UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 06 September 2019 10:53
Jokowi: Karhutla Jangan Hambat Perekonomian
DI RUMAH RADANGK. Presiden Joko Widodo diwawancarai di Rumah Radangk Pontianak, usai membagikan sertifikat tanah, Kamis (5/9). Andi Ridwansyah-RK

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kunjungan kerja Persiden Joko Widodo ke Pontianak, masih sempat disambut kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalbar, Kamis (5/9). Tanpa saling menyalahkan, Presiden minta Gubernur Kalbar Sutarmidji menangani Karhutla secara cepat dan tepat.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, jangan sampai kebakaran lahan menggangu aktivitas ekonomi dan penerbangan," tutur Jokowi diwawancarai usai membagikan sertifikat tanah untuk masyarakat Kalbar, di rumah Radank, Kamis (5/9) seperti dikutip dari Rakyat Kalbar.

Sehari sebelum Kunker Presiden, titik api di wilayah Kalbar memang meningkat drastis. Stasiun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pontianak, Rabu (4/9) merilis 949 titik api yang terpantau hampir di 14 Kabupaten/Kota.

Titik api terbanyak, masih rekor di Ketapang yang mencapai 433 hotspot. Disusul Sintang sebanyak 123 titik panas. Sedangkan Kabupaten Sanggau terdeteksi 102 titik panas.

Di Sekadau ada 87 hotspot, Melawi 41 titik, Kubu Raya 29 titik, Bengkayang 14 titik, Kapuas Hulu 6 titik, dan di Sambas ada 1 titik panas.

Hotspot itu dipantau dari hasil pengolahan data LAPAN, yang di update 3 September, pukul 07-00 wib. Hingga 4 September 2019 pukul 17.00 Wib.

TIDAK BAKAR LAGI

Sebelum membagikan sertifikat TORA untuk masyarakat adat, Presiden Jokowi mengatakan program TORA itu sekaligus sebagai upaya pencegahan kebakaran lahan. Diharapkan kedepan masyarakat bisa menjaga hutan adat dan hutan sosialnya agar tidak dirusak.

"Tanah adat ini, kita berikan ke masyarakat, supaya mereka bisa menjaga lahannya masing-masing. Supaya tidak terjadi kebakaranlahan lagi," katanya.

Jokowi pun memuji sikap tegas KLHK dan Pemprov Kalbar, dalam penanganan Karhutla melibatkan pihak koorporasi. "Tadi Pak Gubernur sampaikan ke saya, bahwa ada 19 persuahaan yang sudah disegel. Saya rasa ini sudah tegas," pungkasnya.

Gubernur Sutarmidji mengatakan titik api terbanyak di Sintang dan Ketapang. Sebagian besar di lahan perkebunan sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Ia minta Bupati dua kabupaten tersebut tegas tehadap perusahan yang lahannya ditemukan titik api.

"Titik api yang di Sintang, di Ketapang itu rata-rata di lahan konsesi HTI atau perkebunan, yang beri izin perusahaan itu Bupati, berani ndak (Bupati) cabut izinnya, kalau gak berani, kita ambil alih," sebutnya. ( Abdul Halikurrahman/rk)


BACA JUGA

Minggu, 20 Oktober 2019 21:32

PARAH..!! 11 Siswa Dicabuli Kepala Sekolah

NGABANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Landak tengah berduka dengan terungkapnya…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:41

Pembunuhan Kepala Skeolah, FS Ditetapkan Jadi Pelaku Utama

SINTANG- Polres Sintang menetapkan FS sebagai tersangka utama pelaku pembunuhan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:45

MASIH KECIL..!! Serapan Beras Lokal Kalbar Hanya 5 Persen

PONTIANAK- Beras di Kalbar tak menjadi komoditi yang mengalami inflasi.…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:43

Sukimin Tewas Ditusuk Bekas Ponakan Mantu

SINTANG- Sayang keponakan, tak disayang menantu siapa menduga? Akhirnya, Sukimin,…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:36

Lindungi dan Bangun Tata Niaga Kratom, Ini yang Dilakukan Petani

PUTUSSIBAU-. Keresahan para petani kratom di Kapuas Hulu diharapkan jadi…

Kamis, 17 Oktober 2019 10:58

Berkilah Stroke, Bandot Tua Jadikan Anak Bawah Umur Korban Nafsunya

SINGKAWANG- Kasus cabul terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.…

Rabu, 16 Oktober 2019 14:44

Sembilan WNI Ditahan TDM

SANGGAU- Kita samua basudara, tak hanya melibatkan anak bangsa se…

Selasa, 15 Oktober 2019 23:40

MELUAS..!! Penolakan Pembangunan PLTN di Kalbar Sampai ke Pusat

PONTIANAK—Tidak hanya suara ribuan mahasiswa berlanjut ke Ketua DPR RI…

Selasa, 15 Oktober 2019 11:21

Tahun Depan, Restorasi Gambut Kalbar Seluas 149.901 Ha

PONTIANAK- Tahun 2020 mendatang Badan Restorasi Gambut (BRG) akan merestorasi…

Senin, 14 Oktober 2019 12:55

Plisss..!! Jangan Terpancing Kampanye SARA

PUTUSSIBAU- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, salah satunya bakal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*