Kabupaten…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:59

Keluar Masuk Bandara Dicek Kesehatannya

SINTANG-Polsek Sungai Tebelian bersama petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:56

Jangan Terpengaruh Kabar Bohong..!! Belum Ada Penutupan Pasar di Sintang

SINTANG-Tersebarnya kabar bohong atau hoax terkait dengan penutupan pusat perbelanjaan…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:53

Silakan Makan Minum, tapi Jangan Kumpul-Kumpul

PUTUSSIBAU – “Yang menjadi prioritas ialah tentang pembatasan waktu, serta…

Senin, 16 Maret 2020 13:47

Alhamdulillah..!! Pulau Maya Segera Teraliri Listrik

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Citra Duani meminta PLN Sukadana untuk…

Minggu, 08 Maret 2020 10:35

Truk Sarat Muatan Lewat, Jembatan Andalan Warga Ambruk

SINTANG-Jembatan Sungai Kancai di Desa Tanjung Hulu, Kecamatan Sepauk, ambruk…

Minggu, 08 Maret 2020 10:30

Mudahan Benar Terealisasi, di Ambawang akan Dibangun IPA

SUNGAI RAYA – Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Syarief Abdullah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers