UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 04 Oktober 2019 13:14
Bendung Sungai Kapuas untuk Antisipasi Kemarau
Aktivitas di Sungai Kapuas.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Geografis Kota Pontianak yang dekat dengan muara menyebabkan sungai Kapuas terinduksi air laut. Sedangkan sumber air baku PDAM Kota Pontianak dari sungai Kapuas dan sungai Landak. "Air produksi PDAM ini pada saat musim kemarau terjadi air asin,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, seperti diberitakan Rakyat Kalbar.

Musim kemarau, hujan terbatas terutama dari perhuluan. Saat laut pasang, airnya masuk ke sungai. “Air laut menekan air sungai sehingga tercampur menjadi asin," ujarnya.

Dijelaskan Edi, fenomena air sungai terintruksi air laut sudah terjadi sejak zaman dulu. Bahkan terjadi setiap tahunnya. “Sedangkan pengolahan air baku menjadi kewenangan pemerintah pusat,” tuturnya.

Pemerintah pusat saat ini menyiapkan waduk penempa besar seluas 9 hektare. Akan tetapi baru terbangun 2 hektare dengan jarak sekitar 25 kilo. Waduk penempa yang berada di kawasan Jalan Imam Bonjol ini ilengkapi pipa 800 mili meter.

Akan tetap kata Edi, ada masalah pada saat dialirkan. Pipanya terkulir di bawah sungai akibat bocor dan perlu diperbaiki. “Sehingga saat ini tidak bisa menempa air penempa ke Imam Bonjol," pungkasnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terpaksa teta tetap kelola air asin menjadi air bersih. Lantaran sudah beberapa tahun terakhir Pontianak tidak memiliki cadangan air. Sedangkan air tanah kualitasnya jelek akibat kondisi kemarau lalu.

Pemkot Pontianak saat ini sedang membuat beberapa konsep alternatif cadangan air. Ada beberapa kemungkinan yang bisa digunakan untuk menyimpan cadangan air bersih tawar. Namun akan membutuhkan biaya cukup mahal. Misalnya saja untuk ultra filtrasi dengan anggaran Rp800 miliar. Belum lagi upaya destilasi yang juga memerlukan anggaran sangat besar. "Paling efektif itu saya maunya permanen,” tukasnya.

Apabila dimungkinkan,Edi berkeinginan ke depannya sungai Kapuas dibendung. Untuk membatasi debit air tetap tinggi. Sehingga tidak terinduksi air laut. “Terus beberapa waduk untuk menampung. Itu harusnya seperti itu," harap Edi.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pontianak ini mengaku konsep itu sedang dibuat. Bahkan sudah melakukan rapat dengan dengan Badan Pengawas untuk membuat konsep yang akan dibawa ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kita juga akan menghadap Gubernur untuk audiensi dan meminta dukungan,” ujarnya.

Dengan konsep ini, diharapkan bisa menjadi sumber air baku regional. Tidak hanya Kota Pontianak, karena Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya juga membutuhkan air baku.

"Mudah-mudahan ada solusi yang permanen untuk air baku ini. Mudah-mudahan ini bisa direspon dan tiap tahun kita gak harus asin," demikian Edi. (Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 04 April 2020 12:49

Banyak Hotel Sudah Merumahkan Karyawannya

PONTIANAK – Wabah Covid-19 telah mematikan banyak usaha di Kalimantan Barat.…

Jumat, 03 April 2020 12:47
Kompol Fahrul Sudiana, Kapolsek Nekat Langgar Maklumat Kapolri

Langsung Kena Mutasi setelah Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan selebgram Rica Andriani dan Kompol Fahrul Sudiana menjadi…

Jumat, 03 April 2020 12:45

Presiden Larang Penutupan Jalan

JAKARTA– Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi agar Menteri Dalam Negeri (Mendagri)…

Jumat, 03 April 2020 12:42

Negaranya Lockdown, Mahasiswa Malaysia Tetap Pilih Pulang

PONTIANAK – Nurhaziqah Ain bt Mohd Ismail dan Nur Ainna Arisyah…

Rabu, 01 April 2020 14:10

Jalan Gajah Mada Pontianak Mulai Besok Ditutup, Ini Alasannya

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak menutup sementara akses Jalan Gajah Mada…

Senin, 30 Maret 2020 15:19

Nestapanya, Gara-Gara Ini Pusat Bisnis di Pontianak Mati Suri

PONTIANAK – Suasana pusat-pusat bisnis di Pontianak seperti mati suri dalam…

Senin, 30 Maret 2020 09:59

Di Kalbar, 9 Orang Positif Covid-19, Dua Meninggal Dunia

PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengumumkan lima…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:58

Gubernur Minta Sembahyang Kubur dan Ritual Keagamaan di Tempat Terbuka Ditunda Dulu

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji telah menyurati bupati dan wali…

Sabtu, 28 Maret 2020 11:49

TEGAS..!! Gubernur Pulangkan TKA China dari Kalbar

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan (Kalbar) Barat Sutarmidji memastikan seorang Tenaga Kerja Asing…

Minggu, 22 Maret 2020 13:00

DUH..!! 14 Orang di Kapuas Hulu Berstatus ODP Covid-19

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers