UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 17 November 2019 20:32
Angkat Kopi Lokal Biar Berjaya
CICIPI KOPI: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono mencoba rasa kopi lokal saat menghadiri Pontianak Fashion Coffe Week 2019 di Gedung UMKM Center, Sabtu (16/11). HUMASKOT FOR PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen mengangkat citra kopi lokal menjadi sebuah brand yang dikenal. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota (Wako) Pontianak Edi Rusdi Kamtono, usai membuka Pontianak Fashion Coffe Week 2019 di Gedung UMKM Center, (16/11).

“Banyak penikmat kopi di Pontianak. Melihat ini sebenarnya menjadi peluang menjanjikan bagi pegiat kopi lokal untuk memasarkannya. Saat ini, kopi yang dinikmati di warung kopi kebanyakan bukan berasal dari kopi lokal. Dari informasi yang didapat, kopi-kopi ini didapat dari Lampung dan Pulau Jawa. Ke depan upaya mengangkat kopi lokal coba dilakukan,” kata Wako pada kegiatan tersebut.

Padahal, lanjut Edi, jika kopi lokal diangkat dan dipasarkan di warung kopi dan kafe, akan mampu meningkatkan derajat petani kopi lokal. Dia juga memandang, jika benar-benar dikembangkan, tanaman kopi mampu mendongkrak perekonomian warga. Pasalnya, diakui dia, pangsa kopi juga mendunia tak kalah dengan sawit.

Melalui kegiatan Pontianak Fashion Coffe Week 2019, menjadi langkah awal komitmen Pemkot, dalam upaya mengenalkan kopi-kopi lokal asal Kalbar. Mereka ingin kopi-kopi lokal menjadi sebuah brand yang diharap bisa menjadi andalan daerah ini. Beberapa hotel, lanjut dia, juga sudah mencoba mengenalkan produk tempatan, untuk dikonsumsi para tamu. “Dan hasilnya, rasa dari kopi lokal Kalbar digemari. Tandanya kopi lokal tidak kalah enak dengan kopi luar,” kata Wako dilansir Pontianakpost.co.id.

Tahun depan, Wako berharap agar pelaksanaan Pontianak Fashion Coffe Week dikemas sebaik dan sebesar mungkin. Jika gaungnya besar, dia yakin eksistensi kopi lokal Kalbar perlahan-lahan akan dikenal dan menasional.
Pegiat kopi Kalbar, Gusti Iwan, menuturkan bahwa saat ini kopi Kalbar sudah go internasional. Indikatornya, menurut dia, bisa dilihat dari penjualan online, di mana kopi jenis liberika dari Kayong Utara sudah sampai ke Jepang dan Amerika.

Selain pengembangan kopi lokal asal Kayong Utara, di Kubu Raya, menurut dia, juga sudah mengembangkan tanaman kopinya. Melihat perkembangan kopi di Kalbar, dia optimistis pada 2 atau 3 tahun lagi Kalbar bisa menjadi sentra kopi. “Sambas, Kapuas Hulu, juga sudah menanam kopi. Saya harap pemain kopi besar di Pontianak ke depan bisa menggunakan kopi asal Kalbar untuk dijualbelikan,” katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2020 11:26

Di Pontianak, Bikin Trotoar yang Humanis dan Jadi Ruang Interaksi Publik

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengungkapkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan…

Rabu, 09 September 2020 13:21

Gara-Gara Baut, Top Tikam Nor Hingga Tewas

DUA pemuda terlibat pertikaian di kafe Brader, Kelurahan Benua Melayu Darat,…

Rabu, 09 September 2020 13:12

Biarkan Pengunjung Tak Pakai Masker, Pemkot Pontianak Denda Warkop Rp 1 Juta

PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai menggencarkan sanksi denda uang sebesar…

Senin, 07 September 2020 14:40

Abai Protokol Kesehatan, Kelab Malam di Pontianak Didenda Rp 1 Juta

PONTIANAK – Pengelola sebuah kelab malam di Kota Pontianak dikenakan sanksi…

Minggu, 06 September 2020 13:47

Dinas Kesehatan Pontianak Denda Pengunjung dan Pemilik THM

Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, memberikan sanksi denda kepada…

Minggu, 16 Agustus 2020 12:22

Bangunan Bersejarah dan Cagar Budaya di Pontianak Perlu Perhatian Pemerintah

Beberapa bangunan bersejarah di Kota Pontianak masih belum masuk dalam…

Sabtu, 15 Agustus 2020 11:57

Tes Swab di Warung Kopi, Ada Dua Orang Pengunjung OTG

PONTIANAK – Satuan Tugas Penangan Covid-19 Kota Pontianak mendapati dua…

Senin, 03 Agustus 2020 12:05

Di Kota Ini, Kedapatan Ngga Pakai Masker, Langsung di Swab

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak gencar melakukan razia penggunaan masker…

Senin, 03 Agustus 2020 12:01

Kapan Belajar Tatap Muka Dimulai? Pemkot Masih Simulasi Nih....

PONTIANAK-Meski belum pasti pelaksanaan belajar mengajar tatap muka di sekolah,…

Minggu, 02 Agustus 2020 10:34

Konsumsi Naik, Pertamina Tambah Stok 149.160 Tabung

PONTIANAK – Pertamina Marketing Operation Region VI Kalimantan kembali melakukan penambahan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers