UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 14 November 2019 12:01
Batalyon Komando 465 Paskhas Tiba di Lanud Supadio
Papua Kembali Normal, TNI Pulang
RINDU. Letkol Pas Jhoni Imanuel langsung dipeluk Natania Yela dan Jhonatan Tobi setiba di Apron Lanud Supadio. Keduanya menitikkan air mata dalam pelukan sang ayah yang dirindukan, Rabu, (13/11) sore. (Andi Ridwansyah-RK).

PROKAL.CO, PONTIANAK- Ny. Indridiani tak dapat menyembunyikan keharuan begitu sang suami, Letkol Pas Jhoni Imanuel, turun dari pesawat Hercules menjejakkan kaki di Apron Lanud Supadio. Setahun ditinggal operasi di Provinsi Papua, air matanya jatuh melihat sang suami sehat walafiat tak kurang suatu apa, Rabu (13/11).

Ratusan istri, anak-anak dan orangtua prajurit Pasukan Khas TNI AU melepas rindu mereka untuk tugas negara. Sebanyak 120 prajurit pasukan elit dari Batalyon Komando 465/Brajamusti lengkap kembali ke Markas.

Sebagai seorang istri prajurit, Indridiani dan istri-istri prajurit menyadari tugas suami. Rasa rindu dikalahkan tanggung jawab keluarga. "Anak-anak kadang protes. Kok papa lama banget gak pulang pulang?"ungkapnya.

Sebagai ibu dari anak-anak prajurit semua harus dihadapinya dengan tegar. Memberikan keyakinan kedua anaknya akan tugas sang ayah. Cara inilah mendukung tugas dan suami. Disamping doa adalah kekuatan.

"Saya katakan kepada mereka (kedua anaknya), kita harus sabar. Tidak boleh membuat papa sedih. Kita harus tetap mendukung papa agar tetap semangat. Sehingga papa di sana tidak kepikiran kita di sini," paparnya.

Selama setahun, komunikasi melalui handpone adalah solusi kerinduan keluarga. "Untungnya, kemajuan teknologi memudahkan komunikasi, untuk sekedar WhatsApp," katanya tersenyum. Meski terkadang WA baru bisa dibalas dua hari kemudian.

Terlebih saat kerusuhan Papu beberapa waktu lalu. "Tapi untungnya ada telepon seluler masih bisa digunakan," akunya.

Letkol Pas Jhony Immanuel pun lega walaupun matanya berkaca kaca. “Untungnya saat ini teknologi sudah canggih, sudah bisa video call. Jadi itu sangat membantu mengurangi beban kita saat jauh dari keluarga, terutama saat rindu,” tuturnya.

RUSUH PAPUA

Jhony mengakui, selama bertugas di Papua sudah terjalin hubungan kekerabatan yang erat dengan masyarakat. Bahkan sudah dianggap sebagai keluarga sendiri. Ketika hari kepulangan, ada rasa sedih juga meninggalkan Papua.

Rusuh di Wamena, Papua, sempat membuatnya kesulitan menghubungi keluarga. Akses internet semua dibatasi. Bahkan untuk mengirim pesan via media sosial butuh waktu dua tiga hari.

Namun ada kesan selama bertugas di Papua, semua prajurit mampu beradaptasi dengan baik. Mulai dari pergaulan dengan masyarakat dan juga lingkungan yang notabene dingin. Karena berada di kawasan pegunungan.

“Kita juga senang bisa menyelesaikan tugas dan tak ada lagi masalah apapun. Dan semuanya saat kami berangkat pulang, suasana sudah kondusif dan konflik sudah meredam,” ujarnya.

Dankorpaskhas Marsda TNI Eris Widodo mengatakan, Satgas Pamrahwan yang dipimpin oleh Letkol Pas Jhoni Imanuel telah menjalankan tugas dengan baik melakukan pengamanan wilayah rawan di Papua.

"Satu tahun Satgas telah melaksanakan tugas Pamrahwan di Papua, dengan baik," katanya kepada wartawan, Rabu, (13/11) siang.

Untuk itulah, sebagai bentuk apresiasi terhadap prajuritnya, langsung menyambut kedatangan rombongan Satgas Pamrahwan Batalyon Komando 465/Brajamusti Paskhas.

Selama di Papua, Satgas bertugas melaksanakan pengamanan beberapa Bandara yang merupakan area vital dan strategis. Sedangkan pergaulan dengan masyarakat tetap berjalan dan tidak terpengaruh oleh situasi.

"Misalnya, yang menonjol di sana adalah banyaknya minuman keras yang beredar dan senjata yang keluar masuk. Salah satu tugas Satgas yakni memfilter minuman keras tersebut agar tidak sampai ke masyarakat," ungkapnya, "Jadi cukup sampai Bandara dan kita laporkan ke pihak kepolisian.".

Kondisi terkini di Papua diakuinya sudah berjalan kondusif. Lalu lintas dan perekonomian masih berjalan aman. Kepada prajurit yang baru saja kembali dari menjalankan tugas itu, agar pengalaman tugas sebagai pengalaman yang luar biasa.

"Segera me-refresh kembali, melihat satuan kembali, melakukan pembinaan kembali, belajar kembali. Pengalaman tugas harus menjadi pengalaman yang luar biasa sehingga dapat diimplementasikan di daerah lain dengan suasana yang berbeda," pintanya.

Dalam acara penyambutan tampak Danlanud Supadio Pontianak, Masma TNI Palito Sitorus, Wakil Bupati Kubu Raya, dan Jajaran Forkopimda.

Ditariknya Batalyon Komando 465/Brajamusti Paskhas, pengaman Papua akan digantikan oleh Batalyon 462 Paskhas dari Pekanbaru, Riau.

 

Laporan. Andi Ridwansyah

Editor: Mohamad iQbaL


BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 11:29

Air Meninggi, Takut Buaya Warga pun Mengungsi

SINGKAWANG- Diberitakan Rakyat Kalbar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie,…

Rabu, 04 Desember 2019 11:38

Bupati Gidot Minta Siapkan Uang Rp 1 M

PONTIANAK- Fakta-fakta ‘mengejutkan’ terungkap pada sidang kedua kasus OTT Suryadman…

Rabu, 04 Desember 2019 11:29
Dari Ajang Olimpiade Penelitian Siswa Tingkat Nasional

Wastafel Sensor Portabel Antarkan Pelajar Sanggau Raih Medali Perak

SANGGAU- Kabupaten Sanggau seperti tak pernah kehabisan siswa-siswi cerdas. Lagi…

Rabu, 04 Desember 2019 11:26

Gubernur Ingin Pipa Gas Lebih Cepat, Pertumbuhan Kalbar akan Tertinggi di Kalimantan

PONTIANAK- Mengapa pembangunan pipa gas alam trans Kalimantan diinginkan Gubernur…

Rabu, 04 Desember 2019 11:20

Pembangunan Pipa Gas Trans Kalimantan, Moeldoko: Duluan Telur atau Ayam?

PONTIANAK-Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meyakini pembangunan pipa gas alam…

Senin, 02 Desember 2019 13:41

Bangun Pipa Gas Bumi Trans Kalimantan, BPH Migas akan adakan FGD Lintas Lembaga di Pontianak

PONTIANAK – BPH Migas terus mendorong terwujudnya Pembangunan Pipa Gas Bumi…

Senin, 02 Desember 2019 11:59

KAPOK..!! Paha dan Betis Jambret Berdarah-Darah Ditembus Timah Panas

PONTIANAK - Betis dan paha kanan BR ditembus timah panas…

Senin, 02 Desember 2019 11:51

DALEM BANGET..!! Ini Pesan Asopsdam XII/Tpr Kepada Pamtas Yonif 133/YS

SUNGAI RAYA - Asisten Operasi Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Fredy…

Minggu, 01 Desember 2019 12:05

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara Jadi Tersangka

KETAPANG- Uang mulai mengalir ke desa, sialnya korupsi berkembang. Di…

Minggu, 01 Desember 2019 12:01

Gubernur Targetkan 5.000 Hafidz Kalbar dalam 5 Tahun

PONTIANAK- Tak kurang dari 100 hafidz Quran 30 Juz dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.