UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 28 Juli 2019 14:21
Ibu Muda Tusuk-Tusuk Bayinya Pakai Gunting, Kuasa Tuhan, Bayinya Selamat...
ilustrasi Pontianak Post

PROKAL.CO, PONTIANAK – Ws (23), wanita asal Kabupaten Bengkayang diduga hendak melakukan pembunuhan terhadap bayi perempuan yang baru dilahirkannya pada Selasa (16/7). Pelaku melahirkan bayi perempuan di dalam kamar mandi kediamannya. Usai melahirkan, pelaku memotong tali pusar, kemudian ia menusuk perut, rusuk, dan rahang bayinya dengan gunting. 

Bayi malang itu hanya bisa menangis saat ketika benda tajam menikam tubuhnya. Tangisan itu lalu terdengar oleh orangtua pelaku. Saat diperiksa, mereka menemukan anaknya sudah berdarah. Bayi yang dilahirkan dalam keadaan terluka. 

Bayi malang itu dilarikan ke rumah sakit Bengkayang. Korban dirawat kurang lebih selama satu minggu. Oleh pemerintah kabupaten, bayi itu lalu dirujuk ke RSUD Sudarso agar mendapatkan perawatan yang lebih baik. Setibanya di Pontianak, dokter yang menangani langsung melakukan tindakan cepat. Bayi malang itu ditangani khusus dan menjalani operasi. 

Dari foto yang didapat Pontianak Post, kondisi bayi tersebut menyedihkan. Pada bagian perut, tampak bekas-bekas luka tusuk. 

Komisioner Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Indonesia Daerah (KPPAID) Kalimantan Barat, Nani Wirdayani membenarkan kasus dugaan percobaan pembunuhan yang dilakukan seorang wanita di Kabupaten Bengkayang terhadap bayi yang baru dilahirkannya. 

“Pelaku melahirkan anak pada Selasa, 16 Juli 2019. Dugaannya, pelaku ini melahirkan anak di luar nikah,” kata Nani. 

Nani menjelaskan, pelaku melahirkan bayinya di dalam kamar mandi. Usai melahirkan, pelaku lalu menusuk bayinya dengan gunting di bagian perut, rusuk dan rahang. “Perbuatan itu diketahui ibu pelaku yang mendengar suara tangis bayi. Hingga akhirnya bayi itu langsung dilarikan ke rumah sakit Bengkayang untuk mendapat perawatan,” ucapnya. 

Nani menuturkan, setelah di rawat di rumah sakit Bengkayang, seminggu kemudian korban lalu dirujuk oleh pemerintah daerah setempat ke RSUD Sudarso dan oleh dokter korban langsung ditangani. 

“Beberapa hari lalu bayi perempuan itu sudah menjalani operasi. Alhamdulillah, sampai dengan saat ini kondisinya terus membaik,” tuturnya.

Sementara itu, lanjut dia, untuk pelaku saat ini masih berada di kediamannya di Bengkayang. Informasi yang didapatnya, polisi masih melakukan pengawasan terhadap yang bersangkutan. “Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten yang sudah tanggap memberikan bantuan kepada bayi ini. Mudah-mudahan, bayi yang belum punya nama ini, lekas sembuh,” sambungnya. 

Nani mengatakan, kehamilan pelaku ini tidak diketahui orangtuanya. Diketahui yang bersangkutan belum pernah tercatat di negara telah menikah. Diduga, ia hamil diluar nikah. “Mungkin pelaku malu, depresi atas apa yang dialaminya,” pungkasnya. (adg) 

Percobaan Pembunuhan 

*Pada Selasa, 16 Juli 2019, Ws melahirkan seorang bayi perempuan di dalam kamar mandi kediamannya, di Kabupaten Bengkayang. 

* Usai melahirkan, pelaku memotong tali pusar, kemudian ia menusuk perut, rusuk, dan rahang bayinya dengan gunting.  * Bayi itu menangis saat benda tajam menikam tubuhnya. Tangisan itu terdengar oleh orangtua pelaku. 

* Saat diperiksa, mereka menemukan anaknya sudah berdarah. Bayi yang dilahirkan dalam keadaan terluka.  * Bayi itu dilarikan ke rumah sakit Bengkayang. Korban dirawat kurang lebih selama satu minggu. 

* Pemkab Bengkayang merujuk bayi itu ke RSUD Sudarso agar mendapatkan perawatan yang lebih baik.  * Dokter yang menangani langsung melakukan tindakan cepat. Bayi malang itu ditangani khusus dan menjalani operasi. * Kondisi bayi yang belum memiliki nama itu semakin membaik setelah menjalani operasi. (jpc)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 19 September 2019 11:35

Dua Bulan Menghirup Asap, Tembus 6.025 Kasus ISPA

PONTIANAK-  Seorang pekerja pers di Kota Pontianak pun tutur jadi…

Kamis, 19 September 2019 11:32

Lima Perusahaan di Sintang Disegel Polisi, 10 Menyusul

SINTANG- Sudah lima lahan konsesi perusahaan di Kabupaten Sintang yang…

Kamis, 19 September 2019 11:27

Gara-Gara Asap, Kapal Nelayan Tabrakan

KUBU RAYA- Kemarau dan kekeringan panjang, yang menyebabkan Karhutla tahun…

Kamis, 19 September 2019 11:23

7 Ekor Orang Utan Berhasil Diselamatkan dari Api Karhutla

KETAPANG- Sepasang orangutan (Pongo pygmayus) yang terjebak di tengah bekas…

Rabu, 18 September 2019 14:25

Asap di Malaysia, Tidak Semuanya Kiriman

PONTIANAK- Asap dari Kalimantan dan Sumatera kini sudah melanglang ke…

Rabu, 18 September 2019 14:22

Tiga Hari, 138 Flight di Supadio Terkendala

SUNGAI RAYA- Arus transportasi penumpang udara di Kalbar, utamanya dari…

Selasa, 17 September 2019 15:46

Jarak Pandang Super Rendah, Maskapai Stop Penerbangan

PONTIANAK- Kabut asap pekat yang menyelimuti sebagian besar Kalimantan Barat…

Selasa, 17 September 2019 15:42

Poros Pelang-Tumbang Titi Masih Membara

KETAPANG- Korban Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Ketapang yang…

Selasa, 17 September 2019 15:39

ISPU Berbahaya, Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam

PONTIANAK- Asap yang menyelimuti Kota Pontianak dan sebagian besar Kalbar…

Selasa, 17 September 2019 08:00

Sudah 61 Tersangka Karhutla, 9 Korporasi Disegel

 PONTIANAK-. Polda Kalbar sudah menetapkan 61 tersangka Karhutla, dua diantaranya …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*