UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 02 Agustus 2019 12:54
WADOH..!! Gadis Ketapang Jadi Pengantin Pesanan di Tiongkok
KONPRES : Waka Polres Ketapang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus TPPO di Ketapang, kemarin (1/8). istimewa

PROKAL.CO,

KETAPANG - Seorang perempuan di Ketapang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). YA (26), warga Desa Balai Pinang Hulu Kecamatan Hulu Sungai menjadi korban pengantin pesanan oleh seorang warga negara Tiongkok. Saat ini korban masih berada di Tiongkok dan sedang diupayakan kepulangannya ke Ketapang. 

Diberitakan Pontianakpost.co.id kasus perdagangan orang ini terjadi sekitar April 2018. Sejumlah orang mendatangi rumah koban di Desa Balai Pinang Hulu Kecamatan Hulu Sungai. Orang tersebut menawarkan kepada korban untuk menikah dengan warga Tiongkok. Orangtua korban sempat menolak tawaran tersebut, karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Namun, korban terbujuk rayuan dengan iming-iming kehidupan yang mewah di Tiongkok. 

Sekitar Mei 2018, dilakukan acara pertunangan di Pontianak. Korban dan orangtuanya hadir dalam acara tersebut. Tiga pekan setelah acara pertunangan, korban kemudian dibawa ke Tiongkok. Untuk meyakinkan orangtua korban kalau anaknya akan baik-baik saja, mereka memberikan uang Rp20 juta kepada orangtua korban. Korban pun dibawa dan melangsungkan pernikahan di  Tiongkok. 

Waka Polres Ketapang, Kompol Pulung Wietono, mengatakan kasus ini terungkap setelah orangtua korban melapor ke Polres Ketapang beberapa waktu lalu. Ada empat orang yang dilaporkan dalam kasus ini, tiga perempuan dan satu laki-laki. "Satu orang laki-laki berinisial KM (46) berhasil kami tangkap. Tiga lainnya yaitu, A, RM dan BT masih DPO. Dua orang ada di Indonesia dan satu orang berada di Tiongkok," kata Pulung pada konferensi pers di Aula Mapolres Ketapang, kemarin (1/8). 

Pulung menjelaskan, orangtua korban mengaku kalau anaknya mendapatkan perlakuan buruk selama berada di Tiongkok. Orangtua korban pun menjelaskan jika anaknya menjadi korban pengantin pesanan. Anaknya ditawari hidup mewah oleh empat pelaku tersebut jika mau menikah dengan orang Tiongkok. "Tapi kenyataannya anaknya sering disiksa, makanya orangtuanya melapor ke Polres,"jelasnya. 

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto, mengaku kalau saat ini korban masih berada di Tiongkok. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan KBRI di Tiongkok untuk dapat membantu mengamankan korban. "Kita sudah koordinasi dengan KBRI di sana. Korbannya akan diamankan di KBRI di sana. Selain itu kita juga berkoordinasi dengan Pemda Ketapang terkait pemulangan korban ke Ketapang," kata Eko. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…

Minggu, 21 Februari 2021 13:59
Kecelakaan KMP Bili di Dermaga Perigi Piai, Lompat ke Air Sebelum Kapal Terbalik

40 Motor, 2 Mobil dan 11 Truk Ikut Tenggelam Bersama KMP Bili

 Kapal feri penyeberangan KMP. Bili terguling di Dermaga Perigi Piai,…

Kamis, 18 Februari 2021 13:43

GEGER..!! Tiga Terduga Teroris Diamankan di Kalbar

 Tiga terduga teroris diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes…

Senin, 15 Februari 2021 13:23
Pembakaran Mobil Patroli yang Diduga Dilakukan Pelaku Ilegal Logging

Barang Bukti Sudah Ditangan Polisi, Libatkan Dirjen Gakkum KLHK

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalbar, Adi Yani memastikan…

Senin, 15 Februari 2021 13:20

Pembakaran Mobil yang Diduga Dilakukan Pelaku Ilegal Logging, Ini Tanggapan Gubernur Kalbar

Pengusutan kasus terbakarnya mobil UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kapuas…

Senin, 15 Februari 2021 09:16

Sudah Sebulan Berlalu Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Bekas Kepala Imigrasi Entikong Belum Ada Tersangka

 Genap sebulan sudah kasus dugaan perkosaan yang dilakukan eks kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers