UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 07 Oktober 2019 00:47
HEBOH..! Ratusan Barang Antik Ditemukan Saat Hendak Membangun Rumah
BARANG ANTIK. Para pekerja sedang membersihkan barang antik yang ditemukannya di Jalan A Djaelani RT 34/RW 07, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir. ALFI SHANDY/RK

PROKAL.CO,  MEMPAWAH-Warga Kota Mempawah dan sekitarnya dihebohkan dengan temuan ratusan buah barang antik di Jalan A Djaelani RT 34/RW 07, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir. Barang antik tersebut berupa pelita, mangkuk dan tepasu itu pertama kali ditemukan para pekerja yang sedang membangun pondasi rumah, Rabu (2/10) lalu.

Rakyat Kalbar memberitakan, salah satu seorang warga mengungkapkan, penemuan barang antik tersebut secara tidak sengaja oleh para pekerja yang hendak membangun rumah di lokasi itu. Saat itu, pekerja hendak menggali tanah untuk membuat pondasi rumah.

Belum lama menggali, pekerja menghentikan pekerjaannya. Pasalnya, alat penggali pekerja membentur sesuatu dari dalam tanah. Pekerja pun memperhatikan temuannya itu dan mencoba untuk mengeluarkannya dari dalam tanah. Selang beberapa waktu kemudian, pekerja mendapati mangkuk kecil.

Dari situlah, pekerja menemukan puluhan bahkan ratusan barang antik lainnya dengan berbagai jenis. Seperti, pelita kecil, mangkuk dan tepasu. Namun, yang paling banyak jumlahnya mangkuk kecil yang mencapai puluhan buah.

Warga menduga, barang antik tersebut merupakan peninggalan masyarakat Tionghoa zaman dahulu yang sempat bermukim di wilayah Kota Mempawah dan sekitarnya. Sebab dilihat dari bentuk dan jenisnya, peralatan tersebut kerap dipakai masyarakat tionghoa untuk keperluan rumah tangganya.

“Awalnya pekerja hanya menggali tanah untuk membuat pondasi. Namun, secara tidak sengaja justru menemukan barang-barang antik ini. Jumlahnya cukup banyak. Ada yang masih utuh, dan banyak pula yang sudah rusak dan pecah,” kata warga.

Warga pun mengaku tidak mengetahui secara pasti asal usul maupun tahun pembuatan barang antik tersebut. Namun, dia memperkirakan usia barang antik itu sudah mencapai puluhan bahkan ratusan tahun silam.

“Kami tidak tahu pasti asalnya dari mana dan sejak kapan tertanam di lokasi itu. Kalau dilihat dari kondisinya, kemungkinan usia barang antik ini sudah ratusan tahun,” terkanya.

Lebih jauh, dirinya memperkirakan masih banyak barang-barang antik tersebut di sekitaran lokasi pembangunan. Akan tetapi para pekerja tidak melanjutkan pencarian lantaran harus menyelesaikan pekerjaan pembangunan pondasi rumah.

“Kalau terus ditelusuri dan dicari, kemungkinan masih banyak barang antik lainnya di lokasi itu. Namun, kita juga harus melanjutkan pekerjaan pembangunan. Jadi mungkin saja masih banyak yang ada di dalam tanah dengan berbagai bentuk dan jenisnya,” tukas dia. (shn)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 21:32

PARAH..!! 11 Siswa Dicabuli Kepala Sekolah

NGABANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Landak tengah berduka dengan terungkapnya…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:41

Pembunuhan Kepala Skeolah, FS Ditetapkan Jadi Pelaku Utama

SINTANG- Polres Sintang menetapkan FS sebagai tersangka utama pelaku pembunuhan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:45

MASIH KECIL..!! Serapan Beras Lokal Kalbar Hanya 5 Persen

PONTIANAK- Beras di Kalbar tak menjadi komoditi yang mengalami inflasi.…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:43

Sukimin Tewas Ditusuk Bekas Ponakan Mantu

SINTANG- Sayang keponakan, tak disayang menantu siapa menduga? Akhirnya, Sukimin,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:36

Lindungi dan Bangun Tata Niaga Kratom, Ini yang Dilakukan Petani

PUTUSSIBAU-. Keresahan para petani kratom di Kapuas Hulu diharapkan jadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:58

Berkilah Stroke, Bandot Tua Jadikan Anak Bawah Umur Korban Nafsunya

SINGKAWANG- Kasus cabul terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:44

Sembilan WNI Ditahan TDM

SANGGAU- Kita samua basudara, tak hanya melibatkan anak bangsa se…

Selasa, 15 Oktober 2019 23:40

MELUAS..!! Penolakan Pembangunan PLTN di Kalbar Sampai ke Pusat

PONTIANAK—Tidak hanya suara ribuan mahasiswa berlanjut ke Ketua DPR RI…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:21

Tahun Depan, Restorasi Gambut Kalbar Seluas 149.901 Ha

PONTIANAK- Tahun 2020 mendatang Badan Restorasi Gambut (BRG) akan merestorasi…

Senin, 14 Oktober 2019 12:55

Plisss..!! Jangan Terpancing Kampanye SARA

PUTUSSIBAU- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, salah satunya bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*