UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 08 Oktober 2019 11:54
TMMD Reguler ke-106 Akselerasi Pembangunan di Desa

Dorong Desa Mandiri plus Ketahanan Wilayah

GOTONG ROYONG. Masyarakat bersama prajurit TNI bahu membahu mengerjakan sebuah jembatan di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Sambas, Senin, (7/10). Kodim 1202/Singkawang for RK

PROKAL.CO, Kalau dijadikan proyek pemerintah yang dikerjakan pihak ketiga, kerjaan yang bisa dikerjakan lima hari itu bisa-bisa selesainya lima minggu atau lima bulan. Perlu ditender inilah, itulah. Tentulah beda kerja bakti prajurit dalam program Tentara Manunggal Program Membangun Desa (TMMD) ke 106 yang digelar Kodam XII Tanjungpura.

Walaupun bukan menyitir legenda Sangkuriang, namun lima hari berjalan tentara dan masyarakat bahu membahu bisa membangun jalan dan jembatan. Di Kalbar dua Kodim. Yang satu di barat, yakni Kodim 1202/Singkawang, dan di timur Kodim 1206/Putussibau. Mereka menyulap dua desa.

Kodim 1202/Singkawang menggarap jalan dan jembatan Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas. Sedangkan Kodim 1206/Putussibau menggarap Desa Menua Sadap, Kabupaten Kapuas Hulu. Sementara di Kalimantan Tengah dilaksanakan Kodim 1012/Buntok, di Desa Gunung Bintang Awai, Barito Selatan.

Lima hari keroyokan terlihat pembangunan fisik jadi nyata. Di wilayah Kodim 1206/Putussibau, satu dari tujuh jembatan yang ditargetkan telah diselesaikan dalam waktu empat hari.

Dandim 1206/Putussibau, Letkol Basyaruddin, mengatakan tujuh jembatan itu memang dambaan masyarakat. Itulah sarana penghubung Desa Menua Sadap menuju Dusun Karangan Bunut, yang selama ini terputus. Pohon sebesar betis sudah tumbuh di badan jalan.

Alhasil masyarakat tidak bisa sampai ke Dusun Karangan Bunut lewat jalur darat. Warga kembali turun ke sungai, berkayuh lagi.

"Saat ini hampir dua dari tujuh jembatan telah selesai. Mudah-mudahan cuaca hari ini bagus. Kita akan mengerjakan jembatan kedua. Dan target kita tujuh jembatan itu selesai tepat waktu," janji Basyarudin lewat Rakyat Kalbar, Senin, (7/10) siang.

Selain jembatan, empat hari berjalan ini para prajurit dan rakyat mengerjakan peningkatan badan jalan yang kurang lebih 2 kilometer. Dandim pun mengapresiasi partisipasi masyarakat setempat dan pemerintah daerah.

Masyakat, katanya, sangat antusias membantu pengerjaan, dimulai tahap awal mengecek sasaran hingga pengerjaan. "Baik Kepala Desa. Bapak-bapak, ibu-ibu ikut membantu," ungkapnya.

Di teritori barat Kalbar, Komandan Kodim 1202/Singkawang Letkol Arm Victor J.L Lopulalan S.Sos tak mau kalah dengan sektor pedalaman. Selama lima hari pula pengerjaan fisik sasaran TMMD di Desa Mekar Jaya dikebut. Saat ini penimbunan jalan sepanjang 800 meter telah berhasil dikerjakan dari target dua kilometer.

"Jalan itu nantinya akan menghubungkan antardesa Mekar Jaya dengan beberapa desa sekitar," katanya kepada Rakyat Kalbar Senin, (7/10)

Dua jembatan yang melintas sSungai juga telah selesai dikerjakan, dari target delapan jembatan seluruhnya. Saat ini masyarakat sudah merasakan hasilnya. "Sore-sore kalau tidak hujan anak-anak sudah bisa bermain sepeda dan motor di sana," kata Victor.

Jembatan itu sudah lama didambakan masyarakat setelah terputus dan tidak dipedulikan lagi. Untuk menghubungkan desa lainnya hanya lewat jalur air. Tak heran masyarakat sangat antusias dengan program TMMD.

"Masyarakat pun senang sekali. Karena selama ini mereka menggunakan perahu membawa hasil bumi. Dengan adanya jembatan dan akses jalan yang dibuat, mereka bisa menggunakan motor dan mobil dengan mudah," terangnya.

KETAHANAN WILAYAH

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan, tujuan TMMD ke-106 adalah meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sasarannya mempercepat pembangunan dan membantu Pemerintah Daerah memberdayakan masyarakat setempat mengatasi kesulitan.

"Meningkatkan akselerasi pembangunan di Desa dalam rangka mendukung pembangunan nasional," jelasnya.

Dampak positif TMMD bagi masyarakat langsung dirasakan, baik secara fisik dan non fisik. Sehingga tahun 2019 ini Kodam XII Tanjungpura melaksanakannya dua kali dalam setahun.

TMMD ke 106 ini, kata dia, mengusung tema "Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat". Itu berlangsung di Kodim 1202/Singkawang, Kodim 1206/Putussibau dan Kodim 1012/Buntok. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan hingga 31 Oktober 2019.

Sasaran program meliputi fisik dan non fisik. Sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah.

"Sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian di daerah akibat terbukanya isolasi antar desa atau daerah terpencil. Seperti pembuatan jalan, jembatan serta rehab sarana ibadah," katanya.

Di Kodim 1202/Singkawang akan membangun jalan sepanjang 2 Km, dan jembatan 4 x 4 meter (1 unit) dan 2 x 3 meter (1 unit), jalan rabat beton 1,5 x 160 meter, pagar dan teras masjid serta bak penampungan air.

Untuk Kodim 1206/Psb berupa pembangunan sasaran fisik peningkatan badan jalan sepanjang 7 Km serta pembuatan jembatan kayu sebanyak 7 unit. Sedangkan sasaran fisik pelaksanaan TMMD di Kodim 1012/Btk adalah pembukaan jalan sepanjang 3 Km.

Sasaran non fisik TMMD dilakukan dengan penyuluhan wawasan kebangsaan kepada masyarakat, Kamtibmas, Terorisme, Bahaya Narkoba, Kesehatan Lingkungan, Pertanian, Karhutla dan Keluarga Berencana.

Dengan pembangunan sasaran fisik dan non fisik diharapkan adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat menuju kehidupan sosial yang lebih maju sejahtera dan mandiri.

“Pembangunan insfrastruktur pada TMMD ke-106 ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam rangka akselerasi pembangunan di desa menuju ketahanan wilayah yang tangguh,” tuturnya. (Andi Ridwansyah/rk)

loading...

BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 10:51

Gadis SMP Nikah Pesanan dengan Lelaki Tiongkok

MEMPAWAH-Penjualan gadis bawah umur untuk pengantin pesanan lelaki Tiongkok, belum…

Minggu, 20 Oktober 2019 21:32

PARAH..!! 11 Siswa Dicabuli Kepala Sekolah

NGABANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Landak tengah berduka dengan terungkapnya…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:41

Pembunuhan Kepala Skeolah, FS Ditetapkan Jadi Pelaku Utama

SINTANG- Polres Sintang menetapkan FS sebagai tersangka utama pelaku pembunuhan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:45

MASIH KECIL..!! Serapan Beras Lokal Kalbar Hanya 5 Persen

PONTIANAK- Beras di Kalbar tak menjadi komoditi yang mengalami inflasi.…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:43

Sukimin Tewas Ditusuk Bekas Ponakan Mantu

SINTANG- Sayang keponakan, tak disayang menantu siapa menduga? Akhirnya, Sukimin,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:36

Lindungi dan Bangun Tata Niaga Kratom, Ini yang Dilakukan Petani

PUTUSSIBAU-. Keresahan para petani kratom di Kapuas Hulu diharapkan jadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:58

Berkilah Stroke, Bandot Tua Jadikan Anak Bawah Umur Korban Nafsunya

SINGKAWANG- Kasus cabul terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:44

Sembilan WNI Ditahan TDM

SANGGAU- Kita samua basudara, tak hanya melibatkan anak bangsa se…

Selasa, 15 Oktober 2019 23:40

MELUAS..!! Penolakan Pembangunan PLTN di Kalbar Sampai ke Pusat

PONTIANAK—Tidak hanya suara ribuan mahasiswa berlanjut ke Ketua DPR RI…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:21

Tahun Depan, Restorasi Gambut Kalbar Seluas 149.901 Ha

PONTIANAK- Tahun 2020 mendatang Badan Restorasi Gambut (BRG) akan merestorasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*