UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 15 Oktober 2019 23:37
Ada 43 Ha Kawasan Kumuh di Singkawang, Mau Diapakan..??
Kegiatan Lokakarya program tanpa kumuh atau Kotaku di Singkawang.

PROKAL.CO, Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Singkawang menargetkan penataan kawasan kumuh di Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat akan dimulai pada tahun 2020.  Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perkimta Singkawang, Agus Priyatno disela-sela kegiatan Lokakarya program tanpa kumuh atau Kotaku.

“Digelarnya Lokakarya ini bertujuan untuk menciptakan kolaborasi dari berbagai OPD dan masyarakat, mengingat kawasan kumuh tidak bisa ditentukan oleh Dinas Perkimta sendiri,” kata Agus.

Berdasarkan SK Wali Kota Singkawang, ada seluas 43 hektare yang ditetapkan sebagai kawasan kumuh di Singkawang.  “Dan itu sudah ditandatangani sejak tahun 2017 lalu,” ujarnya seperti diberitakan PontianakPost.co.id.

Namun, dengan segala upaya yang dilakukan Pemkot Singkawang, maka kawasan kumuh dapat diperkecil menjadi 5,41 hektare.  “Upaya-upaya yang dilakukan diantaranya membangun drainase, jalan dan sanitasi air bersih,” ungkapnya. Untuk di Kelurahan Kuala, Pemkot Singkawang akan menata kawasan tersebut menjadi obyek wisata Water Front.

“Dengan sudah dibangunnya Water Front itu nanti, diharapkan daerah tersebut menjadi obyek daya tarik wisata (ODTW) baru di Kota Singkawang,” jelasnya.

Kemudian, dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat, tinggal bagaimana masyarakat setempat mengemasnya nanti.  “Sehingga kegiatan yang dilakukan Pemkot Singkawang tidak hanya berhenti kepada Output saja, tapi juga harus bermanfaat bagi masyarakat Singkawang,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Kalbar, Ayu Juwita mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan adanya kolaborasi aktif dari pemerintah, OPD terkait, camat, lurah dan masyarakat.

“Di Kota Singkawang untuk skala kawasannya penataan akan dilakukan kepada daerah Kuala. Dan sekarang sedang dalam proses tender, jika berjalan sesuai dengan harapan maka ditahun 2020 kita akan merubah kawasan Kuala yang awalnya kumuh menjadi lebih baik lagi dan nantinya akan ada relokasi penataan kawasan-kawasan kumuh yang permukiman penduduknya sudah padat,” katanya.

Kedepan, akan ada terus program penataan kawasan kumuh atau program lainnya, mengingat 0 kumuh belum dapat diwujudkan.  “Apakah dengan nama program yang sama atau beda, namun yang pasti tujuannya akan tetap sama yaitu menuntaskan kumuh,” ujarnya.  Sehingga, semua tertata dengan rapi, tidak ada sampah, air minum yang dikonsumsi masyarakat baik, layak kehidupannya serta tempat tinggalnya juga baik. (har)


BACA JUGA

Senin, 14 September 2015 16:21

Kepergok Warga, Maling Tewas Dihajar Massa

<p><strong>PONTIANAK</strong> - Seorang pemuda berinisial I, yang diduga hendak mencuri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*