UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 25 Juli 2019 23:43
Wali Kota Minta Pemain Layangan Diberi Tindakan Tegas
ilustrasi

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Wali kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta kepada pengadilan untuk memberikan sanksi berat bagi pelaku atau pemain layang-layang. Apalagi pelaku yang sampai menimbulkan korban.

“Misalnya memberikan denda sebesar Rp 4 juta. Tapi kalau tidak mampu bayar denda maka mereka dikurung,” kata Edi, belum lama ini.

Dengan begitu, lanjut Edi, bisa membuat efek jera kepada pelaku ataupun warga lainnya yang mencoba bermain layangan. Lanjut dia menuturkan, sebetulnya di Kota Pontianak sudah memiliki peraturan daerah atau perda yang mengatur larangan bermain layang-layang. Perda itu termuat pada Nomor 3 Tahun 2004 tentang ketertiban umum. Tapi bagi dia, sanksi yang ada dalam perda ini belum mampu membuat efek jera kepada pemain layang-layang.

Yang mana dendanya maksimum Rp50 juta dengan pidana kurungan selama tiga bulan. Namun dalam implementasinya terkadang hanya didenda sebesar Rp200 ribu atau hanya Rp100 ribu.

Maka dari itu, Edi pun berharap para penegak hukum bisa memberikan sanksi tegas. Tak hanya itu, Edi juga meminta peran aktif masyarakat dalam menangani kasus ini. Apalagi kejadian kecelakaan akibat dari layangan bukan kali pertama. Sudah banyak korban jiwa yang melayang.

“Satpol PP tidak bisa setiap hari bekerja apalagi dengan anggotanya hanya berjumlah 49 orang. Serta tidak mungkin 24 jam standby monitor cuma khusus untuk layangan. Masih ada pekerjaan yang lain. Makanya kita berharap ada laporan dari masyarakat dan kesadaran masyarakat,” pungkasnya. (lid)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 03 Maret 2021 12:11

DOB Kapuas Raya Tetap Diperjuangkan, Ada di Tangan Wapres, Kalbar Usulkan Jadi Role Model Pemekaran

Berbagai pihak telah sepakat jika syarat pembentukan Daerah Otonomi Baru…

Rabu, 03 Maret 2021 12:09

NAH..!! Selidiki Perusahaan Pembakar Lahan, Polisi Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Karhutla

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menetapkan delapan orang tersangka kasus kebakaran…

Selasa, 02 Maret 2021 12:20

Karena Asap, Nakhoda Kapal Motor di Sungai Keluhkan Jarak Pandang

Sejumlah nakhoda kapal motor (KM) angkutan sungai mulai mengeluhkan jarak…

Selasa, 02 Maret 2021 12:15

3-9 Maret, Waspada Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Pontianak dan Sekitarnya

Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori mengingatkan masyarakat untuk…

Minggu, 28 Februari 2021 10:48

GAWAT..!! 325 Titik Panas Sasar Kalbar, Jarak Pandang Cuma 800 Meter Saja

PONTIANAK–Sebaran Hotspot (titik panas) di Kalimantan Barat masih belum akan…

Kamis, 25 Februari 2021 10:52

Dicekoki Miras dan Ekstasi, Lalu Gadis Itu Disetubuhi

Seorang gadis berusaia 16 tahun menjadi korban perkosaan. Sebelum diperkosa,…

Rabu, 24 Februari 2021 12:40

Kebakaran Lahan Gambut di Pontianak Meluas

Kebakaran lahan gambut terjadi di sejumlah titik di Kota Pontianak.…

Rabu, 24 Februari 2021 12:35

Kontraktor, Pemilik Perusahaan sampai Pegawai Bank Masuk Penjara

PENYIDIK Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali menahan enam orang tersangka dalam…

Rabu, 24 Februari 2021 12:32

Zona Oranye, Sekolah Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

 Zona kategori risiko kenaikan kasus Covid-19 kabupaten/kota se-Kalbar kembali mengalami…

Senin, 22 Februari 2021 10:03

Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

 Tim gabungan sudah turun ke lokasi tempat tenggelamnya kapal feri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers