UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 09 Agustus 2019 09:24
Lahan Terbakar, Api Tak Bisa Dikendalikan, Rumah Pun Jadi Korban
JADI ARANG: Dua rumah transmigrasi Desa Simpang Tiga ludes terbakar. Kamiriluddin/RK

PROKAL.CO, KAYONG UTARA- Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali menyebutkan sudah dua rumah milik warga transmigrasi di desanya hangus terbakar. Rumah yang kini tinggal arang itu, berada di TR 1 dan TR 4.

Sudah dua rumah yang terbakar. Rumah terbakar di hari yang berbeda,” terang Kades Rajali ditemui saat memimpin warganya memadamkan api di lahan transmigrasi, Senin (5/8). Dua rumah yang jadi sasaran api diketahui milik warga transmigrasi lokal. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Rumah pertama yang jadi korban amukan api adalah rumah di TR 4 yang diketahui milik ibu Ratna.

Api melahap rumah sederhana yang terbuat dari bahan kayu ini diketahui pada 1 Agustus lalu. Sementara si pemilik rumah ibu Ratna sendiri telah meninggal dunia beberapa hari sebelum rumahnya di gasak si jago merah.

Sedangkan rumah kedua yang jadi korban keganasan api adalah di TR 1. Api menghanguskan rumah ini pada, Senin (5/8) siang. Rumah tersebut diketahui milik Iyan. Saat kejadian, si pemilik rumah sedang kerja diluar kampung, dan rumah ditinggal dalam keadaan kosong.

Api diduga berasal dari lahan yang terbakar yang tidak diketahui sumber api berasal dari mana. Kades Rajali selalu mengingatkan kepada warganya agar lebih berhati-hati dengan api di musim panas seperti saat ini. Ia juga mengingatkan, jangan tinggalkan rumah sebab dikhawatirkan api yang saat ini masih membakar lahan yang sulit dipadamkan dikhawatirkan mendekat ke perumahan.

PEMUKIMAN TRANSMIGRASI DESA SIMPANG TIGA DIKEPUNG API

Memang, warga transmigrasi desa Simpang Tiga mulai cemas. Pasalnya, api mulai merambah ke lahan pemukiman mereka.

Salah seorang warga transmigrasi, Fauzul mengabarkan, kalau api tersebut mulai melahap lahan sekitar siang hari. “Sebelum dzuhur sekitar pukul setengah 12 siang belum ada api, usai sholat dzuhur sekitar pukul setengah satu asap mulai muncul,” terangnya.

Api yang kian cepat berpindah-pindah karena terbawa angin, membuat warga tak berdaya hadapi api. Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali yang juga ikut melakukan pemadaman bersama warga setempat segera menghubungi petugas pemadam dari Sukadana.

Tak lama, petugas BPBD dan Manggala Agni datang dan langsung berjibaku memadamkan api di kawasan pemukiman transmigrasi desa Simpang Tiga tepatnya di wilayah dusun Semanai.

Selain petugas pemadam dari kabupaten, warga sekitar termasuk Kades Simpang Tiga dan Bhabinsa desa Simpang Tiga, juga ikut memadamkan api.

Hingga memasuki waktu magrib kemarin, api belum bisa dipadamkan. Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut hingga membuat api sulit dipadamkan. (lud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 09:21

Leher Kekasih Dijerat, Tewas, Lalu Keningnya Dicium....

Minggu (7/7), sekitar pukul 11.30 WIB, korban dan pelaku berada…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:14

Ini Kisah Warga Parit Baru Mendulang Rupiah dari Jamur Tiram

Jamur tiram dikenal sebagai bahan pangan eksotis yang memiliki banyak…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:06

Asap Cair Solusi Tanggulangi Karhutla

KUBU RAYA- Setelah asap lumayan mereda di sebagian Kabupaten Kubu…

Jumat, 16 Agustus 2019 08:00

Disuruh Bersih-Bersih Rumah Camat, Eh Ngga Taunya Digrepe-grepe...

SAMBAS- Miris. Belum selesai penyidikan dugaan pencabulan yang diduga dilakukan…

Jumat, 09 Agustus 2019 09:24

Lahan Terbakar, Api Tak Bisa Dikendalikan, Rumah Pun Jadi Korban

KAYONG UTARA- Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali menyebutkan sudah dua…

Selasa, 06 Agustus 2019 22:51

Gila Judi dan Karaoke, Sales Sikat Duit Perusahaan Ratusan Juta

PONTIANAK - Seorang warga Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Edi Sugianto…

Senin, 05 Agustus 2019 12:55

Buayanya Ngga Dapat-Dapat, Warga Kian Resah

SINGKAWANG - Keberadaan Buaya di Sungai Singkawang membuat heboh. Beberapa…

Minggu, 04 Agustus 2019 10:57

Motivasi Keluarga untuk Merawat Penderita Gangguan Jiwa

SINGKAWANG - Bun Nyit Sin (51), Orang Dengan Gangguan Jiwa…

Selasa, 30 Juli 2019 12:11

Mantan Kades Disinyalir Gelapkan 1.080 Hektar Tanah Warga

MEMPAWAH- Diberitakan Rakyat Kalbar, lebih lima puluh warga Desa Bukit…

Senin, 29 Juli 2019 11:51

Kerupuk dan Sosis Mengandung Babi Diduga Beredar

SINGKAWANG-RK. Sejumlah oknum pedagang di Singkawang benar-benar keterlaluan. Tega menjual…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*