UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 21 Agustus 2019 13:30
Ibukota RI Pindah, Kalbar Beruntung

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tanpa menjelaskan berbagai variabel yang bakal terjadi, Anggota Komisi XI DPR RI, G. Michael Jeno, begitu yakin Kalbar akan meningkat pembangunannya, jika Ibukota RI dipindahkan ke Kalimantan.

Namun, rencana pemindahan itu anggarannya masih belum masuk dalam RAPBN 2020. “Pemerintah belum meminta anggaran yang besar untuk rencana pemindahan ibukota, terutama untuk proyek fisik dan lain-lainnya," ujar Jeno, kemarin.

Bahkan, permintaan anggaran perihal pemindahan ibukota itu baru sebatas studi. Anggaran itu akan digunakan pemerintah melalui Menteri/Kepala Badan Pembangunan Nasional pada tahun depan untuk melanjutkan riset yang lebih matang.

“Bappenas sebagai mitra Komisi XI hanya meminta sekitar Rp30 miliar untuk studi dan riset soal pemindahan ibukota yang baru ini,” sebut dia seperti diberitakan Rakyat Kalbar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sendiri sudah meminta izin langsung ke DPR RI untuk memindahkan ibu kota ke salah satu daerah di Kalimantan. Itu diucapkan Jokowi secara resmi pada pidato kenegaraan 16 Agustus 2019 di Gedung Parlemen.

“Saya sendiri secara pribadi setuju dan mengapresiasi rencana pemerintah tersebut, bahkan saya menilai ini sangat bagus untuk pemerataan pembangunan, sudah lama Kalimantan tertinggal dari pulau lain, pemindahan ibu kota akan memicu pembangunan di Kalimantan, termasuk Kalbar, saya mendukung langkah Presiden Jokowi yang berani ini,” tutur Legislator dari partai pendukung pemerintah itu.

Hanya saja, belum satupun anggota DPR berani menyebutkan lokasi persis calon ibukota negara yang baru. Jokowi hanya menyebut tiga provinsi di Kalimantan yang kira-kira akan menjadi lokasi ibu kota baru, yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Presiden juga sudah meninjau langsung lokasi-lokasi tersebut.

“Namun Beliau dan timnya yang tahu, akan tetapi kalau dari pernyataan dan sejumlah kunjungannya, bukan di Kalbar,” jelasnya.

Jeno sudah memastikan dampak ekonomi Kalbar akan langsung terasa. Seperti halnya jalan lintas Kalimantan sudah terhubung. Kalbar akan memiliki Pelabuhan Internasional Tanjungpura yang akan menjadi muara pengiriman dan penerimaan produk-produk di Kalimantan.

“Belum lagi sejumlah investasi manufaktur yang akan segera berjalan di Kalbar,” sebutnya.

Kalimantan dinilai dia sangat layak menjadi lokasi ibu kota negara. Selain secara geografis letaknya di tengah-tengah wilayah NKRI, Kalimantan juga jarang penduduknya sehingga masalah kemacetan tidak soal. Begitu juga bencana gempa bumi dan tsunami yang bukan ancaman untuk pulau ini.

“Di samping itu kita juga berharap pembangunan ibu kota baru dan Kalimantan secara keseluruhan juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan kelestarian alam kedepannya,” pungkasnya. (ova)

loading...

BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers