UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 25 Juli 2019 23:47
Penagih Hutang Main Keroyok dan Rampas Mobil, Korban Lapor Polisi
TERSANGKA. Lima debt collector saat diamankan di Polresta Pontianak, Rabu (24/7)--Tri Yulio HP

PROKAL.CO, PONTIANAK- elasa (23/7), jagad maya dihebohkan dengan aksi kasar sejumlah orang penagih utang atau dikenal dengan sebutan debt collector, kepada seorang debitur. Dalam video yang beredar itu, penganiayaan tersebut terjadi di depan Royal Gardenia (tak jauh dari Hotel Aston), Jalan Terminal Hijas, Kecamatan Pontianak Selatan, sekitar pukul 15.00 Wib.

Seorang debitur bernama Ajang, menjadi target para pemburu debitur macet yang juga biasa disebut Si Mata Elang ini. Kepada kepolisian, pria 39 tahun itu mengaku dianiaya dan dikeroyok serta mobil yang tunggakannya macet ditarik atau disita secara paksa. Atas dasar inilah warga Jalan Beringin, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota itu membuat laporan ke Polresta Pontianak.

Tak menunggu lama, malam itu juga anggota Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak berhasil mengamankan lima Si Mata Elang yang bekerja untuk PT Summit Oto Finance ini.

Mereka adalah Beni Aryadi (28), Randi Agustandi (29), Dani Sugianto (47), Deni Purnanda (42), yang berdomisili di Kecamatan Pontianak Barat dan M. Daud (33) yang berdomisili di Kabupaten Kubu Raya.

Kasat Reskrim melalui Kanit 1 Harda Sat Reskrim Polresta Pontianak, Iptu Sagi menjelaskan, kejadian berawal saat Ajang membeli mobil Daihatsu Sigra secara kredit melalui leasing PT Summit Oto Finance.

Angsuran mobil putih bernomor polisi KB 1801 SN itu sudah berjalan selama 14 bulan pembayaran. Namun, pembayaran Ajang pada Juni dan Juli macet alias menunggak dua bulan. Karena itulah sejumlah debt collector melakukan pengintaian sebelum penarikan unit.

“Awalnya datang (para) pelaku ini dan menggedor kaca mobil korban yang kebetulan korban berada di dalam mobil. Namun korban tidak membukanya dan tidak mau turun dari mobil. Kemudian korban pergi hingga diikuti dan berhenti di Jalan Terminal Hijas,” terang Sagi di Polresta Pontianak. 

Setiba di jalan tersebut, kata Sagi, para debt collector menarik mobil secara paksa alias perampasan.

Dengan cara, pelaku memegang tangan dan kaki Ajang. Sehingga dia tidak bisa melakukan perlawanan. Kemudian salah satu pelaku mengambil kunci mobil yang berada di saku celana Ajang.

“Setelah berhasil mengambil kunci mobil, pelaku langsung membawa mobil itu dan segera diserahkan ke pihak leasing,” jelasnya.

Dari aksi kelima pelaku ini, membuat Ajang mengalami rasa sakit pada leher dan tangan kanannya. Atas kerugian dari kejadian ini, Ajang membuat laporan ke Polresta Pontianak untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan laporan itu, anggota Jatanras langsung melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku penganiayaan dan pengeroyokan tersebut.

Malam itu juga, anggota Jatanras berhasil mengamankan Dani Sugianto saat berada di gudang Oto Finance di Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota.

“Kemudian dilakukan interogasi awal. Diperoleh keterangan bahwa benar pelaku Dani Sugianto mengakui telah melakukan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan sesuai laporan polisi (LP) bersama empat orang rekan kerjanya,” ungkapnya.

Dari keterangan itu, empat pelaku lainnya berhasil diciduk dan dibawa ke Polresta Pontianak untuk penyidikan lebih lanjut. “Pelaku dijerat Pasal 351 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan dan Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Pengeroyokan,” tegas Sagi.

Saat ini kelima pelaku masih ditahan di rumah tahanan Polresta Pontianak. Penyidik juga masih mengembangkan kasus ini untuk mencari fakta-fakta baru. Apalagi beredar informasi di lapangan bahwa pelaku pengeroyokan dan penganiayaan lebih dari lima orang. Ada yang menyebutkan delapan orang.

Adanya penangkapan oleh anggota Jatanras ini, membuat Polresta Pontianak banjir apresiasi dari warga masyarakat. Baik secara nyata maupun di dunia maya. Salah satunya, Muhammad Merza Berliandy.

“Bravo Polri, khususnya Polresta Pontianak yang telah menetapkan tersangka terhadap pelaku pengeroyokan oleh debt collector terhadap debitur Oto Finance di depan Hotel Aston,” ujarnya.

Ia berharap, pelaku kriminal itu dapat ditindak tegas. Dan berharap juga, agar kepala atau ketua debt collector segera ditetapkan juga sebagai tersangka.

“Karena dia memberikan perintah. Ini semata agar ada efek jera dan menjadi pembelajaran bagi kita semua agar melek hukum,” tutup pria yang akrab disapa Mimi ini. (Tri Yulio HP/rk)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 00:24

Pilkada Serentak di Depan Mata, Polda Kalbar Petakan Potensi Masalah

PONTIANAK—Tahapan Pilkada serentak tahun 2020 sudah berjalan. Sebanyak tujuh Kabupaten…

Senin, 24 Februari 2020 10:51

Survei: Dari Unsur Kepala Daerah, Anies Capres Terkuat di 2024

Lembaga survei Indo Barometer menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan…

Senin, 24 Februari 2020 10:47

Jangan Kriminalisasikan dan Tangkap Peladang Tradisional

PONTIANAK – Kasus kriminalisasi yang dialami peladang terus mendapat perhatian…

Senin, 24 Februari 2020 10:44

750 Batang Kayu Hasil Pembalakan Liar Diamankan Lantamal

PONTIANAK- Lantamal XII Pontianak melalui Posal Lanal Ketapang berhasil menggagalkan…

Rabu, 12 Februari 2020 12:51

Ke Singkawang dan Sambas, Gubernur Hadiri Cap Go Meh sampai ke PLBN Aruk

GUBERNUR Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji melaksanakan rapat kerja (raker) di Kota…

Rabu, 12 Februari 2020 12:48

Tunggu Air Surut, Keruk Lumpur Siang Malam

PONTIANAK—Eskavator difungsikan untuk mengeruk sendimen yang berada di Parit Sungai…

Rabu, 12 Februari 2020 12:44

Korban Trafficking Usia 14 Tahun Melahirkan di Rumah Sakit Kuching

PONTIANAK – Seorang gadis 14 tahun asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat…

Minggu, 09 Februari 2020 21:53

Tak Bisa Berenang, Bocah Tenggelam di Kolam

KETAPANG – Bocah 9 tahun tenggelam di Kolam Renang Pawan…

Sabtu, 08 Februari 2020 13:06

Rapat Lintas Instansi di Kantor Staf Presiden, Gubernur Minta Jangan Buru-Buru Larang Kratom

JAKARTA – Gubernur Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menghadiri rapat terkait…

Rabu, 05 Februari 2020 14:37

Transaksi Non Tunai Cegah Kebocoran

PONTIANAK – Pembayaran nontunai atau cashless di feri penyeberangan Bardanadi Siantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers