UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 02 Desember 2019 11:59
KAPOK..!! Paha dan Betis Jambret Berdarah-Darah Ditembus Timah Panas
Pelaku Jambret. BR usai mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Anton Soedjarwo (Dokkes) Polda Kalbar untuk mengeluarkan pelor di betis kanannya, Sabtu (30/11). Polisi for RK

PROKAL.CO, PONTIANAK - Betis dan paha kanan BR ditembus timah panas polisi. Pelaku jambret ini berusaha kabur ketika ditangkap anggota Reskrim Polsek Pontianak Kota, Sabtu (30/11).

Usai ditembak, polisi bawa BR ke Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo (Dokkes) Polda Kalbar. Peluru yang bersarang di kaki pelaku dikeluarkan.

“Karena mencoba melarikan diri dan tak mengindahkan petugas, sesuai SOP pelaku kita tembak agar menghentikan pelarian pelaku,” kata Kapolsek Pontianak Kota melalui Kasi Humas Aiptu MP Simanjuntak, Minggu (1/12) seperti diberitakan Rakyat Kalbar.

Sebelumnya, BR diringkus di salah satu Wisma Kabupaten Mempawah. Penangkapan terhadap BR merupakan hasil koordinasi dengan Polsek Anjongan. Selanjutnya, ia diboyong ke Pontianak.

Sejak Jumat (29/11), BR memang menjadi buronan petugas. Ia bersama rekannya, DI, menjambret di Jalan Puyuh, Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota. Korbannya seorang perempuan bernama Saleha.

Saat itu, Saleha sedang berolahraga. Kedua pelaku melihat korban mengenakan kalung emas yang melingkar di leher. Kesempatan itu tak disia-siakan kedua pelaku yang memang sedang mengincar mangsanya.

Kedua pelaku memhentikan sepeda motor Honda Beat warna putih birunya di hadapan Saleha. Berpura-pura bertanya.

“Korban lengah, pelaku lalu menarik kalung emas seberat 40,570 gram di leher korban hingga putus,” jelas Simanjuntak.

Saleha pun tak dapat berbuat apa-apa. Ia lantas melaporkan kejadian tersebut kepada anggota Polsek Pontianak Kota. Berbekal laporan itu, anggora Reskrim Polsek Pontianak Kota pun bergerak. Satu per satu pelaku berhasil dicokok.

Sebelum BR, petugas lebih dulu menangkap DI di kediamannya, Jumat (29/11) sekira pukul 20.00 Wib. Kepada petugas DI pun tak dapat mengelak, selain mengakui perbuatannya. DI ‘bernyanyi’ sarana sepeda motor yang dipakai untuk melakukan aksi penjambretan milik SW.

Sedangkan kalung emas hasil kejahatan telah dijual pada seseorang yang baru dikenalnya di salah satu pasar di Kota Pontianak seharga Rp6,5 juta. Uangnya mereka bagi tiga. DI mendapat Rp500 ribu, SW mendapatkan Rp1,5 juta, dan BR sebesar Rp4,5 juta.

Kedua pelaku kini telah mendekam balik jeruji besi. BR dijerat Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan. Sementara DI dijerat Pasal 363 yo Pasal 55 KUHP/480 tentang Tindak Pidana Pertolongan Jahat, dengan ancaman di atas lima tahun. Petugas pun masih memburu keberadaan pemilik kendaraan berinisial SW. (Andi Ridwansyah/rk)

loading...

BACA JUGA

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…

Senin, 16 Maret 2020 13:48

Masyarakat Diminta Tidak Kalap Belanja

KETUA DPRD Kota Pontianak Satarudin akan meminta Dinas Perdagangan untuk mengeluarkan…

Senin, 16 Maret 2020 13:39

Masyarakat Dilarang Jenguk Pasien RSUD Soedarso

PONTIANAK-Pasca merawat satu pasien positif corona (Covid-19), Rumah Sakit Umum…

Minggu, 15 Maret 2020 11:30

Jalan Tumbang Titi – Manismata Diperjuangkan Jadi Jalan Nasional

KETAPANG – Ruas jalan Tumbang Titi – Manismata di Kabupaten Ketapang…

Minggu, 15 Maret 2020 11:26

10 Peladang Dibebaskan Hakim, Polisi Bantah Kasusnya Dipaksakan

Paskavonis bebas 10 orang peladang oleh majelis hakim Pengadilan Negeri…

Minggu, 15 Maret 2020 11:20

Yang Baru Pulang dari Kuala Lumpur dan Kuching Diminta Periksakan Diri

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengimbau warga yang baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers