UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Rabu, 06 November 2019 13:04
Narkoba di Sintang Merajalela, 14 Hari, 13 Tersangka Diamankan
Press Release. Press Release penangkapan narkoba selama Operasi Antik Kapuas 2019 di aula Mapolres Sintang, Selasa (4/11). Saiful Fuad/RK

PROKAL.CO, SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, peredaran narkoba merajalela di Kabupaten Sintang. Terbukti, dalam tempo 14 hari Operasi Antik Kapuas 2019, jajaran Satnarkoba Sintang berhasil mengamankan 13 pengedar barang haram tersebut.

Operasi Antik Kapuas 2019 digelar sejak 21 Oktober hingga 3 November.

“13 tersangka itu dari sembilan laporan, 12 diantaranya pengedar sabu dan satu pengedar ganja,” ujar Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi saat Press Release di aula Mapolres Sintang, Selasa (4/11).

Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan barang bukti 27 paket sabu seberat 22,11 gram dan 24,99 gram ganja. Untuk 12 tersangka sabu terancam pasal 112 KUHP dengan maksimal hukuman 20 tahun. Sementara tersangka ganja, dikenakan pasal 111 KUHP maksimal hukuman 14 tahun.

Kapolres menjelaskan, ada modus baru yang digunakan bandar narkoba jenis sabu di Kabupaten Sintang untuk mengelabuhi petugas kepolisian agar tak ketahuan. Yakni menyimpan sabu di dalam sungai. Sebelumnya sabu dibungkus dan diikat. Kemudian diberi pemberat (palu) agar tenggelam dan diberi pelampung yang terbuat dari botol bekas air mineral.

“Untuk di Kabupaten Sintang ini modus baru. Tapi tidak tahu kalau di daerah lain,” ujar Kapolres. Tersangka modus baru itu dilakukan EW dengan barang bukti sabu yang didapat sebanyak 6,41 gram.

“TKP-nya di Lanting Jalan Cik Di Tiro, RT 010/RW 003 Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang kota. Tersangka ini baru diringkus, yakni 2 November 2019 lalu,” terangnya.

Ditegaskanya, baik sabu maupun ganja, semuanya merusak otak dan menimbulkan ketergantungan. Pengungkapan tidak berhenti di sini, tetapi masih terus berlanjut. “Narkoba yang dijual di Sintang dari pontianak. Jaringan narkoba berbeda. Kita juga belum tahu apakah mereka saling kenal atau tidak," pungkas Kapolres.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Samsul Bakrie mengatakan, terkait tersangka narkoba yang menyimpan di dalam sungai, saat digeledah di kediamannya memang tak ditemukan barang bukti. Tapi anggotanya tetap mencari, karena diyakini tersangka memiliki barang haram itu.

“Jadi anggota kami melihat adanya pelampung di lanting tempat tersangka digeledah. Hingga akhirnya anggota kita curiga dan menyelam ke sungai,” ujarnya.

Setelah pelampung itu didapat, lalu ditarik oleh anggotanya. Ternyata didapat bungkusan yang terikat di pelampung itu dengan diberi pemberat. “Awalnya kita kira itu pancing. Tapi setelah kita buka ternyata isinya sabu. Ini merupakan modus baru dari bandar di Kabupateb Sintang,” pungkasnya.

Sementara untuk kasus ganja, Samsul menjelaskan, tersangka berinisal MN membeli barang haram itu melalui jejaring sosial Instagram. Barang itu dipaketkan melalui jasa pengiriman. “Setelah barang itu ditangannya lalu dijual kembali ke pelangan-pelangannya yang ada di Kabupaten Sintang,” ujarnya.

Samsul mengatakan, tersangka MN ditangkap saat hendak mengantarkan ganja tersebut ke pelanggannya, 22 Oktober 2019. “Kita ringkus tersangka di Jalan M Sa’ad, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang Kota saat hendak mengantar barang haram itu ke pelanggannya,” ujarnya.

Saat hendak digeledah, MN sempat membuang ganja tersebut. Namun terlebih dulu diketahui oleh petugas. Pengakuan tersangka memesan dua bungkus paket.

“Untuk sekarang kami belum bisa menyebutkan nama akun yang digunakan, baik pembeli maupun penjual, karena dalam proses pendalaman,” terangnya.

Samsul menerangkan, tersangka sudah satu tahun terlibat dalam jual beli ganja. Namun sempat berhenti karena kesulitan mendapatkan barang haram itu.

“Dari pengakuan tersangka, baru tiga bulan belakangan ini bermain ganja lagi. Kita juga melakukan pengintaian selama satu bulan, karena tersangka ini mainnya bersih dan sangat hati-hati,” katanya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui peredaran narkoba, baik secara nyata maupun akun media sosial segera laporkan ke pihaknya. “Kalau ada dilihat mencurigakan laporkan ke kami. Akan segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya. (Saiful Fuat/rk)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 08 November 2019 11:54

Petugas Dinsos Ditusuk Orang Gila

PONTIANAK -  Hasan, petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak…

Rabu, 06 November 2019 13:04

Narkoba di Sintang Merajalela, 14 Hari, 13 Tersangka Diamankan

SINTANG- Diberitakan Rakyat Kalbar, peredaran narkoba merajalela di Kabupaten Sintang.…

Rabu, 06 November 2019 12:57

HADEHHH..!! Emak-emak Simpan Sabu di Sempak

MEMPAWAH- Hanya 13 hari, Operasi Antik Kapuas 2019 mengungkap lima…

Selasa, 05 November 2019 12:32

Tujuh Pria Dua Wanita Dicokok Lagi Pesta Sabu

PONTIANAK-  Maraknya peredaran narkotika di wilayahnya, membuat aparat Polsek Pontianak…

Senin, 04 November 2019 09:50

Nekat Terjun di Arus Deras, Tenggelam di Batu Joto

SEKADAU- Berombongan enam orang, klub sepeda motor NMAX Sintang berwisata…

Senin, 23 September 2019 14:52

Dugaan Jual Beli Proyek Landscape Kantor Bupati Melawi

PONTIANAK- Lelang proyek penataan halaman (landscape) Kantor Bupati Melawi berpolemik.…

Minggu, 17 Maret 2019 10:14

GILAAA...!! Ada 100 Kg Sabu di Kotak Ikan

PONTIANAK- Badan Narkotika Nasional dan BNN Provinsi Kalimantan Barat menangkap…

Selasa, 19 Februari 2019 14:04

Beringas Saat Mengeroyok, Ciut Ketika Ditangkap

PONTIANAK- Diberitakan Rakyat Kalbar,  Ali Iswandi alias Wandi, tak bekutik…

Sabtu, 16 Februari 2019 12:34

NGGA JERA..!! Konyeng Kepergok Mencuri Rangka Plafon

PONTIANAK- Hasil belum dapat diraih. Namun Konyeng terpaksa dijebloskan ke…

Sabtu, 02 Februari 2019 11:41

Penjual Kue Keliling Diperkosa Pria Beristri

 SEKADAU- Turun dari rumah, Bunga (bukan nama sebenarnya) berniat menjemput…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*