UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 09 September 2019 11:43
FLPP Rumah MBR Habis, 90 Persen Pengembang di Kalbar Bakal Gulung Tikar
ilustrasi

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Boro-boro ambil bagian berpartisipasi membangun ibu kota baru di Kaltim, sekarang ini semua pengembang termasuk di Kalbar waswas dan cemas. Lantaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang kuotanya telah habis. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan industri properti Indonesia dan program sejuta rumah tahun 2019. Semua pengembang perumahan FLPP mengeluhkan masalah ini. Bila pemerintah tak segera memberikan solusi, para pengembang bisa merana.

“Adanya kebijakan mengenai habisnya kuota ini, tentu dampaknya pada pertumbuhan rumah bagi MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) akan melambat,” ungkap Anton Darmawan kepada Rakyat Kalbar, Minggu (8/9).

Sebagai salah seorang pengembang di Kalbar, Anton berharap ada solusi secepatnya. Sebab, industri properti Indonesia merupakan salah satu jenis industri yang menggerakkan perekonomian rakyat secara masif hingga ke pelosok Indonesia.

Terlebih, industri properti Indonesia memiliki 174 industri ikutan yang juga mendorong perputaran roda perekonomian Indonesia. Mulai dari industri rumahan sampai industri berat. Karena itu penting sekali untuk menjaga keberlangsungan industri ini agar stabil.

“Salah satunya dengan penambahan kuota FLPP,” jelas Anton.

Habisnya kuota dari sisi Pembiayaan FLPP menjadi persoalan serius. Bahkan menurut pengembang yang aktif bergerak di sektor rumah subsidi bagi MBR ini, akan berdampak pada keberlangsungan pengembang, khususnya di sektor rumah subsidi.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers