UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Kamis, 29 Agustus 2019 00:38
Tak Cukup Diderek, Biar Kapok Pakai Denda Uang
KENA DEREK: Mobil kontainer saat parkir di pinggir Jalan Komyos Sudarso, Selasa (27/8). Dinas Perhubungan Kota Pontianak akan menerapkan penderekan bagi mobil angkutan berat yang kedapatan parkir di badan jalan. HARYADI PONTIANAKPOST

PROKAL.CO, PONTIANAK – Demi kepatuhan lalu lintas, penggodokan aturan sanksi denda uang pascapenderekan bagi pelanggar juga akan diberlakukan oleh Dishub. “Menjalankan Perwa 48 tahun 2016 tentang jam operasional kendaraan besar masuk ke Pontianak, maka kami (Dishub) tak lagi memberi toleransi kepada sopir yang memberhentikan kendaraannya di badan jalan. Jika ditemukan akan langsung kami derek,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Pontianak, Utin Srilena Candramidi kepada Pontianak Post, Selasa (27/8).

Alat derek, lanjut Utin, sudah disiapkan. Pemonitoran oleh petugas sudah mulai dilakukan. Dalam penindakannya nanti petugas tidak lagi memberi teguran atau sebatas surat. Karena tindakan yang dilakukan itu jauh hari sudah dilakukan petugas.

Daerah Jalan Kom Yos Sudarso dan Jalan Pak Kasih menjadi dua target pemonitoran utama petugas. Pada dua jalan tersebut dulu kerap ditemukan kendaraan berat yang berhenti di badan jalan.
Dalam menjalankan aturan ini, Pemerintah Pontianak melalui Dishub akan mencarikan lahan buat mengkandangi kendaraan yang diderek itu. Aturan denda uang untuk membebaskan kendaraan pasca derek, tambah Utin, juga bakal diberlakukan. “Untuk yang satu ini, kami (Dishub) akan koordinasi dengan bagian hukum,” katanya seperti diberitakan pontianakpost.co.id.

Jika sudah ditetapkan maka selain diderek sebagai sanksi, maka sopir mesti membayar denda. Hasil tersebut nantinya akan masuk ke kas PAD Pontianak. Tindakan yang dilakukan itu diharap juga bisa membuat para sopir jera dan tidak lagi melakukan kemudian hari.

Anggota DPRD Pontianak, Herman Hofi Munawar memandang, langkah Dishub memberlakukan aturan derek suatu hal yang positif dan harus didukung. Apalagi wacana aturan denda dipandang Herman akan menguatkan aturan ini dan dapat membuat para sopir kendaraan berat jera untuk melakukan hal serupa.
“Jika wacana sudah ada tinggal dijalankan. Kuncinya mesti konsisten. Selama ini yang saya lihat Pemkot kurang konsisten dalam menjalankan satu aturan,” tandasnya.(iza)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 06 September 2015 11:14

Pegawai Bank Kalbar Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp1,6 M

<p style="line-height: 1.38; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" dir="ltr"><span…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers