UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 16 Agustus 2019 09:09
Penanganan Karhutla di Kabupaten Sanggau
Bupati Marah ke BPBD, "Awas Kalian, Nanti Kusuruh Periksa Kalian Ini"

Ada 1.092 Titik Api se-Indonesia per 15 Agustus

ilustrasi

PROKAL.CO, SANGGAU- Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ujung-ujungnya bermuara pada duit alias anggaran. Karena itu Bupati Sanggau Paolus Hadi dengan berang mencecar Kepala BPBD Sanggau dalam rapat Koordinasi Karhutla di Lantai I Kantor Bupati, Kamis (15/8) pagi.

Langsung memimpin rapat, Bupati lumayan jengkel. Pasalnya, terkesan hanya dibebankan kepada TNI dan Polri. Sementara Pemerintah Daerah melalui BPBD masih lemah.

“Tim dua orang yang kita tugaskan saja belum jelas, tidak dikirim. Nah, saya ingin tahu apa alasan BPBD,” cecar Bupati yang bahkan sempat mempertanyakan penggunaan uang yang ada di BPBD berdasarkan rapat pertama.

“Masih ada keluhan soal masker nih. Tolong dijelaskan. Kalau kita tidak punya masker dan tidak bisa beli masker, berarti salah kita merencanakannya kemarin. Kalau mau pakai dana darurat, gunakan itu. Jangan nunggu rapat. Standby-kan di markas besar itu. Pinjamkan ke Kodim, pinjamkan ke Polres. Nanti saya mau dengar nih penjelasan BPBD,” ujar PH, sapaan Paolus Hadi, dengan nada tinggi.

“Pak Kapolres dan Pak Dandim mengingatkan secara halus kepada Bupati. Pak, pasukan Bapak belum maksimal. Kalian sadar ndak tadi tuh BPBD? Merasa tersentil ndak tu? Sebelum yang lain bicara, saya mau dengar dari BPBD mengapa kita belum maksimal. Saya tahu kalian itu tidak pernah kompak. Saya dengar masalah kalian, ini masalah kami. Saya minta nama-namanya itu karena Bupati punya kewenangan memecat kalian kalau tidak mau kompak,” kesalnya.

Rakor kali ini bisa dibilang ‘lengkap’. Dihadiri Wabup Yohanes Ontot, Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi, Dandim.1204/Sgu Letkol. Inf. Gede Setiawan, Anggota DPRD Sanggau Konggo Tjintalong Tjindro, Kepala BPBD Sanggau, Vicky L Putra, Asisten II Setda Sanggau H. Roni Fauzan, Pimpinan OPD terkait, 34 perwakilan perusahaan perkebunan, Manggala Agni, Camat se Kabupaten Sanggau, Kapolsek se Kabupaten Sanggau, Danramil se Kabupaten Sanggau, tokoh adat dan relawan peduli api.

Soal masker, PH kembali mencecar anggaran BPBD. “Saya mau tanya, kalian bilang ada beli, dikasih ke siapa maskernya? Awas kalian, nanti kusuruh periksa kalian ini,” ujar PH dengan nada mengancam.

Sementara itu, Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi menegaskan pihaknya bersama TNI tidak main-main dalam menyelesaikan persoalan Karhutla. Termasuk keseriusan Presiden RI yang lebih mengedepankan upaya pencegahan.

Pemerintah daerah juga sudah melakukan berbagai upaya pencegahan, satu di antaranya melalui program cetak sawah. Namun ia menilai, sinergisitas antara TNI/Polri dan Pemerintah Daerah yang selama ini sudah berbuat, tidak didukung oleh perusahaan yang ada.

“Logikanya sajalah, tiap tahun perusahaan membantu masyarakat buka lahan. Tak usah banyak-banyak, cukup lima hektar setahun, kalikan 10 tahun sudah berapa. Kenapa? Karena mayoritas masyarakat kita petani. Petani kita ini bukan nyari untung, tapi hanya untuk bertahan hidup,” kata Kapolres.

Beberapa waktu lalu, Polres Sanggau menggelar simulasi pemadaman api, tetapi hanya ada beberapa perusahaam yang hadir.

“Penanganan Karhutla itu tidak bisa hanya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat dan pemerintah, tetapi juga pihak swasta. Di Sanggau ini hanya mengandalkan pemerintah saja, ngak ada sambung bersambut dari perusahaan, khusus yang menangani Karhutla ini tidak ada saya lihat dari perusahaan, ngak ada yang serius dan tidak ada yang berkesinambungan," tegas Kapolres.

Kapolres meminta perusahaan yang berinvestasi di Sanggau tidak hanya memikirkan bagaimana memperoleh laba, tetapi juga memikirkan nasib masyarakat. “Masa setiap tahun kita hanya ngurusi Karhutla terus. Pak Bupati kan juga mau membangun,” terangnya.

Kekesalan Kapolres semakin memuncak ketika pihak perusahaan perkebunan dan perusahaan hutan tanaman industri yang diundang dalam rapat koordinasi hanya mengutus perwakilan.

“Ini yang hadir bukan pengambil kebijakan sehingga apa yang ingin kita rumuskan nanti sulit kita laksanakan,” kesal Kapolres. (KiA)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:25

Kapolda Kalbar Beri Perhatian Serius Ke Penggelola Grup Medsos

PONTIANAK—Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memberikan…

Kamis, 27 Februari 2020 00:24

Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten…

Senin, 24 Februari 2020 10:51

Survei: Dari Unsur Kepala Daerah, Anies Capres Terkuat di 2024

Lembaga survei Indo Barometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan…

Senin, 24 Februari 2020 10:47

Jangan Kriminalisasikan dan Tangkap Peladang Tradisional

PONTIANAK – Kasus kriminalisasi yang dialami peladang terus mendapat perhatian…

Senin, 24 Februari 2020 10:44

750 Batang Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan Lantamal

PONTIANAK- Lantamal XII Pontianak melalui Posal Lanal Ketapang berhasil menggagalkan…

Rabu, 12 Februari 2020 12:51

Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk

GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota…

Rabu, 12 Februari 2020 12:48

Tunggu Air Surut, Keruk Lumpur Siang Malam

PONTIANAK—Eskavator difungsikan untuk mengeruk sendimen yang berada di Parit Sungai…

Rabu, 12 Februari 2020 12:44

Korban Trafficking Usia 14 Tahun Melahirkan di Rumah Sakit Kuching

PONTIANAK – Seorang gadis 14 tahun asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat…

Minggu, 09 Februari 2020 21:53

Tak Bisa Berenang, Bocah Tenggelam di Kolam

KETAPANG – Bocah 9 tahun tenggelam di Kolam Renang Pawan…

Sabtu, 08 Februari 2020 13:06

Rapat Lintas Instansi di Kantor Staf Presiden, Gubernur Minta Jangan Buru-Buru Larang Kratom

JAKARTA – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menghadiri rapat terkait…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers