UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 09 September 2019 16:20
Jumlah Pasti Penderita HIV/AIDS Susah Didapat
ilustrasi

PROKAL.CO, MELAWI- Masalah HIV/AIDS di Indonesia diyakini bagaikan fenomena gunung es karena laporan resmi jumlah ka sus tidak mencerminkan masalah yang sebenarnya. Hal itu juga terjadi di Kabupaten Melawi, dimana laporan kasus baru terus meningkat setiap tahunnya, namun sulit untuk mengetahui jumlah infeksi HIV yang sebenarnya ada. 

 “Data estimasi 309 Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA). Namun yang terdeteksi baru 49 orang. Banyak Rumah Sakit yang merahasiakan angkanya,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Melawi, dr Ahmad Jawahir, Minggu (8/9) seperti dikutip dari Rakyat Kalbar.

Lebih lanjut, ia mengatakan, 49 orang penderita HIV/AIDS itu merupakan data tahun 2019  yang dimiliki Dinas Kesehatan Melawi. Hal ini tentunya harus diperhatikan oleh banyak pihak. Bahkan, diketahui bahwa angka tersebut belum termasuk dari mereka yang tidak melaporkan status HIV Positif (HIV+).

 “Alasannya cukup jelas, stigma dan ketakutan akan status yang sebenarnya. Jumlah pasti ODHA memang susah didapat karena beberapa alasan tadi. RS takut kehilangan pelanggan kalau banyak pasien ODHA. Demikian juga pasien dan keluarganya, malu,” jelasnya.

Pemberian obat antiretroviral (ARV) menjadi salah satu upaya pemerintah, melalui Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang sampai dianggap efektif dalam menekan virus HIV ini. Layanan obat ARV dapat diakses secara gratis bagi Pasien HIV.

 “Mencegah itu lebih baik . Tetap jauhi prilaku menyimpang dan budayakan hidup sehat dalam sehari hari,” ajaknya.

Ahmad mengatakan, upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS yang dilakukan pemerintah melakukan sossialisasi dan penghimbauan untuk mengantisipasi HIV/ AIDS dari hulu ke hilir. HIV dapat ditularkan melalui darah, cairan kelamin, dan air susu ibu. Namun, virus itu tidak menular melalui sentuhan kulit, air liur, dan medium lain.

Terpisah, seorang warga Melawi, Taufik mengatakan pemerintah perlu menyediakan layanan kesehatan Voluntary Counseling dan Testing (VCT). Dengan adanya layanan VCT maka akan semakin banyak pula ditemukan kasus-kasus baru.

 “Logikanya seperti itu, banyaknya layanan kesehatan seperti VCT, akan semakin banyak pula penderita yang melakukan konseling. Selain ditangani, diharapkan adanya perubahan perilaku.Sehingga tingkat penularan dan penambahan penderita dapat diminimalisir. Namun yang kita pertanyakan apakah di Melawi ini sudah ada layanan VCT,” tanyanya.  (Dedi Irawan/rk)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:25

Kapolda Kalbar Beri Perhatian Serius Ke Penggelola Grup Medsos

PONTIANAK—Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memberikan…

Kamis, 27 Februari 2020 00:24

Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten…

Senin, 24 Februari 2020 10:51

Survei: Dari Unsur Kepala Daerah, Anies Capres Terkuat di 2024

Lembaga survei Indo Barometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan…

Senin, 24 Februari 2020 10:47

Jangan Kriminalisasikan dan Tangkap Peladang Tradisional

PONTIANAK – Kasus kriminalisasi yang dialami peladang terus mendapat perhatian…

Senin, 24 Februari 2020 10:44

750 Batang Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan Lantamal

PONTIANAK- Lantamal XII Pontianak melalui Posal Lanal Ketapang berhasil menggagalkan…

Rabu, 12 Februari 2020 12:51

Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk

GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota…

Rabu, 12 Februari 2020 12:48

Tunggu Air Surut, Keruk Lumpur Siang Malam

PONTIANAK—Eskavator difungsikan untuk mengeruk sendimen yang berada di Parit Sungai…

Rabu, 12 Februari 2020 12:44

Korban Trafficking Usia 14 Tahun Melahirkan di Rumah Sakit Kuching

PONTIANAK – Seorang gadis 14 tahun asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat…

Minggu, 09 Februari 2020 21:53

Tak Bisa Berenang, Bocah Tenggelam di Kolam

KETAPANG – Bocah 9 tahun tenggelam di Kolam Renang Pawan…

Sabtu, 08 Februari 2020 13:06

Rapat Lintas Instansi di Kantor Staf Presiden, Gubernur Minta Jangan Buru-Buru Larang Kratom

JAKARTA – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menghadiri rapat terkait…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers