UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 03 Juli 2019 01:06
BAHAYA..!! Belasan Hotspot Mulai Muncul,
ilustrasi

PONTIANAK—Sudah hampir sepekan lebih beberapa wilayah Kalbar tidak didera hujan. Dampaknya  cuaca panas mulai melanda Kalimantan Barat. Titik api (Hotspot) juga mulai bermunculan di beberapa wilayah. Setidaknya 6 daerah dari 14 Kabupaten/Kota muncul titik api. 15 hotspot terpantau di Kalbar.

Berdasarkan data olahan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Supadio Pontianak dari  informasi peta sebaran hotspot dari olahan data LAPAN dengan mempergunakan sensor MODIS pada satelit TERRA dan AQUA memberikan gambaran lokasi wilayah yang mengalami sebaran titik api.

Kabupaten Kubu Raya sejak senin pagi terpantau terbanyak menyumpang 7 titik api di Kalbar. Kabupaten Mempawah terpantau 2 titik api dan Kabupaten Sanggau sebanyak 3 titik api. Sementara Kabupaten Sintang, Bengkayang dan Landak hanya terpantau masing-masing 1 titik api.

“Untuk Kabupaten Sambas, Ketapang, Kapuas Hulu dan beberapa kabupaten/kota lainnya tidak terpantau titik api,” ungkap Sutikno, Forecaster BMKG Supadio Pontianak dilansir Pontianakpost.co.id.

Munculnya jumlah titik api membuat beberapa wilayah Kalbar juga rentan dan berpotensi mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan analisa parameter cuaca  selama dua hari ke depan sebagian besar wilayah Kalbar termasuk dalam kategori mudah dan sangat mudah terbakar.

BMKG Supadio Pontianak juga merelease bahwa jarak pandang mendatar di Bandara Supadio Pontianak secara umum lebih dari 1000 meter.  “Terkecuali pada 26 juni 2019 pada pukul 04.00-  05.00 Wib, hanya sejauh 400-500 meter. Penyebabnya adalah kabut,” ungkapnya.

Selain itu, pantauan kondisi cuaca dan prospek cuaca di Kalbar update tanggal 02 Juli 2019  pukul 09.00 Wib memperlihatkan bahwa  arah angin dominan bergerak dari arah Timur - Barat Laut. Kecepatan angin maksimum tertinggi sebesar 26 km/jam terjadi di Ketapang. ”Sementara suhu Udara maksimum tertinggi mencapai 34,4 derajat celcius terjadi di Kota Pontianak,” jelasnya. “Suhu Udara minimum terendah sebesar 22,9 derajat celcius terjadi di Kabupaten Sintang,” timpal dia.

Untuk curah hujan, lanjut Sutikno, beberapa wilayah Kalbar masih berpeluang. Secara umum kondisi cuaca berawan dan hujan ringan. Hari tanpa hujan di wilayah Kalimantan Barat termasuk dalam kriteria sangat pendek 0 - 5 hari, pendek(6-10 hari, dan menengah 11-15 hari.

BMKG juga merelease bahwa prakiraan cuaca hingga 3 hari ke depan mulai tanggal 02 sampai  04 Juli 2019 masih cukup besar. Secara umum wilayah Kalimantan Barat masih berawan. Beberapa wilayah berpotensi terjadi hujan lokal dan hujan petir.(den)


BACA JUGA

Kamis, 05 Mei 2022 13:16

3 Ribu Lebih Narapidana di Kalbar Mendapat Potongan Masa Hukuman

Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang ditunggu banyak orang,…

Kamis, 05 Mei 2022 13:14

Gubernur Kalbar, Larangan Ekspor Minyak Sawit Miliki Dampak Positif dan Negatif

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji sempat bingung soal kebijakan larangan…

Kamis, 05 Mei 2022 13:07

Kuota Haji Kalbar 1.150 Jemaah

 Kuota Haji Provinsi Kalimantan Barat telah ditentukan. Darohman, Kepala Bidang…

Kamis, 28 April 2022 00:04

Pendangkalan Sungai Kapuas Bukti Nyata Perubahan Iklim di Kalbar

Pendangkalan di aliran Sungai Kapuas menjadi indikasi rusaknya lingkungan di…

Rabu, 27 April 2022 23:58

Ahli Waris Pertanyakan Pembayaran Lahan Jembatan Kembar Landak

Proses pembayaran lahan dampak dari pembangunan Jembatan Duplikasi atau jembatan…

Rabu, 27 April 2022 23:55

Sekda Kalbar: ASN Jangan Mudik Pakai Kendaraan Dinas!

 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melarang pejabat dan Aparatur Sipil…

Minggu, 17 April 2022 21:16

Tambang Emas Makan Korban Lagi, Enam Pekerja di Bengkayang Tewas Tertimbun

 Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah kabupaten Bengkayang…

Minggu, 17 April 2022 21:14

Konsumsi Listrik Meningkat, Tanda Perekonomian di Kalbar Semakin Menggeliat

Hingga akhir Maret (TW 1) tahun 2022, PLN Kalbar mencatatkan…

Senin, 11 April 2022 11:28

Kalbar Berharap Banget..!! Jadi Prioritas Food Estate

Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diharapkan bisa menjadi wilayah  prioritas untuk…

Jumat, 08 April 2022 10:48

Akses Transportasi Sulit, 15 Wilayah di Melawi Penyumbang Kasus Stunting

Wakil Bupati Melawi Kluisen mengatakan terdapat 15 wilayah penyumbang stunting…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers