UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 18 Agustus 2019 20:23
Depotnya Ada Izin, Tapi Belum Lengkap
Didata. Tim gabungan saat mendatangi depot isi ulang air minum di Kota Sekadau, Kamis (15/8). Abdu Syukri-RK

PROKAL.CO, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan PDAM Sirin Meragun, mendatangi sejumlah depot air minum isi ulang di Kota Sekadau, Kamis (15/8).

Diberitakan Rakyat Kalbar, Kasat Pol PP Kabupaten Sekadau, Yafet Simon menuturkan, setidaknya ada 17 depot air minum yang didatangi dan didata. Depot-depot tersebut menggunakan air PDAM sebagai sumber air utama.

“Kami melakukan pendataan ijin usaha depot air minum. Kebanyakan langsung ambil air dari keran. Padahal PDAM menyediakan depot khusus untuk air bersih isi ulang,” ujar Yafet.

Dikatakan Yafet,  rata-rata depot memiliki ijin. Namun belum lengkap. Soal perijinan ini nantinya akan disinkronkan antara PDAM, Dinas Perindustrian dan kantor perijinan terpadu.

“Tujuan kita untuk inventarisir keluhan masyarakat. Kita belum ambil tindakan karena kita anggap mereka belum paham aturan. Setelah ini kami akan laporkan kepada bupati untuk diambil kebijakan,” tutur Yafet.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Sat Pol PP Sekadau, Indra menambahkan, satu depot yang disegel. “Penyegelan, karena izin-izin dan kondisi tempat usaha depot tersebut tidak memenuhi syarat,” jelas Indra.

Penyegelan juga dilakukan karena peralatan yang digunakan di depot itu tidak memenuhi persyaratan. “Satu depot lainnya kita berikan peringatan dan kita minta membuat surat pernyataan,” sambung Indra.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sekadau, Wirdan Mahzumi menjelaskan, pihaknya hanya melihat aspek Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL). “Kalau sudah punya ijin, bisa dipastikan ada SPPL. Nah, kepatuhan SPPL ini yang kami lihat. Apakah mereka sudah memenuhi tuntutan SPPL itu,” ulas Wirdan.

Dari hasil pemantauan, Wirdan menyatakan hampir tiap depot belum mampu mematuhi SPPL. “Contohnya tong sampah minimal tersedia dua, organik dan non organik. Itu belum ada,” ucap Wirdan. (bdu)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 11:37

Mulai Renggut Nyawa, Diduga ISPA, Warga Meninggal Dunia

MEMPAWAH- Kabut asap yang menyebabkan pencemaran udara di wilayah Kabupaten…

Jumat, 20 September 2019 11:29

Sulit Dapatkan Solar Sopir Truk Unjuk Rasa

SINGKAWANG- Puluhan sopir truk menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan solar bersubsidi…

Senin, 16 September 2019 13:57

KENAPA INI..? Tiga Perusahaan Sawit Malaysia Disegel

KETAPANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menyegel dua…

Senin, 16 September 2019 01:01

Siswanya Libur karena Asap Kebakaran, Ehh...Sekolahnya Malah Ikut Terrbakar

SAMBAS-  Jumat (13/9) sekitar pukul 11.00 WIB pekan lalu, giliran…

Senin, 16 September 2019 00:49

Belasan Ruko Hangus, Kerugian Belasan Miliar

SINTANG–Sebanyak 18 rumah toko (ruko) di Jalan Majapahit, Kelurahan Kapuas…

Minggu, 15 September 2019 10:08

Dua Kepala Daerah Bertemu, Bahas Masalah Ini..

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha…

Minggu, 15 September 2019 10:00

10 Perusahaan Sawit Terindikasi Karhutla, Satu Membantah

PUTUSSIBAU – Satu dari sepuluh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang terindikasi…

Minggu, 15 September 2019 09:50

Enam Lokal Kelas SD Terbakar, Siswanya Terpaksa Menumpang

Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Kali…

Kamis, 12 September 2019 14:29

Sekda Sintang Diperiksa 5 Jam

SINTANG- Mobil berplat merah bernopol KB 6 E terlihat parkir…

Rabu, 11 September 2019 15:12

Mahkamah Agung Tolak PK PT WHW-AR

KETAPANG-  Mahkamah Agung RI melalui Surat Putusan Nomor 475 PK/PDT/2019…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*