UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 31 Juli 2019 12:33
Diduga, Korban Juga Dianiaya Petugas Petugas PLAT

PROKAL.CO,

PONTIANAK - Kasus kematian VMR (16) alias Ram, yang dianiaya oleh dua penghuni Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) menjadi catatan suram penanganan kasus anak di Kota Pontianak. Ternyata, seminggu sebelum peristiwa yang merenggut nyawa itu terjadi, Ram juga dianiaya oleh oknum petugas. Hal ini terungkap dari pengakuan Ag, seorang penghuni PLAT.

 VMR adalah anak penyandang disabilitas dan dua penganiayanya RD (16) dan WR (16) adalah anak berhadapan dengan hukum (ABH). Lembaga di bawah naungan Dinas Sosial Kota Pontianak itu harusnya menjadi tempat  pembinaan. Namun faktanya, gedung berlantai dua yang berada persis di belakang kantor polisi sektor Pontianak Kota itu justru menjadi tempat yang menyeramkan.

Menurut Ag, VMR tidak hanya mendapat perlakuan kasar dari sesama penghuni, tetapi juga dari oknum petugas PLAT. Seminggu sebelum peristiwa nahas itu terjadi, VMR sempat dimasukkan ke ruang isolasi tanpa alasan yang jelas oleh oknum petugas. Ia juga ditampar hingga ditendang di bagian kepala. 

Ag menyebutkan, kekerasan yang dialami korban itu dipicu hal sepele. Waktu itu, korban yang diketahui sebagai perokok meminta Ag membelikannya rokok. Lantaran tidak bisa keluar dari PLAT, Ag kemudian meminta tolong petugas untuk membelikan rokok di luar.

"Korban memberi saya uang Rp 10 ribu untuk membeli rokok. Karena tidak bisa keluar, uang itu saya kasihkan ke petugas, dengan maksud menitip untuk dibelikan rokok," katanya kemarin. Setelah itu, Ag pun kembali ke kamar. Di saat bersamaan, korban menanyakan uang yang diberikannya kepada Ag.  "Saya bilang uang itu saya serahkan ke petugas" katanya.

Mendengar pernyataan itu, korban kemudian memanggil petugas untuk meminta dikembalikan uangnya. Celakanya, bukan mengembalikan uang tersebut, oknum petugas itu malah menganiaya korban di dalam ruang isolasi. "Petugas menerajang (menendang) kepala korban," katanya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers