UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 16 September 2019 12:06
Wahai Para Bupati, Seriuslah Tangani Karhutla

Ada Indikasi Oknum Pemda Lindungi Perusahaan

DIPERPANJANG: Warga membawa anaknya menggunakan motor saat kabut semakin pekat kemarin. Libur sekolah diperpanjang, karena kualitas udara menunjukkan level tidak sehat. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

PONTIANAK - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) semakin parah. Asap pekat menyelimuti hampir seluruh wilayah. Kegiatan belajar mengajar untuk jenjang TK sampai SMP masih diliburkan. Sementara SMA/SMK baru akan diputuskan hari ini.

Diberitakan Pontianak Post, di Kota Pontianak misalnya, meski hanya ada satu hotspot yang terpantau, udara di ibu kota Kalbar sudah masuk kategori sangat tidak sehat. Asap tebal menyelimuti mulai pagi hingga malam hari. Jarak pandang terbatas. Matahari pun tak lagi tampak karena tertutup kabut.

Asap yang ada kemungkinan berasal dari daerah-daerah di luar Kota Pontianak. Yang terdekat adalah Kubu Raya, sampai kemarin terpantau ada 160 titik api di kabupaten tersebut. Ini diketahui dari peta sebaran hotspot Kalbar berdasarkan pengolahan data LAPAN.

Dari data yang sama, Kabupaten Ketapang menjadi daerah penyumbang hotspot terbanyak, yakni 578 titik. Kemudian disusul Kayong Utara sebanyak 216 titik, Kubu Raya 160 titik dan Sintang 81 titik.

Sementara untuk Kabupaten Melawi terpantau ada 29 titik hotspot, Sambas ada 17 titik, Sanggau 15 titik, Kapuas Hulu 10 titik dan Sekadau lima titik. Daerah lainnya, hotspot yang ada jumlahnya masih di bawah lima. Seperti di Singkawang hanya ada empat titik, Kabupaten Landak tiga titik, serta di Bengkayang, Mempawah dan Kota Pontianak masing-masing hanya ada satu titik. Total jumlah hostpot sampai kemarin mencapai 1.121 titik.

Melihat kondisi ini masyarakat mulai khawatir. Iwan (35), warga Pontianak Timur mengeluh aktivitas di luar rumah mulai membuat sesak. Meski sudah menggunakan masker, ia mengaku tidak nyaman saat bernafas. Selain itu mata akan terasa perih jika berkendara tanpa pelindung. "Ini sudah parah. Saya dengar penerbangan juga sudah banyak yang batal karena asap," keluhnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers