UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 06 Agustus 2019 22:46
BAHAYA..!! Sudah 356 Hotspot Kepung Kalbar

Midji Ancam Korporasi, Siap Bekukan Izin Pembakar Lahan

Sutarmidji

PROKAL.CO,

PONTIANAK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memetakan lahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebagian lahan yang terbakar ada di areal korporasi (perusahaan) dan ada pula di areal milik masyarakat. Khusus untuk lahan milik korporasi, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengeluarkan ultimatum.

Ia memastikan akan menegakkan aturan secara lebih tegas. Akan ada Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur sanksi jika kebakaran terjadi di lahan milik korporasi. Jika kewenangan perizinannya ada di tangan provinsi, perusahaan tersebut harus siap jika izinnya dibekukan.  

"Saya sudah minta data (kebakaran di lahan korporasi).  Kalau saya dapat hari ini saya akan beri tahu mereka (koorporasi), segera tangani. Kalau satu minggu tidak selesai saya akan sanksi. Saya tidak mau tahu perusahaan siapa, punya siapa, berapa luasanya, semuanya sama," katanya saat rapat koordinasi tentang karhutla di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar.

Dalam kesempatan yang sama, ia pun berjanji akan memaksimalkan upaya pencegahan karhutla di Kalbar. Untuk itu ia dan jajarannya siap turun mensosialisasikan langsung ke masyarakat. "Termasuk menempatkan aparat di rumah-rumah masyarakat biar membaur, sehingga lebih mudah diberikan pemahaman, saya yakin bisa," katanya. 

Penanganan karhutla ini menurutnya tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Upaya semua pihak harus terintegrasi dengan baik. "Dinas pertanian, BPBD, kehutanan, tidak bisa sendiri. Selama ini kan tak pernah bersinergi dengan baik. Kalau mereka bersinergi dengan baik, baru bisa menyelesaikan," imbuhnya. 

Sementara itu, BNPB juga menekankan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalbar. Anggota Satgas diharapkan bisa menerapkan pola terbaru dengan mendekati masyarakat serta hidup bersama selama musim kering berlangsung.  

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers