UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 24 November 2019 12:29
Celaka..!! Ada Ribuan Kasus HIV/AIDS di Kalbar
ilustrasi

PROKAL.CO, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar mengungkapkan secara komulatif kasus HIV/AIDS di provinsi ini. Mereka mencatat ada sebanyak 7.551 pengidap positif HIV dan 4.541 pengidap AIDS.

SIGIT ADRIYANTO, Pontianak

ANGKA tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalbar, Hari Agung Tjahyadi. “Kita tak bisa bohongi fenomena penyebaran HIV/AIDS di Kalbar ini masih belum bisa teratasi secara total dan masih diperlukan penanganan secara signifikan, khususnya kenyasar pada remaja,” ungkap birokrat yang berprofesi sebagai dokter gigi tersebut saat menghadiri Malam Pemilihan Duta HIV/AIDS Kalbar 2019 di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Jumat (22/11) malam.

Dari angka yang diungkapkannya tersebut, rata-rata yang terampak di usia produktif, yakni 25 – 49 tahun dengan persentase 52,11 persen, 15 – 24 tahun (38,35 persen), 5 – 14 tahun (3,66 persen), di atas 50 tahun (4,49 persen), sedangkan kelompok umur di bawah 4 tahun, 1,28 persen. “Angka tersebut merupakan yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Kalbar. Dengan catatan tak ada satu pun kabupaten/kota di Kalbar terbebas dari ancaman HIV/AIDS,” ungkapnya seperti diberitakan Pontianakpost.co.id.

Dari data tersebut dapat disimpulkan dia bahwa masih banyak yang harus dibenahi dan diperbaiki secara bersama-sama. Tak hanya untuk HIV/AIDS, namun masalah penyalahgunaan narkoba, penggunaan informasi tekonologi, media sosial, pun jadi sorotan dia. “Ini jadi tugas bersama dalam memberi edukasi kepada remaja untuk menjauh dari berbagai perbuatan menyimpang. Tak hanya pemerintah, tapi juga menyangkut stakeholder dan juga masyarakat yang harus turut andil menanggulangi masalah seperti ini,” tegasnya.

Sementara mengenai Malam Pemilihan Duta HIV/AIDS Kalbar 2019, dia menilai kegiatan tersebut memiliki makna positif. Keberadaan mereka yang terpilih diharapkan dia mampu memberi edukasi serta pencerahan dalam upaya memberitahukan informasi terkait bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat, khususnya remaja usia 15 sampai 24 tahun. Menurutnya, cara pengedukasian dengan menggunakan duta sebagai cerminan secara komprehensif. Dari sini, dia yakin, akan menjadi modal berharga dalam memberi edukasi dan peringatan kepada remaja terkait bahanya virus HIV/AIDS.

Khusus untuk duta HIV/AIDS yang terpilih pada tahun ini, dia berharap ke depan bisa menjadi publik figur dan contoh positif bagi seluruh masyarakat, khususnya kaum remaja lainnya. Mereka diharapkan dia mampu memberi edukasi tentang polda hidup yang bersih dan juga sehat, dalam membangun kehidupan yang lebih baik untuk ke depan.

“Tentu kami berharap kepada duta terpilih bisa menkalankan tugas sekaligus amanah dengan sebaik-baiknya. Dan untuk yang tidak terpilih, jangan kecewa, karena kalian juga merupakan duta-duta bagi pemerintah untuk menyampaikan pesan-pesan positif menuangkut HIV/AIDS untuk kemudian diedukasikan kepada lingkungan, masyarakat, dan kerabat-kerabat terdekat,” pungkasnya.

Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Kalbar melangsungkan Malam Pemilihan Duta HIV/AIDS Kalbar 2019, di Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Jumat (22/11) malam. Adapun peserta yang turut andil sebagai finalis duta HIV/AIDS 2019 kali ini sebanyak 48 peserta, terdiri dari 17 finalis pria dan 31 finalis wanita.
Ketua Panitia pelaksana grand final, Abdullah mengungkapkan para peserta terpilih untuk menjadi duta HIV/AIDS adalah dari kaum milenial di rentang usia 15 – 24 tahun. Dipilihnya usia tersebut, menurutnya, karena remaja di usia tersebut rentan terhadap isu narkoba dan HIV/AIDS.

“Ini dikarenakan usia remaja adalah saat remaja menentukan jati dirinya. Lingkungan menjadi faktor terbesar dalam membentuk karakter tiap remaja, mulai dari pembentukan sikap dan perbuatan mulai nampak di usia remaja ini,” ujarnya saat membuka sambutan.

Selain itu, dia juga menjelaskan fakta lain dipilihnya milenial sebagai duta HIV/AIDS, setelah melirik data yang didapat. Diingatkan dia bahwa hampir 40 persen kasus HIV/AIDS di kalbar yang terpapar adalah di tentang usia 15 – 24 tahun. Dikhawatirkan dia, apabila tidak ada tindakan dan upaya pencegahan, maka penularan virus ini bisa semakin menyebar dan meningkat.

“Maka dari itu kami (KPAP Kalbar, Red) telah bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mencari berbagai cara, untuk memutus rantai penyebaran virus ini, khususnya di kalangan remaja, salah satunya adalah dengan memilih duta HIV/AIDS ini,” sambungnya.

Pemilihan duta ini sendiri sudah kali kesembilan mereka gelar, sejak dilaksanakan perdana pada 2010 silam. Sementara untuk peserta setiap tahunnya diakui dia selalu menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

“Tentunya melalui kegiatan seperti ini, kita harapkan ke depannya kita dapat menyaring remaja-remaja yang bisa dijadikan sebagai corong untuk menginformasikan kepada seluruh kaum remaja terkait bahaya HIV/AIDS secara komprehensif kepada remaja seusianya dan juga masyarakat secara luas,” paparnya. (*)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 14:59

Kisah Yoga dan Kuas Lukisnya, Keliling Indonesia untuk Mengajar di Pedalaman

Petualangan itu dimulai dari sebuah ide kecilnya: berbagi. Yoga Ilhamsyah,…

Jumat, 28 Februari 2020 14:56

Ekspor di PLBN Aruk Kian Menggeliat, Kalau Ditambah Hasil Industri Pengolahan Makin Top..!!

PONTIANAK – Ekspor barang via Pos Lintas Batas Negara (PLBN)…

Kamis, 27 Februari 2020 00:25

Kapolda Kalbar Beri Perhatian Serius Ke Penggelola Grup Medsos

PONTIANAK—Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memberikan…

Kamis, 27 Februari 2020 00:24

Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten…

Senin, 24 Februari 2020 10:51

Survei: Dari Unsur Kepala Daerah, Anies Capres Terkuat di 2024

Lembaga survei Indo Barometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan…

Senin, 24 Februari 2020 10:47

Jangan Kriminalisasikan dan Tangkap Peladang Tradisional

PONTIANAK – Kasus kriminalisasi yang dialami peladang terus mendapat perhatian…

Senin, 24 Februari 2020 10:44

750 Batang Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan Lantamal

PONTIANAK- Lantamal XII Pontianak melalui Posal Lanal Ketapang berhasil menggagalkan…

Rabu, 12 Februari 2020 12:51

Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk

GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota…

Rabu, 12 Februari 2020 12:48

Tunggu Air Surut, Keruk Lumpur Siang Malam

PONTIANAK—Eskavator difungsikan untuk mengeruk sendimen yang berada di Parit Sungai…

Rabu, 12 Februari 2020 12:44

Korban Trafficking Usia 14 Tahun Melahirkan di Rumah Sakit Kuching

PONTIANAK – Seorang gadis 14 tahun asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers