UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 19 Juli 2019 08:37
Di Kalbar ada 22 Hotspot, Teror Asap Datang Lagi
SUNGAI PINYUH. Asap tebal membumbung dari lokasi kebakaran di Desa Rasau, Sungai Pinyuh, Mempawah, yang diperkirakan melahap 50 hektar lahan, Selasa (16/7). Alfi Sandi-RK

PROKAL.CO,

PONTIANAK- Teror asap akan datang lagi mengiringi cuaca panas jelang kemarau 2019, ditandai kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Kabar. Selain kobaran besar api di kawasan Sungai Pinyuh, Mempawah, terdeteksi 22 hotspots (titik-titik api) yang dipantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Selasa (16/7) pagi.

Tak tanggung-tanggung, sekitar 50 hektar hutan dan lahan perkebunan kelapa sawit dalam satu area di Desa Rasau, Kecamatan Sui Pinyuh, dilalap api kemarin siang. Sekitar pukul 13.00. Asap yang timbul dari kebakaran hutan arah selatan Ibu Kota Kabupaten Mempawah itu dapat terlihat dari jarak 17 kilometer. Bahkan lebih.

Pemerintah Kabupaten Mempawah bergerak cepat. Mau tak mau meminta bantuan helicopter dari Pontianak. Untuk membantu memadamkan api dari udara. Namun, hingga berita ini diturunkan, api masih belum dapat dipadamkan secara total. Lahan gambut menjadi persoalan serius untuk memadamkan si jago merah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Hermansyah, mengatakan sebab terjadinya kebakaran tersebut belum diketahui. “Kebakaran ini diperkirakan menghanguskan lebih dari 50 hektar lahan yang ada. Sebagian besar adalah semak belukar dan ada juga mengenai perkebunan sawit,” jelasnya.

Dijelaskannya, kebakaran tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Sebab jauh dari pemukiman warga. Hanya saja, polusi dari asap yang cukup tebal bisa berimbas terhadap kesehatan masyarakat.

“Angin cukup kencang, membuat api cepat menyebar. Kita berharap, kabut asap tidak menyebar dan dapat dinetralkan dengan cuaca saat ini,” ujar Hermansyah.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 05 Agustus 2020 11:26

Warga Jombang yang Positif Covid-19 Itu Kabur, Terlacak di Pontianak Timur

PONTIANAK-Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) resmi mengumumkan kepada masyarakat agar…

Selasa, 04 Agustus 2020 13:41

Gubernur Keluarkan Sanksi Lagi bagi Maskapai

PONTIANAK – Maskapai Lion Air mendapat sanksi larangan terbang selama satu…

Senin, 03 Agustus 2020 11:59

Pekerja Bangunan Terpapar Covid-19, Gubernur Kalbar Minta Tempat Isolasi Layak

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu…

Senin, 03 Agustus 2020 11:57

Gubernur Kritik Pengawasan Penumpang di Bandara

PONTIANAK-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengkritik pengawasan penumpang di Bandar…

Minggu, 02 Agustus 2020 10:40
Tiga Guru Positif Covid-19

Di Kalbar, Tujuh Daerah Zona Hijau Boleh Sekolah Tatap Muka

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyebutkan ada tiga guru di…

Rabu, 29 Juli 2020 12:25

Klaster Baru, 16 Pekerja Bangunan Asal Jawa Positif Covid-19

PONTIANAK – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengidentifikasi…

Selasa, 28 Juli 2020 10:12

Sudah Kearifan Lokal, Buka Lahan Pertanian dengan Cara Membakar akan Diatur dalam Pergub

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) akan menyempurnakan regulasi…

Minggu, 26 Juli 2020 12:47

Perjuangan Suami Istri yang Sulap Pantai Mendalok Jadi Hutan Mangrove: Pernah Disebut Gila dan Stress

SETELAH puluhan tahun, kini kawasan abrasi di Pantai Mendalok, Kecamatan…

Sabtu, 25 Juli 2020 11:07

Mabuk Bareng, Dipukul Pakai Tebu, Dibalas Pakai Gunting, Tewaslah....

SINTANG – Kasus pembunuhan yang terjadi pada Jumat (10/7) lalu di…

Kamis, 23 Juli 2020 13:32

Dua Petugas Nekat Lompat ke Lambung Kapal Pencuri Ikan

PONTIANAK – Kapal Pengawas milik Ditjen PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers