UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 11:23
Gubernur Ingatkan Pemerintah Pusat Segera Tertibkan Izin Tambang
Sutarmidji

PROKAL.CO,

PONTIANAK-. Kalimantan Barat akan mengulangi sejarah kelam Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang tidak melakukan reboisasi, sehingga 5,5 juta hektar lebih jadi lahan kritis. Kini dilanjutkan oleh 262 izin pertambangan yang akan menciptakan jutaan hektar tanah gersang.

Gubernur Sutarmidji pun cepat-cepat mengingatkan Pemerintah Pusat agar segera menertibkan perizinan tambang di wilayah Kalbar. Sebab, dari 262 izin pertambangan yang dikeluarkan, hanya dua saja yang melakukan reklamasi.

"Ini yang harus menjadi perhatian pusat juga nih. Saya, sudah ngingatkan dari sekarang, ya. Pertambangan itu, ada 262 ijin usaha pertambangan yang melakukan reklamasi cuma dua. Sementara yang 260 ndak," ungkapnya kepada wartawan di Kantor Gubernur, Kamis (19/9) seperti diberitakan Rakyat Kalbar. 

Jelas saja ia menyimpan kekhawatiran masa depan. Jika aktivitas pertambangan mengabai kewajiban reklamasi sebagaimana ditetapkan oleh UU Pertambangan, Kalbar bisa berubah menjadi kawah padang pasir. Sutarmidji mengatakan tinggal tunggu waktu saja, bencana akan melanda. "Kalau itu sudah cekungan sampai 2 atau 3 meter, dengan area yang luas, ya udah. Tunggu waktu aja, pasti banjir," ujarnya.

Kekhawatiran Sutarmidji bukan tanpa alasan. Bahkan menurutnya sudah ada kejadian banjir akibat aktivitas tambang yang tak melakukan reklamasi. "Ada satu lokasi di Ketapang itu banjir terus," cetusnya.

Karena itu, Gubernur berharap pemerintah pusat betul-betul memperhatikan persoalan tambang yang akan mengancam kelestarian alam dan lingkungan hutan Kalbar. Perusahaan tambang yang tak taat aturan, harusnya ditertibkan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 24 Januari 2021 10:29

Tenun Sidan Khas Kapus Hulu Terus Dikembangkan, Gandeng Desainer

Ketua Dekranasda Kalimantan Barat, Ny. Hj. Lismaryani Sutarmidji, mendorong tenun…

Minggu, 24 Januari 2021 10:23

Tangis Pecah, Jenazah Dua Bocah Korban SJ-182 Mendarat di Pontianak

Jenazah dua bocah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan kode…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:47

Kalbar Tinjau Ulang Lahan Konsesi Perkebunan

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai melaksanakan program sinkronisasi…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:45

Gaji PNS Tahun Ini Tidak Jadi Naik

JAKARTA—PNS, TNI/Polri, maupun pensiunan harus bersabar. Pemerintah tahun ini belum…

Jumat, 22 Januari 2021 12:19

Modus Pengobatan Alternatif, Ehh...Sekalinya Setubuhi 10 Perempuan, Menakut-nakuti Kemaluan Korban akan Membusuk

BENGKAYANG – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang berhasil mengungkap…

Rabu, 20 Januari 2021 10:05

Harga TBS Tembus Rekor Tertinggi, Petani Semangat

PONTIANAK – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kalimantan…

Rabu, 20 Januari 2021 10:00

ASTAGANAGA..!! Kepala Kantor Imigrasi Diduga Perkosa Pegawainya

PONTIANAK – Oknum pejabat di Kantor Imigrasi Kelas II Entikong berinisial…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:20

Banjir dan Longsor di Entikong, 57 KK Diungsikan

Sejumlah tempat diwilayah Entikong terendam banjir dan terdampak longsor, Kamis…

Jumat, 15 Januari 2021 10:00
La Nina Moderat dan MJO Penyebab Cuaca Ekstrem Kalbar

Sepanjang Januari Ini, Cuaca Kalbar Masih Tak Menentu

PONTIANAK–Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori menyebutkan bahwa sepekan…

Jumat, 15 Januari 2021 09:56

Ketapang Disikat Banjir Rob, Waspadalah...!! 16 Januari Gelombang Tertinggi

Gelombang tinggi menghantam sepanjang pesisir pantai Ketapang pada Rabu (13/1)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers