UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Selasa, 06 Agustus 2019 22:51
Gila Judi dan Karaoke, Sales Sikat Duit Perusahaan Ratusan Juta
Kepala Cabang Pontianak CV Mulia Inter Metal, Hendri menunjukan bukti laporan polisi, atas kasus penggelapan uang yang dilakukan salesnya.

PROKAL.CO, PONTIANAK - Seorang warga Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Edi Sugianto alias Aliang harus merasakan panasnya kursi sidang Pengadilan Negeri (PN) Pontianak. 

Sales CV Mulia Inter Metal (perusahaan penyedia alat-alat perkakas) itu, diduga telah menggelapkan uang perusahaannya sebesar kurang lebih Rp230 juta dari transaksi penjualan alat-alat bangunan. 

Uang pembayaran dari pemesanan barang bangunan itu, diduga digunakan Edi untuk bermain judi online dan karoke. Kepala Cabang Pontianak CV Mulia Inter Metal, Hendri mengatakan, kasus penipuan yang dilakukan salesnya itu, terungkap pada September 2018 lalu. 

Hendri menjelaskan, saat itu setelah terdakwa pulang kerja dari luar kota, yang bersangkutan tidak menyetorkan uang tagihan yang sudah dibayarkan pelanggan. 

"Uang tagihannya kurang lebih Rp230 juta dari seluruh wilayah kerjanya. Ketika ditanya, kemana uangnya, Edi jawab uangnya dipakai," kata Hendri, saat ditemui di PN Pontianak. Hendri menuturkan, setelah ditelusuri, ternyata uang tagihan itu digunakan terdakwa untuk bermain judi online dan dipakai untuk hura-hura di tempat karoke. 

Hendri menceritakan, saat itu pihak perusahaan meminta terdakwa untuk mengebalikan uang yang sudah digunakan. Tetapi hampir setahun lamanya hingga April 2019, uang tersebut tidak kunjung dikembalikan. 

"Tidak ada itikad baik dari terdakwa. Uang itu digelapkan terdakwa sejak Januari 2018" ucapnya.  Karena tidak ada itikad baik, lanjut Hendri, akhirnya pihak perusahaan mengambil langkah, dengan melaporkan yang bersangkutan ke Polda Kalbar. 

"Dari laporan itu, April 2019 Edi ini ditetapkan tersangka. Hari ini (kemarin) Senin 5 Agustus, baru menjalani sidang perdana," tuturnya. 

Hendri mengungkap, terdakwa telag menggelapkan yang perusahaan, di wilayah kerjanya mulai dari, Kalbar, Kaltim, Kalteng, Palu dan Makasar. 

Sementara itu, Kuasa hukum perusahaan, Antonius Jimmy mengatakan, terdakwa dilaporkan atas kasus penggelapan dalam jabatan, atau pasal 374 KUHP dengan ancaman pidana penjara lima tahun. "Kami berharap keadilan dapat ditegakan. klien kami sudah banyak mengalami kerugian," kata Antonius. 

Antonius mengatakan, awalnya kasus tersebut sudah dilakukan pendekatan secara kekeluargaan. Tetapi pelaku memang tidak memiliki itikad baik.  "Langkah hukum lainnya, setelah pidana selesai kami akan ajukan  tentu akan gugatan perdata," pungkasnya. (adg)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 09:21

Leher Kekasih Dijerat, Tewas, Lalu Keningnya Dicium....

Minggu (7/7), sekitar pukul 11.30 WIB, korban dan pelaku berada…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:14

Ini Kisah Warga Parit Baru Mendulang Rupiah dari Jamur Tiram

Jamur tiram dikenal sebagai bahan pangan eksotis yang memiliki banyak…

Jumat, 16 Agustus 2019 09:06

Asap Cair Solusi Tanggulangi Karhutla

KUBU RAYA- Setelah asap lumayan mereda di sebagian Kabupaten Kubu…

Jumat, 16 Agustus 2019 08:00

Disuruh Bersih-Bersih Rumah Camat, Eh Ngga Taunya Digrepe-grepe...

SAMBAS- Miris. Belum selesai penyidikan dugaan pencabulan yang diduga dilakukan…

Jumat, 09 Agustus 2019 09:24

Lahan Terbakar, Api Tak Bisa Dikendalikan, Rumah Pun Jadi Korban

KAYONG UTARA- Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali menyebutkan sudah dua…

Selasa, 06 Agustus 2019 22:51

Gila Judi dan Karaoke, Sales Sikat Duit Perusahaan Ratusan Juta

PONTIANAK - Seorang warga Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Edi Sugianto…

Senin, 05 Agustus 2019 12:55

Buayanya Ngga Dapat-Dapat, Warga Kian Resah

SINGKAWANG - Keberadaan Buaya di Sungai Singkawang membuat heboh. Beberapa…

Minggu, 04 Agustus 2019 10:57

Motivasi Keluarga untuk Merawat Penderita Gangguan Jiwa

SINGKAWANG - Bun Nyit Sin (51), Orang Dengan Gangguan Jiwa…

Selasa, 30 Juli 2019 12:11

Mantan Kades Disinyalir Gelapkan 1.080 Hektar Tanah Warga

MEMPAWAH- Diberitakan Rakyat Kalbar, lebih lima puluh warga Desa Bukit…

Senin, 29 Juli 2019 11:51

Kerupuk dan Sosis Mengandung Babi Diduga Beredar

SINGKAWANG-RK. Sejumlah oknum pedagang di Singkawang benar-benar keterlaluan. Tega menjual…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*