UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 19 September 2019 11:32
Lima Perusahaan di Sintang Disegel Polisi, 10 Menyusul

Disidik, Disengaja atau Tidak

Pengendara sepeda motor menyalakan lampu kendaraan saat melintas di jalan wilayah Kota Sekadau yang berkabut, Senin siang (16/9). Abdu Syukri-RK

PROKAL.CO,

SINTANG- Sudah lima lahan konsesi perusahaan di Kabupaten Sintang yang disegel. Terakhir, PT Sintang Agro Mandiri (SAM) di Kecamatan Sepauk, yang dilakukan oleh Polres Sintang, Selasa (17/9) sore.

Dari Rakyat Kalbar diberitakan, penyegelan lahan PT SAM dipimpin langsung Kapolres Sintang AKBP Adhe Hariadi bersama jajarannya. Dihadiri Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Henri Harahap, Distanbun diwakili Gunardi dan Arief Setya Budi, Camat Sepauk Cinghan serta pihak perusahaan.

Dikatakan Kapolres, PT SAM adalah lahan konsesi ketiga yang disegal. Yang pertama PT Jake Sarana di Kecamatan Sepauk yang disegel Minggu (15/9). Perusahaan kedua PT Grand Mandiri Utama (GMU) di Kecamatan Kelam Permai, Senin (16/9).

“Dua perusahaan lainnya disegel oleh Ditkrimsus Polda Kalbar dan gabungan Satreskrim Polres Sintang yaitu PT Inma Jaya dan PT Kiara di Kecamatan Ketungau Hulu. Jadi total sudah ada 5 perusahaan," katanya.

Kapolres juga menjelaskan, akan ada 10 perusahaan lagi yang akan disegel. Penyegelan yang dilakukan ini terkait proses penyelidikan terhadap penyebab kebakaran lahan. “Dalam penyelidikan itu akan diketahui penyebab dan siapa yang melakukannya. Apakah sengaja atau tidak juga akan jelas,” terangnya.

Kata Kapolres, di PT SAM lahan yang terbakar luasnya 4,1 hektar. Ketika melakukan penyelidikan, akan dicek apakah lahan yang terbakar masuk areal konsesi atau bukan. “Kalau kita lihat sekarang, sudah masuk areal konsesi. Namun belum diserahkan perusahaan,” katanya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 05 Agustus 2020 11:26

Warga Jombang yang Positif Covid-19 Itu Kabur, Terlacak di Pontianak Timur

PONTIANAK-Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) resmi mengumumkan kepada masyarakat agar…

Selasa, 04 Agustus 2020 13:41

Gubernur Keluarkan Sanksi Lagi bagi Maskapai

PONTIANAK – Maskapai Lion Air mendapat sanksi larangan terbang selama satu…

Senin, 03 Agustus 2020 11:59

Pekerja Bangunan Terpapar Covid-19, Gubernur Kalbar Minta Tempat Isolasi Layak

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu…

Senin, 03 Agustus 2020 11:57

Gubernur Kritik Pengawasan Penumpang di Bandara

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengkritik pengawasan penumpang di Bandar…

Minggu, 02 Agustus 2020 10:40
Tiga Guru Positif Covid-19

Di Kalbar, Tujuh Daerah Zona Hijau Boleh Sekolah Tatap Muka

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyebutkan ada tiga guru di…

Rabu, 29 Juli 2020 12:25

Klaster Baru, 16 Pekerja Bangunan Asal Jawa Positif Covid-19

PONTIANAK – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengidentifikasi…

Selasa, 28 Juli 2020 10:12

Sudah Kearifan Lokal, Buka Lahan Pertanian dengan Cara Membakar akan Diatur dalam Pergub

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) akan menyempurnakan regulasi…

Minggu, 26 Juli 2020 12:47

Perjuangan Suami Istri yang Sulap Pantai Mendalok Jadi Hutan Mangrove: Pernah Disebut Gila dan Stress

SETELAH puluhan tahun, kini kawasan abrasi di Pantai Mendalok, Kecamatan…

Sabtu, 25 Juli 2020 11:07

Mabuk Bareng, Dipukul Pakai Tebu, Dibalas Pakai Gunting, Tewaslah....

SINTANG – Kasus pembunuhan yang terjadi pada Jumat (10/7) lalu di…

Kamis, 23 Juli 2020 13:32

Dua Petugas Nekat Lompat ke Lambung Kapal Pencuri Ikan

PONTIANAK – Kapal Pengawas milik Ditjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers