UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 20 September 2019 11:20
Pantau Cuaca dan Angin, Semoga Ada Awan Biar Bisa Buat Hujan
PADAMKAN. Personil TNI memadamkan kebakaran 75 hektar lahan gambut di Desa Nipah Panjang, Kecamatan Batu Ampar, KKR, Kamis (19/9) pagi. Andi Ridwansyah - RK

PROKAL.CO, Dalam upaya menanggulangi Karhutla akibat kemarau panjang yang kering, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan Kalbar telah mendapatkan dukungan satu unit pesawat Cassa dari Lanud Abdurahman Saleh yang telah standby di Lanud Supadio. Pesawat itu dipersiapkan untuk rekayasa hujan buatan.

"Jadi modifikasi untuk teknologi cuaca. Mereka nanti akan melihat apakah cuaca Kalbar ini memungkinkan untuk dilakukan hujan buatan. Karena persyaratannya harus ada awan," terangnya. Karena itu pihak BMKG Supadio terus memantau cuaca dan pergerakan angin yang membawa awan ke wilayah ini. "Mudah-mudahan dari data BMKG ada awan yang sudah mulai terbentuk. Jika memungkinkan akan digunakan pesawat itu untuk membuat hujan buatan," harap Nur Rahmad.

Pada kesempatan kunjungan ke kawasan Karhutla ini, Pangdam memberikan bantuan secara simbolis untuk Satgas Karhutla dan masyarakat. Bantuan diharapkan dapat menambah semangat mereka melawan sebaran Karhutla.

Sementara itu, Camat Baru Ampar Ikhsan Sukendra, mengatakan kalau lahan yang terbakar itu merupakan milik warga. Belum ada kecurigaan adanya kesengajaan dibakar di cuaca yang tak bisa dibendung keringnya itu. Camat masih menyebutnya kebakaran lahan sebagai kelalaian, bukan musibah bencana alam.

"Tidak ada satu orang yang ingin bakar ini. Kadang-kadang, ini juga kelalaian kita juga," terangnya seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Ikhsan mengatakan, dalam melakukan penanggulangan, semua ikut turun tangan yakni TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api, dan pihak perusahaan setempat. Secara keseluruhan sekitar 75 hektar lahan yang terbakar di wilayahnya. Ditanya soal 75 hektar apakah ada lahan korporasi, Ikhsan tak mau gegabah menuding lantaran dia belum mendapatkan informasi lengkap. . (Andi Ridwansyah/rk) 


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 21:32

PARAH..!! 11 Siswa Dicabuli Kepala Sekolah

NGABANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Landak tengah berduka dengan terungkapnya…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:41

Pembunuhan Kepala Skeolah, FS Ditetapkan Jadi Pelaku Utama

SINTANG- Polres Sintang menetapkan FS sebagai tersangka utama pelaku pembunuhan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:45

MASIH KECIL..!! Serapan Beras Lokal Kalbar Hanya 5 Persen

PONTIANAK- Beras di Kalbar tak menjadi komoditi yang mengalami inflasi.…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:43

Sukimin Tewas Ditusuk Bekas Ponakan Mantu

SINTANG- Sayang keponakan, tak disayang menantu siapa menduga? Akhirnya, Sukimin,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:36

Lindungi dan Bangun Tata Niaga Kratom, Ini yang Dilakukan Petani

PUTUSSIBAU-. Keresahan para petani kratom di Kapuas Hulu diharapkan jadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:58

Berkilah Stroke, Bandot Tua Jadikan Anak Bawah Umur Korban Nafsunya

SINGKAWANG- Kasus cabul terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:44

Sembilan WNI Ditahan TDM

SANGGAU- Kita samua basudara, tak hanya melibatkan anak bangsa se…

Selasa, 15 Oktober 2019 23:40

MELUAS..!! Penolakan Pembangunan PLTN di Kalbar Sampai ke Pusat

PONTIANAK—Tidak hanya suara ribuan mahasiswa berlanjut ke Ketua DPR RI…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:21

Tahun Depan, Restorasi Gambut Kalbar Seluas 149.901 Ha

PONTIANAK- Tahun 2020 mendatang Badan Restorasi Gambut (BRG) akan merestorasi…

Senin, 14 Oktober 2019 12:55

Plisss..!! Jangan Terpancing Kampanye SARA

PUTUSSIBAU- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, salah satunya bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*