UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 05 Agustus 2019 12:53
Jembatan Sungai Sambas Besar Ditargetkan Rampung Dua Tahun
TINJAU LOKASI: Gubernur Kalbar, Sutarmidji didampingi Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili dan pihak terkait meninjau lokasi pembangunan JSSB di Jalan Mawar, Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Sabtu (3/8). IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST

PROKAL.CO,

Jembatan Sungai Sambas Besar mulai dibangun 2020. Ini menjadi salah satu janji Jokowi saat kampanye Pilpres 2019 yang paling cepat direalisasikan di Kalimantan Barat. Lantas, bagaimana dukungan masyarakat terhadap proyek yang akan ditender pada September 2019 itu? 

IDIL AQSA AKBARY, Sambas 

ANWAR (50) merasa senang sekaligus bimbang. Di satu sisi, pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB) memang sudah sejak lama menjadi harapan dirinya sekaligus warga sekitar. Namun, di sisi lain ia yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa penyeberangan kelotok itu harus siap-siap kehilangan pekerjaan. 

Soalnya, jika jembatan selesai dibangun, otomatis masyarakat tak perlu lagi menggunakan jasanya untuk menyeberang. Sebagai pengusaha kecil, ayah dua anak itu berharap ada solusi dari pemerintah. Minimal, nanti jika jembatan selesai dibangun, ia serta kawan-kawan penambang yang lain tidak lantas jadi pengangguran. 

Sebab Anwar dan umumnya para penambang di sana, tidak memiliki usaha lain. "Kami hari-hari di sini saja (sebagai penambang), tidak ada sampingan lain," katanya saat ditemui di kawasan penyeberangan Tebas Kuala-Perigi Piyai, Kabupaten Sambas, seperti dilansir Pontianakpost.co.id.

Sudah hampir 10 tahun warga yang tinggal di Desa Rambayan, Kecamatan Tekarang itu menjadi penambang. Dari menambang, rata-rata penghasilannya per hari mencapai Rp70 ribu sampai Rp80 ribu. Untuk mencukupi kehidupan sehari-hari, ia pun dibantu sang istri yang bekerja di ladang. "Ya dicukup-cukupi lah (penghasilan yang ada)," ucapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers