UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 11 September 2019 00:00
DPRD Bilang Ancaman Gubernur Tak Dianggap Serius oleh Perusahaan
ilustrasi

PROKAL.CO,  Kabut asap akibat dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menyelimuti Kalbar. Sekalipun Gubernur KalbarSutarmidji mengeluarkan ancaman akan hal ini, namun perusahaan tampak menanggapi serius.

Banyak indikasi tidak mengindahkan ultimatum Gubernur Midji sapaan akrab Sutarmidji seperti halnya perusahaan. Tindakan hukum sejauh ini tidak diberlakukan berat membuat mereka kembali berulah dengan membakar hutan dan lahan untuk digarap.

“Mungkin perusahaan beranggapan seperti tahun-tahun lalu. Kalaupun dibawa ke ranah hukum, putusannya belum pernah berupa sanksi berat,” ucap H. Suriansyah, Wakil Ketua DPRD Kalbar  seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Karena tindakan hukum yang tidak maksimal itulah membuat mereka atau perusahaan tidak takut. Sehingga mereka masih saja membersihkan lahannya (landclearing) dengan cara membakar. “Karena itu cara yang paling murah dan instan,” katanya.

Lantaran teah diperingatkanpun tapi karhutla masih saja terus terjadi, Gubernur Midji diminta tidak hanya menggertak dan harus tegas. Bahkan Suriansyah menyarankan agar Midji segera berkoordinasi dengan pejabat hukum, baik di Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan, untuk benar-benar membuktikan omongannya yang ingin memberikan sanksi berat kepada perusahaan yang lahannya terbakar. “Supaya memberikan efek jera,” cetusnya.

Ia optimis, kemunculan kabut asap ini kembali lantaran ulah perusahaan-perusahaan di Kalbar yang tidak mengindahkan ancaman sang gubernur. “Kalau yang membakar lahan itu masyarakat, tentu kabut asapnya tidak separah ini, karena areal yang mereka bakar tidak terlalu luas,” tegasnya.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sambas yang juga Ketua DPD Partai Gerindra ini berharap perusahaan atau oknum yang dibayar perusahaan untuk membakar lahan, benar-benar diberikan tindakan tegas. “Karena telah melakukan kejahatan lingkungan yang sangat berbahaya bagi masyarakat Kalbar,” pintanya.

Selain itu, Suriansyah juga menyarankan pihak terkait untuk melakukan pembasahan lahan, terutama gambut untuk mencegah Karhutla. Supaya kabut asap tidak terus semakin pekat dan tebal.

“Selama ini gambut dikeringkan untuk keperluan penanaman, budidaya. Misalnya untuk sawit dikeringkan lebih dari 40 centimeter, padahal yang diizinkan tidak boleh lebih dari itu,” tutupnya.( Gusnadi/rk)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:25

Kapolda Kalbar Beri Perhatian Serius Ke Penggelola Grup Medsos

PONTIANAK—Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memberikan…

Kamis, 27 Februari 2020 00:24

Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten…

Senin, 24 Februari 2020 10:51

Survei: Dari Unsur Kepala Daerah, Anies Capres Terkuat di 2024

Lembaga survei Indo Barometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan…

Senin, 24 Februari 2020 10:47

Jangan Kriminalisasikan dan Tangkap Peladang Tradisional

PONTIANAK – Kasus kriminalisasi yang dialami peladang terus mendapat perhatian…

Senin, 24 Februari 2020 10:44

750 Batang Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan Lantamal

PONTIANAK- Lantamal XII Pontianak melalui Posal Lanal Ketapang berhasil menggagalkan…

Rabu, 12 Februari 2020 12:51

Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk

GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota…

Rabu, 12 Februari 2020 12:48

Tunggu Air Surut, Keruk Lumpur Siang Malam

PONTIANAK—Eskavator difungsikan untuk mengeruk sendimen yang berada di Parit Sungai…

Rabu, 12 Februari 2020 12:44

Korban Trafficking Usia 14 Tahun Melahirkan di Rumah Sakit Kuching

PONTIANAK – Seorang gadis 14 tahun asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat…

Minggu, 09 Februari 2020 21:53

Tak Bisa Berenang, Bocah Tenggelam di Kolam

KETAPANG – Bocah 9 tahun tenggelam di Kolam Renang Pawan…

Sabtu, 08 Februari 2020 13:06

Rapat Lintas Instansi di Kantor Staf Presiden, Gubernur Minta Jangan Buru-Buru Larang Kratom

JAKARTA – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menghadiri rapat terkait…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers